Kamis, 5 Juni
KAMBING HITAM
Tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab
segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya
kita harus memberikan pertanggungjawaban (Ibrani 4:13)

Bacaan: Kejadian 3:1-21
Setahun: Ayub 19-21

Sebuah cerita humor. Suatu hari Iblis bertemu Tuhan. "Tuhan, manusia itu
keterlaluan. Mereka yang korupsi, mencuri, membunuh, saya yang
disalahkan. Kata mereka, digoda Iblis," keluhnya. "Sama, Aku juga
begitu, Blis. Banjir, kecelakaan lalu lintas, suami istri bercerai,
mereka bilang, sudah kehendak Tuhan," kata Tuhan pula.  

Begitulah kecenderungan manusia; lari dari tanggung jawab, senang
mencari kambing hitam, melemparkan kesalahan kepada pihak lain. Itu juga
yang terjadi di Taman Eden, ketika manusia jatuh ke dalam dosa. Adam
yang telah melanggar perintah Tuhan dengan memakan buah "terlarang" itu,
melemparkan kesalahan kepada Hawa (ayat 12). Hawa pun tidak terima,
sehingga ia juga melemparkan kesalahannya kepada ular (ayat 13). 

Tentu saja ini kecenderungan buruk. Sebab dengan melemparkan kesalahan
kepada pihak lain, bukan saja berarti kita telah melipatgandakan dosa
kita, tetapi kita juga jadi tidak belajar dari kesalahan. Lagipula,
betapa pun cerdiknya kita bersembunyi dari dosa, kita tidak bisa lari
dari Tuhan. Seperti Adam dan Hawa, kita tidak dapat mengelak dari akibat
dosa. Pada akhirnya, kita harus mempertanggungjawabkan setiap dosa kita
di hadapan Tuhan.  

Dosa, kalau dibiarkan akan "menggelinding" melahirkan dosa-dosa lainnya.
Tidak ada jalan lain, kita harus memutus mata rantai dosa; dengan
mengakui dan bertanggung jawab atasnya. Untuk sesaat mungkin kita akan
"sakit" menanggung akibatnya, tetapi itu lebih baik daripada kita harus
menanggung akibat yang berkepanjangan -AYA 

berani bertanggung jawab adalah salah satu ciri
WATAK DAN PRIBADI YANG DEWASA 

________________________________


Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

* 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke