Salam, Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Jumat, 15 Agustus 2008
Ayat SH: 1Tawarikh 11:1-9
Judul: "Daud Naik Takhta"
Dalam kitab Tawarikh, Daud dan keturunannya menempati posisi penting
dalam kerajaan Israel/Yehuda. Mereka merupakan gambaran Mesias
yang akan datang. Merekalah yang meneruskan kepemimpinan Israel
pasca-pembuangan. Itu sebabnya, dengan menggunakan dan meringkas
kisah naik takhtanya Daud di 2Sam. 5, penulis Tawarikh mau
menjelaskan bahwa sejak permulaan, Daud adalah raja pilihan Tuhan
sendiri.
Para tua-tua Israel, mereka yang selama ini menemani kepemimpinan
Saul, telah melihat dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana
Saul sudah gagal dan ditolak Tuhan. Mereka juga melihat bagaimana
keturunan Saul gagal meneruskan takhta ayahnya (ayat 2 Sam.
2:8-4:12). Sebelum itu, mereka sudah melihat bagaimana Daud
pernah memimpin pasukan Saul mengalahkan musuh-musuh Israel (ayat
1 Sam. 18:5). Mereka pasti juga sudah tahu bahwa Samuel telah
mengurapi Daud. Oleh karena itu mereka mengambil kesimpulan bahwa
Daudlah yang paling tepat menggantikan Saul sebagai Raja Israel
(ayat 1-3).
Di sisi lain, Daud menunjukkan diri sebagai pemimpin yang
berkualitas. Dia berhasil menguasai Yerusalem yang terletak di
atas bukit, yang merupakan benteng alami yang ratusan tahun lebih
tidak berhasil ditaklukkan oleh Yehuda (Yos. 15:63; Hak. 1:21).
Dia melakukannya dengan mengomandoi pasukan yang dipimpin oleh
panglima perangnya, Yoab. Ini menunjukkan betapa Daud adalah
seorang pemimpin yang dihormati dan didukung oleh anak buahnya
(1Taw. 11:10). Di balik keberhasilan itu, tentu ada Tuhan yang
menyertai dia. Dia adalah Tuhan semesta alam (harf. Tuhan atas
pasukan). Istilah ini menunjukkan kedaulatan Tuhan memakai
pasukan-Nya untuk menggenapi maksud-Nya.
Kita tidak pernah boleh lupa bahwa kemenangan dan keberhasilan dalam
pelayanan tidak lepas dari dukungan anak-anak Tuhan lainnya yang
satu visi. Lebih dari itu, ada Tuhan yang menyertai dengan kuat
kuasa-Nya.
1Tawarikh 11:1-9
1. Lalu berkumpullah seluruh Israel kepada Daud di Hebron dan
berkata: "Ketahuilah, kami ini darah dagingmu.
2 Telah lama, ketika Saul memerintah, engkaulah yang memimpin
segala gerakan orang Israel. Dan TUHAN, Allahmu, telah berfirman
kepadamu: Engkaulah yang harus menggembalakan umat-Ku Israel, dan
engkaulah yang menjadi raja atas umat-Ku Israel."
3 Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap raja di Hebron,
lalu Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di Hebron di
hadapan TUHAN, kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas
Israel, seperti yang difirmankan TUHAN dengan perantaraan Samuel.
4 Lalu Daud dengan seluruh orang Israel pergi ke Yerusalem;
itulah Yebus, dan di sana orang Yebus adalah penduduk negeri itu.
5 Penduduk Yebus berkata kepada Daud: "Engkau tidak sanggup
masuk ke mari." Tetapi Daud merebut kubu pertahanan Sion, yaitu
kota Daud.
6 Daud telah berkata: "Siapa lebih dahulu memukul kalah orang
Yebus, ia akan menjadi kepala dan pemimpin." Lalu Yoab, anak
Zeruya, yang menyerang lebih dahulu, maka ia menjadi kepala.
7 Lalu Daud menetap di kubu pertahanan itu, sebab itu orang
menamainya: Kota Daud.
8 Ia memperkuat kota itu sekelilingnya, mulai dari Milo, bahkan
sekelilingnya seluruhnya, sedang Yoab membangun kembali
selebihnya dari kota itu.
9 Lalu makin lama makin besarlah kuasa Daud, sebab TUHAN
semesta alam menyertainya.
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
