++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        Santapan Harian
        Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

Tanggal: Selasa, 8 Juli 2008
Ayat SH: 1Samuel 22:20-23:13

Judul:  "Kepekaan Seorang "Raja"

Jabatan seseorang menunjukkan tugasnya. Namun ada orang yang punya
    jabatan, justru tidak melakukan apa-apa. Sebaliknya ada orang
    yang tak punya jabatan, tetapi mau melakukan apa yang seharusnya
    dilakukan orang yang punya jabatan. Itulah Saul dan Daud. Saul
    adalah raja. Tugasnya adalah memerangi Filistin yang selama ini
    merong-rong umat Israel. Namun hasratnya untuk menyingkirkan Daud
    menyebabkan ia melalaikan tugas melawan Filistin.

Sebaliknya, Daud memang sudah diurapi menjadi raja oleh Samuel. Hanya
    saja dia belum menduduki takhta. Ia malah menjadi pelarian dari
    raja saat itu. Meski demikian, Daud lebih peka pada pimpinan
    Tuhan untuk menjadi alat-Nya dalam membebaskan penduduk Kehila,
    yang baru saja dijarah dan diperangi bangsa Filistin. Kuncinya
    ada pada kesediaan Daud untuk dipimpin Tuhan. Tiga kali Daud
    berkonsultasi pada Tuhan sebelum melaksanakan rencananya. Ia
    belajar mencari kehendak Tuhan dan taat. Sebenarnya Tuhan sudah
    menegaskan penyertaan-Nya atas pasukan Daud untuk mengalahkan
    Filistin (ayat 2). Namun karena anak buah Daud masih kuatir, ia
    bertanya sekali lagi (ayat 4). Akhirnya mereka pun maju
    mengalahkan Filistin.

Kepekaan Daud tidak berkurang tatkala ia berhasil melepaskan
    penduduk Kehila dari tangan Filistin. Ia sekali lagi meminta
    pimpinan Tuhan untuk mengetahui tindakan berikut yang harus
    dilakukan. Oleh jawaban Tuhan, Daud menyingkir dari Kehila dan
    terluput dari kejaran Saul.

Tindakan Daud dan hasilnya merupakan tanda bahwa Tuhan menyertai dia.
    Tanpa dia sadari, Tuhan sedang mempersiapkan dan melatih
    kepekaannya sebagai raja untuk menggantikan Saul kelak.
    Kepedulian pada orang lain dan kedekatan kepada Tuhan merupakan
    modal dasar yang Tuhan dapat kembangkan dalam diri kita juga,
    umat-Nya masa kini. Maka mari izinkan Tuhan membentuk Anda
    menjadi hamba yang setia dan taat, agar Anda menjadi terang dan
    saksi yang dibutuhkan dalam dunia yang jahat ini.


    1Samuel 22:20-23:13

20. Tetapi seorang anak Ahimelekh bin Ahitub, namanya Abyatar
    luput; ia melarikan diri menjadi pengikut Daud.
21  Ketika Abyatar memberitahukan kepada Daud, bahwa Saul telah
    membunuh para imam TUHAN,
22  berkatalah Daud kepada Abyatar: "Memang pada hari itu juga
    ketika Doeg, orang Edom itu, ada di sana, aku telah tahu, bahwa
    pasti ia akan memberitahukannya kepada Saul. Akulah sebab utama
    dari pada kematian seluruh keluargamu.
23  Tinggallah padaku, janganlah takut; sebab siapa yang ingin
    mencabut nyawamu, ia juga ingin mencabut nyawaku; di dekatku
    engkau aman."

    1 Samuel 23:1

  1. Diberitahukanlah kepada Daud, begini: "Ketahuilah, orang
    Filistin berperang melawan kota Kehila dan menjarah tempat-tempat
    pengirikan."
  2  Lalu bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku akan pergi
    mengalahkan orang Filistin itu?" Jawab TUHAN kepada Daud:
    "Pergilah, kalahkanlah orang Filistin itu dan selamatkanlah
    Kehila."
  3  Tetapi orang-orang Daud berkata kepadanya: "Ingatlah,
    sedangkan di sini di Yehuda kita sudah dalam ketakutan, apalagi
    kalau kita pergi ke Kehila, melawan barisan perang orang
    Filistin."
  4  Lalu bertanya pulalah Daud kepada TUHAN, maka TUHAN menjawab
    dia, firman-Nya: "Bersiaplah, pergilah ke Kehila, sebab Aku akan
    menyerahkan orang Filistin itu ke dalam tanganmu."
  5  Kemudian pergilah Daud dengan orang-orangnya ke Kehila; ia
    berperang melawan orang Filistin itu, dihalaunya ternak mereka
    dan ditimbulkannya kekalahan besar di antara mereka. Demikianlah
    Daud menyelamatkan penduduk Kehila.
  6  Ketika Abyatar bin Ahimelekh melarikan diri kepada Daud ke
    Kehila, ia turun dengan membawa efod di tangannya.
  7. Kepada Saul diberitahukan, bahwa Daud telah masuk Kehila.
    Lalu berkatalah Saul: "Allah telah menyerahkan dia ke dalam
    tanganku, sebab dengan masuk ke dalam kota yang berpintu dan
    berpalang ia telah mengurung dirinya."
  8  Maka Saul memanggil seluruh rakyat pergi berperang ke Kehila
    dan mengepung Daud dengan orang-orangnya.
  9  Ketika diketahui Daud, bahwa Saul berniat jahat terhadap dia,
    berkatalah ia kepada imam Abyatar: "Bawalah efod itu ke mari."
10  Berkatalah Daud: "TUHAN, Allah Israel, hamba-Mu ini telah
    mendengar kabar pasti, bahwa Saul berikhtiar untuk datang ke
    Kehila dan memusnahkan kota ini oleh karena aku.
11  Akan diserahkan oleh warga-warga kota Kehila itukah aku ke
    dalam tangannya? Akan datangkah Saul seperti yang telah didengar
    oleh hamba-Mu ini? TUHAN, Allah Israel, beritahukanlah kiranya
    kepada hamba-Mu ini." Jawab TUHAN: "Ia akan datang."
12  Kemudian bertanyalah Daud: "Akan diserahkan oleh warga-warga
    kota Kehila itukah aku dengan orang-orangku ke dalam tangan
    Saul?" Firman TUHAN: "Akan mereka serahkan."
13  Lalu bersiaplah Daud dan orang-orangnya, kira-kira enam
    ratus orang banyaknya, mereka keluar dari Kehila dan pergi ke
    mana saja mereka dapat pergi. Apabila kepada Saul diberitahukan,
    bahwa Daud telah meluputkan diri dari Kehila, maka tidak jadilah
    ia maju berperang. 

 

Femmy Patty

Seksi Operasional Kas

Bank Indonesia Ambon

Telp. 0911-352762 (1029)

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke