@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
                          Santapan Harian
        Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@


Tanggal: Kamis, 24 April 2008
Ayat SH: Hakim 7:1-25

Judul:  Seleksi dan Strategi

Apa syarat utama keberhasilan suatu misi besar dan penting? Tentu
    penyertaan Tuhan. Namun Tuhan berkarya lewat manusia. Oleh
    karena itu, penting untuk menemukan SDM yang tepat dan
    berkualitas. Serangkaian seleksi yang ketat perlu dilakukan.
    Setelah itu strategi yang cerdas pun perlu disiapkan untuk
    melatih dan mengarahkan SDM terpilih mencapai target yang
    diharapkan dengan jitu. SDM yang tepat dan strategi yang cerdas
    akan menjadikan pola kerja semakin efisien dan efektif dari segi
    penguasaan wawasan serta pemanfaatan sarana dan waktu.

Tuhan membimbing Gideon dengan cara yang unik dalam memimpin
    bangsanya menghadapi musuh yang berjumlah sangat besar, yaitu
    bangsa Midian. Pertama, atas petunjuk Tuhan, Gideon melakukan
    seleksi mental untuk memisahkan orang yang akan ikut dalam
    peperangan dari mereka yang takut. Dari 32.000 orang akhirnya
    terpilih 300 orang. Dengan jumlah sekecil ini, jelas kemenangan
    bukan andil dan jasa manusia, melainkan kuat kuasa Tuhan (ayat
    1-8). Tidak ada alasan untuk memegahkan diri.

Kedua, sebelum melakukan penyerangan, Tuhan sekali lagi menguatkan
    Gideon melalui mimpi dan maknanya yang ia dengar sendiri dari
    percakapan orang Midian. Gideon mendapat keberanian lebih besar
    (ayat 9-14). Segera ia mengatur 300 pasukannya dengan strategi
    yang menjatuhkan mental musuh. Dengan bunyi sangkakala, buyung
    yang dipecahkan serta obor yang menyala, mereka melakukan
    serangan malam yang mendadak dan mengejutkan. Di sekeliling
    perkemahan mereka meneriakkan yel yang menggentarkan musuh.
    Serangan psikologis ini berhasil mematahkan semangat musuh dan
    membuat mereka panik, kacau balau, lalu lari tunggang langgang
    meninggalkan perkemahan (ayat 15-22).

Yang Tuhan butuhkan bukan orang-orang yang merasa diri mampu dan
    pintar, tetapi orang-orang yang takut akan Tuhan dan mau taat
    untuk Dia pakai. Dia akan membentuk umat yang taat menjadi
    laskar Kristen yang tangguh.


    Hakim² 7:1-25

1. Adapun Yerubaal--itulah Gideon--bangun pagi-pagi dengan
    segala rakyat yang bersama-sama dengan dia, lalu mereka berkemah
    dekat mata air Harod; perkemahan orang Midian itu ada di sebelah
    utaranya, dekat bukit More, di lembah.
2  Berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: "Terlalu banyak rakyat
    yang bersama-sama dengan engkau itu dari pada yang Kuhendaki
    untuk menyerahkan orang Midian ke dalam tangan mereka,
    jangan-jangan orang Israel memegah-megahkan diri terhadap Aku,
    sambil berkata: Tanganku sendirilah yang menyelamatkan aku.
3  Maka sekarang, serukanlah kepada rakyat itu, demikian: Siapa
    yang takut dan gentar, biarlah ia pulang, enyah dari pegunungan
    Gilead." Lalu pulanglah dua puluh dua ribu orang dari rakyat itu
    dan tinggallah sepuluh ribu orang.
4  Tetapi TUHAN berfirman kepada Gideon: "Masih terlalu banyak
    rakyat; suruhlah mereka turun minum air, maka Aku akan menyaring
    mereka bagimu di sana. Siapa yang Kufirmankan kepadamu: Inilah
    orang yang akan pergi bersama-sama dengan engkau, dialah yang
    akan pergi bersama-sama dengan engkau, tetapi barangsiapa yang
    Kufirmankan kepadamu: Inilah orang yang tidak akan pergi
    bersama-sama dengan engkau, dialah yang tidak akan pergi."
5  Lalu Gideon menyuruh rakyat itu turun minum air, dan
    berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Barangsiapa yang menghirup air
    dengan lidahnya seperti anjing menjilat, haruslah kaukumpulkan
    tersendiri, demikian juga semua orang yang berlutut untuk minum."
6  Jumlah orang yang menghirup dengan membawa tangannya ke
    mulutnya, ada tiga ratus orang, tetapi yang lain dari rakyat itu
    semuanya berlutut minum air.
7  Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: "Dengan ketiga ratus
    orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: Aku akan
    menyerahkan orang Midian ke dalam tanganmu; tetapi yang lain dari
    rakyat itu semuanya boleh pergi, masing-masing ke tempat
    kediamannya."
8  Dari rakyat itu mereka mengambil bekal dan sangkakala;
    demikianlah seluruh orang Israel disuruhnya pergi, masing-masing
    ke kemahnya, tetapi ketiga ratus orang itu ditahannya. Adapun
    perkemahan orang Midian ada di bawahnya, di lembah.
9. Pada malam itu berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Bangunlah,
    turunlah menyerbu perkemahan itu, sebab telah Kuserahkan itu ke
    dalam tanganmu.
10  Tetapi jika engkau takut untuk turun menyerbu, turunlah
    bersama dengan Pura, bujangmu, ke perkemahan itu;
11  maka kaudengarlah apa yang mereka katakan; kemudian engkau
    akan mendapat keberanian untuk turun menyerbu perkemahan itu."
    Lalu turunlah ia bersama dengan Pura, bujangnya itu, sampai
    kepada penjagaan terdepan laskar di perkemahan itu.
12  Adapun orang Midian dan orang Amalek dan semua orang dari
    sebelah timur itu bergelimpangan di lembah itu, seperti belalang
    banyaknya, dan unta mereka tidak terhitung, seperti pasir di tepi
    laut banyaknya.
13  Ketika Gideon sampai ke situ, kebetulan ada seorang
    menceritakan mimpinya kepada temannya, katanya: "Aku bermimpi:
    tampak sekeping roti jelai terguling masuk ke perkemahan orang
    Midian; setelah sampai ke kemah ini, dilanggarnyalah kemah ini,
    sehingga roboh, dan dibongkar-bangkirkannya, demikianlah kemah
    ini habis runtuh."
14  Lalu temannya menjawab: "Ini tidak lain dari pedang Gideon
    bin Yoas, orang Israel itu; Allah telah menyerahkan orang Midian
    dan seluruh perkemahan ini ke dalam tangannya."
15  Segera sesudah Gideon mendengar mimpi itu diceritakan dengan
    maknanya, sujudlah ia menyembah. Kemudian pulanglah ia ke
    perkemahan orang Israel, lalu berkata: "Bangunlah, sebab TUHAN
    telah menyerahkan perkemahan orang Midian ke dalam tanganmu."
16. Sesudah itu dibaginyalah ketiga ratus orang itu dalam tiga
    pasukan dan ke tangan mereka semuanya diberikannya sangkakala dan
    buyung kosong dengan suluh di dalam buyung itu.
17  Dan berkatalah ia kepada mereka: "Perhatikanlah aku dan
    lakukanlah seperti yang kulakukan. Maka apabila aku sampai ke
    ujung perkemahan itu, haruslah kamu lakukan seperti yang
    kulakukan.
18  Apabila aku dan semua orang yang bersama dengan aku meniup
    sangkakala, maka haruslah kamu juga meniup sangkakala sekeliling
    seluruh perkemahan itu, dan berseru: 'Demi TUHAN dan demi
    Gideon!'"
19  Lalu Gideon dan keseratus orang yang bersama-sama dengan dia
    sampai ke ujung perkemahan itu pada waktu permulaan giliran jaga
    tengah malam, ketika penjaga-penjaga baru saja ditempatkan. Lalu
    mereka meniup sangkakala sambil memecahkan buyung yang di tangan
    mereka.
20  Demikianlah ketiga pasukan itu bersama-sama meniup
    sangkakala, dan memecahkan buyung dengan memegang obor di tangan
    kirinya dan sangkakala di tangan kanannya untuk ditiup, serta
    berseru: "Pedang demi TUHAN dan demi Gideon!"
21  Sementara itu tinggallah mereka berdiri, masing-masing di
    tempatnya, sekeliling perkemahan itu, tetapi seluruh tentara
    musuh menjadi kacau balau, berteriak-teriak dan melarikan diri.
22  Sedang ketiga ratus orang itu meniup sangkakala, maka di
    perkemahan itu TUHAN membuat pedang yang seorang diarahkan kepada
    yang lain, lalu larilah tentara itu sampai ke Bet-Sita ke arah
    Zerera sampai ke pinggir Abel-Mehola dekat Tabat.
23. Kemudian dikerahkanlah orang-orang Israel dari suku Naftali
    dan dari suku Asyer dan dari segenap suku Manasye, lalu mereka
    mengejar orang Midian itu.
24  Gideon menyuruh juga orang ke seluruh pegunungan Efraim
    dengan pesan: "Turunlah menghadapi orang Midian, dan dudukilah
    segala batang air sampai ke Bet-Bara, dan juga sungai Yordan."
    Maka semua orang Efraim dikerahkan, lalu mereka menduduki segala
    batang air sampai ke Bet-Bara, juga sungai Yordan.
25  Mereka berhasil menawan dua raja Midian, yakni Oreb dan
    Zeeb. Oreb dibunuh di gunung batu Oreb dan Zeeb dibunuh dalam
    tempat pemerasan anggur Zeeb. Mereka mengejar orang Midian itu,
    lalu mereka membawa kepala Oreb dan kepala Zeeb kepada Gideon di
    seberang sungai Yordan. 

 

 

Femmy Patty

Kantor Bank Indonesia Ambon

Jl. Raya Pattimura No7

Tlp. (0911)-352762 Ext.1029

Fax. (0911)-356517

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke