%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                          Santapan Harian
        Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Jumat,  4 Juli  2008
Ayat SH: 2Timotius 1:6-10

Judul:  "Ikutlah Menderita!"

Panggilan untuk menderita, terutama karena Kristus, bukanlah sesuatu
    yang populer. Tentu tidak mudah mencari orang yang bersedia
    menjawab panggilan itu. Terlebih di tengah zaman yang semakin
    menuntut orang untuk meraih kesuksesan dan di tengah ajaran yang
    menjadikan kesuksesan sebagai tanda diberkati Tuhan. Namun
    demikian, seorang pelayan Tuhan harus berani melawan arus zaman
    dan menjawab panggilan Allah ini.

Karena itulah Paulus mendorong Timotius untuk ambil bagian dalam
    penderitaan karena pemberitaan Injil Kristus. Di dalam masa
    penganiayaan terhadap orang Kristen pada saat itu, mungkin saja
    Timotius takut untuk mengabarkan Berita Sukacita tentang
    Kristus. Ketakutan Timotius didasarkan pada fakta bahwa
    orang-orang percaya pada masa itu ditangkap dan dianiaya. Meski
    demikian, Paulus mengajak Timotius untuk ikut menderita bagi
    Injil (ayat 8). Mengapa? Karena mereka telah menerima kasih
    karunia Allah melalui berita Injil, yang melaluinya mereka
    menerima keselamatan kekal (ayat 9-10). Maka tidak perlu ada
    rasa takut sebab Allah memberikan kepada setiap orang percaya,
    roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban (ayat 7).
    Yang perlu Timotius lakukan adalah mengobarkan atau memanfaatkan
    secara mak-simal segala karunia yang telah diberikan Allah. Bila
    demikian, maka tidak ada alasan untuk tidak memberitakan Injil.

Kita juga harus menyampaikan Berita Terbesar dalam sejarah kepada
    mereka yang terhilang dan tidak mengenal Allah, supaya mereka
    beroleh kehidupan kekal. Tentu hal ini tidak mudah kita lakukan
    di tengah masyarakat tempat kita tinggal. Bukan tidak mungkin
    kita akan menghadapi tantangan atau perlawanan. Namun Paulus
    berkata bahwa Allah akan memberikan kekuatan sehingga kita siap
    menderita bila saatnya tiba. Ingatlah bahwa orang Kristen yang
    menghindari penderitaan sebagai konsekwensi mengikut Kristus
    akan menjadi orang Kristen yang dangkal dan tidak matang secara
    rohani.


    2Timotius 1:6-10

6. Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia
    Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.
7  Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan,
    melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
8  Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah
    malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah
    menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.
9  Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan
    panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan
    berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah
    dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan
    zaman
10  dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat
    kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut
    dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa. 

 

Femmy Patty

Seksi Operasional Kas

Bank Indonesia Ambon

Telp. 0911-352762 (1029)

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke