Salam,

Sonny Tutuarima

DSM-PPAd

021-2310108 ext 4921

Hijaukan Bumi Kita

 

 

Selasa, 12 Agustus
Mengutuki Kegelapan
Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan
puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan
mereka
(Kisah Para Rasul 16:25)

Bacaan: Kisah Para Rasul 16:16-26
Setahun: Yesaya 36-39

Sebuah pepatah Cina mengatakan, "Daripada mengutuki kegelapan, lebih
baik ambil sebatang lilin dan nyalakan". Sungguh nasihat sederhana yang
bijak! Sayangnya kerap kali kita hanya mengetahui kebenaran ini, tetapi
tidak menghayatinya. Ketika kegelapan itu datang, kita tetap saja tidak
berusaha mengerem diri dari mengeluh, mengaduh, dan berpikir negatif.
Padahal semua itu sama sekali tak berguna. 

Paulus dan Silas mendapat masalah yang sangat serius dan mengancam
nyawa. Mereka mengusir roh yang merasuki seorang wanita tukang tenung.
Akibatnya, wanita itu tidak bisa menghasilkan uang lagi bagi para
tuannya. Keduanya lalu dituntut. Mereka dicambuk dan dimasukkan penjara.
Ruang penjara paling tengah, tempat paling gelap dan dingin. Masih pula
kaki mereka pun dipasung. Namun, di tengah kesakitan karena luka deraan
cambuk dan ketidaknyamanan karena ikatan rantai dan pasungan - jauh dari
mengeluh dan mengumpat, mereka menyanyikan puji-pujian bagi Allah!
Paulus dan Silas pun dikuatkan. Lebih dari itu, Allah membebaskan mereka
secara ajaib (ayat 26)! 

Mungkin kita tengah didera berbagai ketidaknyamanan-masalah, penyakit,
kesedihan, kecemasan-itu semua bisa membuat kita mengeluh dan
mengasihani diri. Cobalah resep Paulus dan Silas. Daripada mengarahkan
pikiran pada hal-hal negatif yang makin menyusahkan, pilih satu lagu
pujian dan nyanyikanlah sepenuh hati. Pujian kepada Allah akan
mengalihkan pikiran dan hati dari masalah kepada Allah yang sanggup
menjawab persoalan kita dan menghibur kita! Mari menyanyi dan
"menyalakan lilin"! -AW 

YESUS MEMBERI KITA SUKACITA DI HATI
YANG AKAN TETAP ADA MESKI KESULITAN HADIR 

________________________________

Kisah Para Rasul 16:16-26
16:16 Pada suatu kali ketika kami pergi ke tempat sembahyang itu, kami
bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung; dengan
tenungan-tenungannya tuan-tuannya memperoleh penghasilan besar. 
16:17 Ia mengikuti Paulus dan kami dari belakang sambil berseru,
katanya: "Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi. Mereka
memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan." 
16:18 Hal itu dilakukannya beberapa hari lamanya. Tetapi ketika Paulus
tidak tahan lagi akan gangguan itu, ia berpaling dan berkata kepada roh
itu: "Demi nama Yesus Kristus aku menyuruh engkau keluar dari perempuan
ini." Seketika itu juga keluarlah roh itu. 
16:19 Ketika tuan-tuan perempuan itu melihat, bahwa harapan mereka akan
mendapat penghasilan lenyap, mereka menangkap Paulus dan Silas, lalu
menyeret mereka ke pasar untuk menghadap penguasa. 
16:20 Setelah mereka membawa keduanya menghadap pembesar-pembesar kota
itu, berkatalah mereka, katanya: "Orang-orang ini mengacau kota kita
ini, karena mereka orang Yahudi, 
16:21 dan mereka mengajarkan adat istiadat, yang kita sebagai orang Rum
tidak boleh menerimanya atau menurutinya." 
16:22 Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar
kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera
mereka. 
16:23 Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam
penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan
sungguh-sungguh. 
16:24 Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke
ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam
pasungan yang kuat. 
16:25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan
menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain
mendengarkan mereka. 
16:26 Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi
penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua 

pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.


Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

* 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

<<image001.jpg>>

Kirim email ke