++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Jumat, 11 Juli 2008
Bacaan : Kisah Para Rasul 10:24-35
Setahun: Mazmur 115-118
Nats: Betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul ...
[dengan] orang-orang yang bukan Yahudi. Tetapi ... aku tidak
boleh menyebut seorang pun najis (Kisah Para Rasul 10:28)
Judul:
"BERSAHABAT"
Dengan telepon genggam, dewasa ini orang dapat lebih leluasa
berkomunikasi ketimbang sepuluh tahun lalu. Harga telepon genggam pun
semakin terjangkau. Namun anehnya, penelitian menunjukkan bahwa pemakai
telepon genggam rata-rata hanya menghubungi empat orang secara rutin dan
intensif. Padahal daftar kontaknya berisi ratusan nomor telepon. Itu
berarti, walaupun ada begitu banyak kenalan, hanya segelintir orang yang
dijadikan sahabat.
Banyak orang cenderung memilih-milih teman dalam bergaul. Akibatnya,
kita kerap membuat tembok pembatas, seperti suku, budaya, status sosial,
maupun agama, sehingga lingkaran pergaulan kita malah menjadi sempit.
Para murid Yesus pun semula bersikap demikian. Petrus, sebagai orang
Yahudi dilarang keras berkunjung ke rumah Kornelius, orang Italia.
Mereka dianggap orang kafir. Namun, pandangan Petrus segera berubah
setelah Kristus menyadarkannya bahwa Tuhan tidak membeda-bedakan orang
(ayat 34). Jadi, ia pun pergi mengunjungi Kornelius, sebab Tuhan ingin
memakainya menjadi saluran berkat bagi "orang kafir" itu. Keberanian
Petrus menerobos tradisi dan membangun relasi membuahkan berkat besar.
Hasilnya, seisi rumah Kornelius pun diselamatkan.
Allah mencintai orang-orang yang hidup di sekitar kita dan ingin
menunjukkan cinta-Nya kepada mereka, melalui kita. Hal ini hanya dapat
terjadi apabila kita bersedia membuka diri untuk bersahabat dengan siapa
saja. Belajar mencintai yang Tuhan cintai. Coba periksa lagi daftar
kontak Anda. Adakah orang yang perlu dijadikan sahabat?
-JTI
SEBAGAI SAHABAT ALLAH
KITA HARUS BERSAHABAT DENGAN SEMUA YANG ALLAH KASIHI
Kisah Para Rasul 10:24-35
24 Dan pada hari berikutnya sampailah mereka di Kaisarea.
Kornelius sedang menantikan mereka dan ia telah memanggil sanak
saudaranya dan sahabat-sahabatnya berkumpul.
25 Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan
sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus.
26 Tetapi Petrus menegakkan dia, katanya: "Bangunlah, aku hanya
manusia saja."
27 Dan sambil bercakap-cakap dengan dia, ia masuk dan mendapati
banyak orang sedang berkumpul.
28 Ia berkata kepada mereka: "Kamu tahu, betapa kerasnya
larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang
yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah
menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis
atau tidak tahir.
29 Itulah sebabnya aku tidak berkeberatan ketika aku dipanggil,
lalu datang ke mari. Sekarang aku ingin tahu, apa sebabnya kamu
memanggil aku."
30 Jawab Kornelius: "Empat hari yang lalu kira-kira pada waktu
yang sama seperti sekarang, yaitu jam tiga petang, aku sedang
berdoa di rumah. Tiba-tiba ada seorang berdiri di depanku,
pakaiannya berkilau-kilauan
31 dan ia berkata: Kornelius, doamu telah didengarkan Allah dan
sedekahmu telah diingatkan di hadapan-Nya.
32 Suruhlah orang ke Yope untuk menjemput Simon yang disebut
Petrus; ia sedang menumpang di rumah Simon, seorang penyamak
kulit, yang tinggal di tepi laut.
33 Karena itu segera kusuruh orang kepadamu, dan dengan senang
hati engkau telah datang. Sekarang kami semua sudah hadir di sini
di hadapan Allah untuk mendengarkan apa yang ditugaskan Allah
kepadamu."
34. Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku
telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan
yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”