+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

                Renungan Harian 

  Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus 

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

Tanggal: Rabu, 16 Juli 2008

Bacaan : 2 Raja-raja 6:14-18

Setahun: Mazmur 132-136

Nats: Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! (Mazmur 46:11)

 

Judul:

         "KALAP!"

 

Ketika berjalan memasuki kantor, Eddy menyenggol ujung meja seorang
teman yang memang posisi mejanya agak miring. Karena kesakitan, Eddy
menjadi marah. Dalam kondisi marah, ia kemudian menjadi kalap dan
menyalahkan temannya yang tidak menyusun meja dengan benar. Sikap kalap
membuatnya tidak tenang, over reaktif, sehingga ia tak dapat melihat apa
yang sesungguhnya terjadi dengan mata jernih.

 

Bujang Elisa juga bersikap kalap ketika mendapati dirinya dan Elisa,
tuannya, dikepung oleh pasukan raja Aram. Sikap reaktif membuatnya panik
dan ketakutan, bahkan mengeluarkan kalimat putus asa (ayat 15).

Hal itu menghalanginya untuk melihat bahwa pertolongan Tuhan ada di
sekelilingnya (ayat 17). Sebaliknya, Elisa memiliki kepercayaan yang
besar kepada Allah yang dapat diandalkan. Dengan begitu ia dapat
bersikap tenang, bahkan dapat berdoa meski ia ada dalam situasi yang
sama dengan bujangnya.

 

Kalap membuat hati kita bergejolak dan tidak dapat berpikir jernih.

Dalam kondisi demikian, sangat mungkin kita mengambil tindakan yang
salah. Lalu apa yang harus kita lakukan agar tidak kalap, meskipun
tekanan datang tanpa dapat diduga? Pemazmur membukakan sebuah sikap yang
indah, yaitu "diam". Diam dan tenang di hadapan Allah akan menolong kita
untuk tidak bersikap kalap dalam menghadapi tekanan.

 

Doa bukan sekadar waktu untuk berbicara dengan Tuhan. Doa juga merupakan
waktu untuk menenangkan diri di hadapan-Nya dan melihat Dia berkarya
melalui keadaan yang sulit sekalipun. Hari ini, bila situasi hidup
menekan Anda, ambillah pilihan untuk berdoa -RY

 

                    BADAI AKAN MEMBUAT KITA PANIK

                   TETAPI TUHAN AKAN MENENANGKANNYA

 

 

 

     2 Raja-raja 6:14-18

 

14  Maka dikirimnyalah ke sana kuda serta kereta dan tentara

     yang besar. Sampailah mereka pada waktu malam, lalu mengepung

     kota itu.

15  Ketika pelayan abdi Allah bangun pagi-pagi dan pergi ke

     luar, maka tampaklah suatu tentara dengan kuda dan kereta ada di

     sekeliling kota itu. Lalu berkatalah bujangnya itu kepadanya:

     "Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?"

16  Jawabnya: "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai

     kita dari pada yang menyertai mereka."

17  Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya,

     supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga

     ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta

     berapi sekeliling Elisa.

18  Ketika orang-orang Aram itu turun mendatangi dia, berdoalah

     Elisa kepada TUHAN: "Butakanlah kiranya mata orang-orang ini."

     Maka dibutakan-Nyalah mata mereka, sesuai dengan doa Elisa.

 

 

 

 

Femmy Patty

Seksi Operasional Kas

Bank Indonesia Ambon

Telp. 0911-352762 (1029)

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke