%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

                    Renungan Harian

  Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

 

Tanggal: Rabu, 23 April 2008

Bacaan : Matius 6:1-4

Setahun: 2 Raja-raja 16-18

 

Nats: Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka

       Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu

       (Matius 6:4)

 

Judul:

                        KATEDRAL SANG JANDA

 

Seorang raja membangun katedral, namun tidak menghendaki siapa pun

memberikan sumbangan. Ia ingin dikenang sebagai pembangun tunggal

katedral itu. Begitulah. Katedral itu berdiri dengan sebuah plakat

yang menyatakan bahwa sang raja adalah pembangunnya.

 

Namun, suatu malam sang raja bermimpi. Seorang malaikat menghapus

plakat itu dan menuliskan nama seorang janda miskin untuk mengganti

namanya. Mimpi itu terulang dua kali. Saat terbangun, raja segera

memerintahkan agar janda itu dipanggil untuk memberikan penjelasan.

Dengan gemetar janda itu berkata, "Paduka, hamba sangat mengasihi

Tuhan dan sangat ingin terlibat dalam pembangunan katedral ini.

Namun, karena rakyat dilarang memberi bantuan apa pun, saya hanya

menyediakan jerami untuk kuda yang mengangkut batu-batuan."

 

Kisah di atas menggambarkan motivasi orang dalam memberikan

persembahan. Ada yang memberi demi unjuk kedermawanan, agar tidak

disebut orang kaya yang kikir. Ada pula yang memberi supaya dapat

mengontrol gereja dan hamba Tuhan. Orang-orang seperti itu, menurut

Yesus, sudah menerima upahnya (ayat 2).

 

Si ibu janda mewakili orang yang memberi berdasarkan kasih, bahkan

dengan pengorbanan. Kalau ia didakwa melanggar perintah raja,

bukankah ia mesti menanggung hukuman? Meski tampak remeh dan

dilakukan secara sembunyi-sembunyi, pemberiannya juga sangat

menentukan keberhasilan pembangunan katedral tersebut. Mari kita

melihat kembali motivasi kita dalam memberi persembahan. Apakah kita

bersikap seperti sang raja? Atau, seperti si janda miskin? -ARS

 

         PERSEMBAHAN KITA DITAKAR BUKAN BERDASAR JUMLAHNYA

      TETAPI BERDASAR KASIH DAN PENGORBANAN YANG MENYERTAINYA

 

 

 

     Matius 6:1-4

 

1. "Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di

     hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu

     tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.

2  Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau

     mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di

     rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji

     orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat

     upahnya.

3  Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui

     tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.

4  Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka

     Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

 

 

 

Femmy Patty

Kantor Bank Indonesia Ambon

Jl. Raya Pattimura No7

Tlp. (0911)-352762 Ext.1029

Fax. (0911)-356517

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke