+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

                Renungan Harian 

 Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus 

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

Tanggal: Senin, 21 Juli 2008

Bacaan : Amsal 29:15-17

Setahun: Amsal 5-8

Nats: Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan.

       Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya

       (Galatia 6:7)

 

Judul:

         "POLA ASUH"

 

Tak ada peristiwa yang "kebetulan". Setiap kejadian pasti ada alasannya.
Dalam Alkitab, Yakub dikenal sebagai penipu. Bayangkan, Esau-kakaknya
yang sedang lapar-ditodong hak kesulungannya, diganti hanya dengan
semangkuk kacang merah! Ia juga menipu ayahnya yang sudah renta dan
rabun dengan berpura-pura menjadi Esau, demi mendapat berkat kesulungan
(Kejadian 25, 27). Setelah menikah pun Yakub mengelabui Laban,
mertuanya, hingga mendapat banyak kambing domba (Kejadian 30).

 

Mengapa Yakub penuh tipu daya? Sebab ia dibesarkan dalam keluarga di
mana sang ayah lebih sayang kepada Esau, sedang si ibu lebih
menyayanginya. Ibunya pula yang mengajari Yakub membohongi ayahnya.

Selanjutnya, Yakub mengadopsi pola asuh yang dialaminya sebagai model
untuk mengasuh anak-anaknya. Ia lebih menyayangi Yusuf dan Benyamin,
anak-anak yang lahir dari Rahel, ketimbang sepuluh anak dari ketiga
istrinya yang lain. Akibatnya, saudara-saudara Yusuf menaruh dendam
terhadap Yusuf dan membohongi Yakub dengan berkata bahwa Yusuf diterkam
binatang buas, padahal mereka menjualnya sebagai budak.

 

Bagi Anda yang sudah menjadi orangtua, camkan firman Tuhan hari ini:

"Jangan sesat! ... apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya"
(Galatia 6:7). Hukum ini tak terelakkan, kecuali kita bertobat dan
percaya kepada Kristus, sebab di dalam Dia kita menjadi ciptaan baru.
Bangun dan didiklah anak-anak Anda dalam suasana pertobatan setiap hari;
agar kejujuran, ketulusan, dan penerimaan seorang akan yang lain menjadi
pola asuh dalam kehidupan keluarga Anda -SST

 

                   KEBOHONGAN MELAHIRKAN KEBOHONGAN

                   PERTOBATAN MELAHIRKAN KEJUJURAN

 

 

 

     Amsal 29:15-17

 

15. Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang

     dibiarkan mempermalukan ibunya.

16. Jika orang fasik bertambah, bertambahlah pula pelanggaran,

     tetapi orang benar akan melihat keruntuhan mereka.

17. Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman

     kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.

 

 

 

 

Femmy Patty

Seksi Operasional Kas

Bank Indonesia Ambon

Telp. 0911-352762 (1029)

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke