Salam, Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Rabu, 13 Agustus 2008
Ayat SH: 1Tawarikh 9:1-44
Judul: "Bukti Kesetiaan Tuhan"
Ayat pertama pasal ini mungkin lebih tepat menjadi konklusi silsilah
di delapan pasal pertama 1 Tawarikh. Mulai ayat 2, perikop ini
membuat daftar penduduk Yerusalem di masa pascapembuangan (ayat
2-34). Daftar nama yang terdapat di ayat 2-16 sejajar dengan Neh.
11:3-19. Beberapa nama yang disebut di ayat 17-43 disebut juga di
kitab-kitab Ezra dan Nehemia.
Daftar penduduk di Yerusalem ini penting untuk menunjukkan hubungan
mereka dengan berbagai silsilah yang sudah disebutkan di
pasal-pasal sebelumnya. Apalagi daftar ini dicatat secara
sistematis berdasarkan status mereka: awam, imam, Lewi dan
pengerja di bait Allah (ayat 2). Seorang penduduk Yerusalem akan
dengan mudah menemukan nama nenek moyangnya di silsilah yang
dicatat di pasal-pasal sebelumnya. Merupakan suatu kesukacitaan
dan kebanggaan ketika ia membaca dan menemukan nama nenek
moyangnya itu. Ia merasa dipersatukan kembali dengan leluhurnya
dalam ikatan kekeluargaan dan kebangsaan, dan sangat mungkin
ikatan persekutuan rohani.
Rangkaian nama-nama di pasal 9 ini ditutup dengan silsilah Saul (ayat
35-44) yang merupakan pengulangan pasal 8:29-40. Perikop ini
merupakan pengantar untuk masuk ke pasal 10 di mana kisah akhir
hidup Saul diungkapkan.
Rangkaian panjang silsilah nenek moyang Israel yang ditutup dengan
daftar umat pascapembuangan ini merupakan hal penting untuk
dibaca dan dihayati umat Tuhan pada masa lalu. Bahkan juga
merupakan pelajaran penting bagi umat Tuhan masa kini. Gereja
masa kini tak boleh melupakan sejarah dan masa lalunya. Sejarah
masa lalu merupakan bagian pembentukan Tuhan yang menghasilkan
gereja masa kini. Masa lalu adalah bukti kesetiaan Tuhan yang
membentuk umat-Nya lewat disiplin dan pengalaman jatuh bangun
iman, dan yang terus menerus menyertai dan memberkati mereka.
Masa kini adalah kelanjutan pemeliharaan Tuhan yang membentuk
hidup umat untuk berhasil.
1Tawarikh 9:1-44
1. Seluruh orang Israel telah terdaftar dalam silsilah; mereka
tertulis dalam kitab raja-raja Israel, sedang orang Yehuda telah
diangkut ke dalam pembuangan ke Babel oleh karena perbuatan
mereka yang tidak setia.
2 Dan orang-orang yang mula-mula menetap kembali di tanah-tanah
milik mereka, di kota-kota mereka, ialah orang Israel awam, para
imam, orang-orang Lewi dan para budak di bait Allah.
3 Di Yerusalem tinggal orang-orang dari bani Yehuda, dari bani
Benyamin, dari bani Efraim dan Manasye:
4 Utai bin Amihud bin Omri bin Imri bin Bani, dari keturunan
Peres bin Yehuda.
5 Dan dari orang Syela ialah Asaya, anak yang sulung, dengan
anak-anaknya.
6 Dari keturunan Zerah ialah Yeuel dengan sanak saudaranya,
enam ratus sembilan puluh orang.
7 Dari bani Benyamin ialah Salu bin Mesulam bin Hodawya bin
Hasenua,
8 Yibnea bin Yeroham, Ela bin Uzi bin Mikhri dan Mesulam bin
Sefaca bin Rehuel bin Yibnia
9 dengan sanak saudara mereka menurut keturunan mereka,
sembilan ratus lima puluh enam orang. Semua orang itu adalah
kepala puak.
10 Dari para imam ialah Yedaya, Yoyarib, Yakhin,
11 Azarya bin Hilkia bin Mesulam bin Zadok bin Merayot bin
Ahitub, pemuka rumah Allah,
12 lalu Adaya bin Yeroham bin Pasyhur bin Malkia, dan Masai bin
Adiel bin Yahzera bin Mesulam bin Mesilemit bin Imer,
13 dengan sanak saudara mereka, kepala-kepala puak, seribu
tujuh ratus enam puluh orang, orang-orang tangkas untuk
menyelenggarakan ibadah di rumah Allah.
14. Dari orang-orang Lewi ialah Semaya bin Hasub bin Azrikam bin
Hasabya, dari keturunan Merari;
15 lalu Bakbakar, Heresh, Galal dan Matanya bin Mikha bin
Zikhri bin Asaf,
16 serta Obaja bin Semaya bin Galal bin Yedutun dan Berekhya
bin Asa bin Elkana yang diam di desa-desa orang Netofa.
17 Penunggu-penunggu pintu gerbang ialah Salum, Akub, Talmon
dan Ahiman, dengan sanak saudara mereka; Salum ialah kepala.
18 Sampai sekarang mereka ada di pintu gerbang raja di sebelah
timur. Merekalah penunggu-penunggu pintu gerbang perkemahan bani
Lewi.
19 Salum bin Kore bin Ebyasaf bin Korah dan saudara-saudara
sepuaknya, yakni orang-orang Korah, mempunyai tugas jabatan
sebagai penjaga-penjaga ambang pintu Kemah, seperti bapa-bapa
mereka bertugas di perkemahan TUHAN sebagai penjaga-penjaga pintu
masuk.
20 Pinehas bin Eleazar mengepalai mereka sebelumnya. TUHAN
kiranya menyertai dia.
21 Zakharia bin Meselemya adalah penunggu pintu Kemah
Pertemuan.
22 Mereka semuanya yang terpilih menjadi penunggu ambang pintu
ada dua ratus dua belas orang. Mereka telah terdaftar dalam
silsilah di desa-desa mereka. Daud dan Samuel, pelihat itu,
mengangkat mereka dalam jabatan itu.
23 Mereka dan anak-anak mereka bertugas menjaga pintu-pintu
gerbang rumah TUHAN, yakni Bait Kemah itu.
24 Ke arah empat mata angin ditempatkan penunggu-penunggu pintu
gerbang itu, yakni ke arah timur, barat, utara dan selatan.
25 Dan saudara-saudara mereka yang tinggal di desa-desa mereka,
pada waktu-waktu tertentu harus masuk selama tujuh hari untuk
bekerja bersama-sama mereka,
26 sedang keempat kepala penunggu pintu gerbang itu memegang
jabatan tetap. Mereka adalah orang Lewi dan mengawasi bilik-bilik
serta perbendaharaan rumah Allah.
27 Mereka bermalam di sekitar rumah Allah itu sebab mereka
bertanggung jawab atas penjagaan dan harus membuka pintu setiap
pagi.
28 Sebagian dari mereka mengurus perkakas ibadah: mereka
menghitung perkakas itu pada waktu dimasukkan dan dikeluarkan.
29 Sebagian dari mereka ditugaskan mengurus perabotan, yakni
segala perabotan tempat kudus, dan mengurus tepung yang terbaik,
anggur, minyak, kemenyan dan rempah-rempah,
30 sedangkan beberapa orang imam menyediakan campuran
rempah-rempah.
31 Matica, salah seorang Lewi, anak sulung Salum, orang Korah
itu, mendapat tugas tetap untuk mengolah roti.
32 Dan sebagian dari anak-anak orang Kehat, yakni dari sanak
saudara mereka, mengurus roti sajian untuk disediakan setiap hari
Sabat.
33 Dan inilah para penyanyi, kepala-kepala puak orang Lewi,
yang diam di bilik-bilik dan bebas dari pekerjaan lain, sebab
siang dan malam mereka sibuk dengan pekerjaannya.
34 Itulah para kepala puak orang Lewi, para kepala, menurut
keturunan mereka; mereka ini diam di Yerusalem.
35. Di Gibeon diam bapa Gibeon, yakni Yeiel, dan nama isterinya
ialah Maakha.
36 Anak sulungnya ialah Abdon, lalu Zur, Kish, Baal, Ner,
Nadab,
37 Gedor, Ahyo, Zakharia dan Miklot.
38 Miklot memperanakkan Simeam. Juga mereka ini pergi diam
berdekatan dengan saudara-saudara mereka di Yerusalem
bersama-sama saudara mereka yang lain.
39 Ner memperanakkan Kish; Kish memperanakkan Saul; Saul
memperanakkan Yonatan, Malkisua, Abinadab dan Esybaal.
40 Anak Yonatan ialah Meribaal, dan Meribaal memperanakkan
Mikha.
41 Anak Mikha ialah Piton, Melekh, Tahrea dan Ahas.
42 Ahas memperanakkan Yaera; Yaera memperanakkan Alemet,
Azmawet dan Zimri; Zimri memperanakkan Moza.
43 Moza memperanakkan Bina, dan anak orang ini ialah Refaya,
dan anak orang ini ialah Elasa, dan anak orang ini ialah Azel.
44 Azel mempunyai enam orang anak dan inilah nama-nama mereka:
Azrikam, Bokhru, Ismael, Searya, Obaja dan Hanan. Itulah
anak-anak Azel.
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
