FILSAFAT BUAH
1. Jadilah jagung, jangan jambu monyet. Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan jambu monyet memamerkan bijinya yang cuma satu-satunya. Artinya : Jangan suka pamer 2. Jadilah pohon pisang. Pohon pisang kalau berbuah hanya sekali, lalu mati. Artinya : Kesetiaan dalam pernikahan. 3. Jadilah duren, jangan kedondong. Walaupun luarnya penuh kulit yang tajam, tetapi dalamnya lembut dan manis. Hmmm, beda dengan kedondong, luarnya mulus, rasanya agak asem dan di dalamnya ada biji yang berduri. Artinya : Don't Judge a Book by The Cover.. jangan menilai orang dari luarnya saja. 4. Jadilah bengkoang. Walaupun hidup dalam kompos sampah, tetapi umbinya isinya putih bersih. Artinya : Jagalah hati jangan kau nodai. 5. Jadilah tandan pete (petai), bukan tandan rambutan. Tandan pete membagi makanan sama rata ke biji petenya, semua seimbang, tidak seperti rambutan.. ada yang kecil ada yang gede. Artinya : Selalu adil dalam bersikap. 6. Jadilah cabe Makin tua makin pedas. Artinya : Makin tua makin bijaksana. 7. Jadilah buah manggis Bisa ditebak isinya dari pantat buahnya. Artinya : Jangan Munafik 8. Jadilah buah nangka Selain buahnya, nangka memberi getah kepada penjual atau yg memakannya. Artinya : Berikan kesan kepada semua orang (tentunya yg baik). 9. Jadilah buah dada Selain bermanfaat buat anak, buat bapaknya juga Artinya : Sekali pukul dua2nya dapet! hehehehehe.. . Haryadi Bagian Percetakan, Publikasi dan Administrasi Direktorat Statistik Ekonomi dan Moneter Menara Sjafruddin Prawiranegara Lt.15 Jl. M.H. Thamrin No.2 Jakarta 10110 Telp. : 021-381 8159 / 021-2310 108 ext 4917 Fax. : 021-350 1931 e-mail : [EMAIL PROTECTED] http://www.bi.go.id/ “This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee and could contain information that is confidential; If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of e-mail transmission through Internet”
