BBM Naik? Motor Mobil di PRJ Malah Laris Dibeli "Cash"

 

 

Pengunjung memadati stan otomotif yang ada di arena Pekan Raya Jakarta
2008. 

/

Rabu, 18 Juni 2008 | 07:39 WIB

JAKARTA, SELASA - Keheranan melanda sejumlah dealer kendaraan yang
tengah mengikuti pameran di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2008. Asumsi
bahwa kenaikan harga BBM yang berimbas pada naiknya harga kendaraan yang
membuat masyarakat lebih memilih membeli dengan cara kredit dibandingkan
tunai (cash), tak terbukti.

Setidaknya dua produsen besar kendaraan bermotor, Yamaha dan Suzuki yang
ditemui Kompas.com, Senin (16/6) lalu di Arena PRJ, Kemayoran, Jakarta
Pusat, mengatakan hal tersebut. Staff Sales Suzuki, Arief tak bisa
menutupi keheranannya saat bercerita bahwa para konsumen yang membeli
mobil Suzuki kebanyakan justru membayar tunai. Padahal, harga mobil
telah mengalami kenaikan sebesar Rp1 juta hingga Rp3 juta per 1 Juni
lalu.

"Kenapa ya, sekarang banyak yang ambil (beli) cash dibanding kredit? Apa
sekarang yang punya duit aja kali yang beli mobil? Haha...Saya dan
teman-teman heran juga lo," kata dia.

Pada ajang PRJ kali ini, seperti tahun-tahun sebelumnya juga, Suzuki
menyediakan fasilitas kredit bagi konsumennya. Dengan tenor waktu
pelunasan bervariasi, mulai 1 tahun hingga 4 tahun. "Kita genjot DP
murah, dan kasih hadiah langsung yang diundi. Tapi tetep aja banyak yang
milih cash, lagi pada banyak duit kali," ujarnya lagi sambil tersenyum.

Andi Setiawan, Area Marketing Jakarta Yamaha juga memberikan pengakuan
yang sama. Selama 4 hari berjalannya PRJ, telah terjual hampir 300 unit
motor. Dari jumlah tersebut, lebih dari 60 persen pembeli telah membayar
lunas motor yang mereka beli. "Itulah yang membuat saya bingung. Tahun
ini konsumen pada kaya-kaya, banyak yang beli cash. Sekitar 60 persen
lebih deh," kata Andi.

Sementara itu, para pembeli motor Kymco, cukup berimbang antara yang
membeli secara tunai dan kredit. "Di sini (Kymco) fifty-fifty antara
yang cash dan kredit. Kalo customer yang mendadak beli, biasanya cash.
Tapi kalo yang biasa leasing, ya mereka kredit. Apalagi, masa sulit
seperti ini, mungkin tidak terlalu memberatkan kalau pembayarannya
dengan sistem kredit," ujar Branch Manager Kymco Depok, Andi Agus M.

Mana yang lebih menguntungkan bagi dealer? Arief mengatakan, bagi mereka
sama saja. "Karena fasilitas kredit itu diberikan untuk memberikan
alternatif saja untuk konsumen, yang mungkin tabungannya belum cukup
untuk beli tunai," kata dia.

Bagaimana dengan Anda? Pilih cash atau kredit?

ING 

Artikel Terkait: 

*       Motor-Motor Unik Dari PRJ
<http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/17/18204948/motor-motor.unik.dar
i.prj>  
*       Liburan, ke PRJ Aja!
<http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/14/08195333/liburan.ke.prj.aja>

*       Produsen Masih Percaya PRJ sebagai Media Promosi
<http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/13/19494931/produsen.masih.perca
ya.prj.sebagai.media.promosi>  
*       Stand Sepeda Motor PRJ Paling Ramai Pengunjung
<http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/13/19364794/stand.sepeda.motor.p
rj.paling.ramai.pengunjung> 

 

 

 

 

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

<<image006.jpg>>

Kirim email ke