%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

                          Renungan Harian

        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

 

Tanggal: Jumat, 25 April 2008

Bacaan : Matius 23:1-12

Setahun: 2 Raja-raja 22-25

 

Nats: Siapa saja yang terbesar di antara kamu, hendaklah ia

       menjadi pelayanmu. Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan

       direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan

       ditinggikan (Matius 23:11,12)

 

Judul:

                         BUNGA DAN DAUN

 

Sun Zi menulis buku dengan judul Sun Zi Bingfa (seni berperang) yang

sangat fenomenal lebih dari 2.300 tahun yang lalu. Ternyata,

prinsip-prinsip strategi kemiliteran yang terdapat dalam buku

tersebut dianggap masih relevan hingga saat ini. Bahkan,

prinsip-prinsip itu banyak dipakai dalam dunia bisnis yang sarat

intrik, juga dalam hubungan antarmanusia yang kompleks. Sun Zi

pernah mengungkapkan sebuah perumpamaan yang sangat mengena

berbunyi: "Sekuntum bunga sesungguhnya menjadi elok berkat dukungan

daun-daun yang hijau." Daun hijau yang memiliki klorofil (zat hijau

daun) -- sekalipun tidak seelok bunga -- mempunyai fungsi yang

sangat vital, yakni sebagai pemasok nutrisi karbohidrat melalui

proses fotosintesis dari air dan gas asam arang, serta penyinaran

cahaya matahari.

 

Perumpamaan di atas hendak menunjukkan bahwa kesombongan adalah

sikap yang tidak pada tempatnya. Dalam pelayanan, sikap demikian

bisa menjadi batu sandungan. Tuhan Yesus sangat tidak berkenan

dengan sikap para ahli Taurat dan orang Farisi yang sombong,

sehingga kita diminta agar tidak meneladan perbuatan-perbuatan

mereka.

 

Sesungguhnya di ladang pelayanan Tuhan, kita adalah mitra-mitra

Tuhan yang setara, sekalipun memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Tidak ada alasan bagi seseorang untuk merasa paling hebat, atau

sebaliknya untuk merasa rendah diri. Pribadi-pribadi yang menjadi

"bunga" atau "daun hijau" dapat saling mendukung untuk menghasilkan

"buah-buah" yang baik; dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam

pelayanan -NDA

 

              KERENDAHAN HATI ADALAH SALAH SATU SYARAT

                  UNTUK MENJADI PELAYAN YANG BAIK

 

 

 

     Matius 23:1-12

 

1. Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada

     murid-murid-Nya, kata-Nya:

2  "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki

     kursi Musa.

3  Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka

     ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti

     perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi

     tidak melakukannya.

4  Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas

     bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.

5  Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya

     dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan

     jumbai yang panjang;

6  mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di

     tempat terdepan di rumah ibadat;

7  mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil

     Rabi.

8  Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu

     Rabimu dan kamu semua adalah saudara.

9  Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena

     hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.

10  Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu

     Pemimpinmu, yaitu Mesias.

11  Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi

     pelayanmu.

12  Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan

     barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

 

 

Femmy Patty

Kantor Bank Indonesia Ambon

Jl. Raya Pattimura No7

Tlp. (0911)-352762 Ext.1029

Fax. (0911)-356517

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke