Salam,

Sonny Tutuarima

DSM-PPAd

021-2310108 ext 4921

Hijaukan Bumi Kita

 

 

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        Santapan Harian
        Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Tanggal: Minggu, 17 Agustus 2008
Ayat SH: 1Tawarikh 12:1-22

Judul: "Keterbukaan yang Bijak"

Bagaimana pemimpin bijak memilih para pengikutnya? Tentu salah satu
    kriteria utama adalah pengikut yang memiliki visi yang sama
    dengan visi si pemimpin, dan yang setia mendukung pemimpinnya.
    Begitulah cara Daud memilih pengikut. Perikop ini memperlihatkan
    dirinya sebagai negarawan dan ahli strategi yang ulung.

Sebenarnya, Daud sudah memiliki pengikut sejak ia menjadi pelarian.
    (lih. 1 Sam. 22:1-2). Bahkan ketika masih berada di Ziklag,
    banyak orang yang tadinya pasukan Saul kemudian menyeberang,
    memihak Daud (ayat 1; 1Sam. 30:26-31). Mereka berasal dari suku
    Benyamin, suku Saul sendiri, dan juga dari suku Gad. Mereka
    adalah pasukan tentara profesional yang handal (ayat 1b-2,
    14-15). Kemampuan para pengikut Daud ini tidak perlu diragukan
    lagi. Namun kesetiaan mereka masih harus dipertanyakan. Wajar
    bagi Daud untuk bersikap waspada bahkan curiga terhadap motivasi
    mereka yang dulu pernah melayani Saul. Jangan-jangan mereka
    adalah mata-mata Saul untuk menggerogoti Daud dari dalam.

Cara Daud menyikapi mantan pengikut Saul memperlihatkan bahwa dia
    adalah pemimpin yang terbuka. Ia terbuka menerima orang-orang
    yang mau bergabung dengan dia tanpa memandang golongan atau suku.
    Di sisi lain, Daud bertindak bijaksana dengan tidak begitu saja
    menerima dan memercayai mereka. Ia meminta komitmen mereka untuk
    memastikan kesetiaan mereka mendukung dirinya (ayat 17). Sikap
    ini justru menumbuhkan komitmen makin besar dari mereka. Bahkan
    mendukung terus sampai Daud naik takhta dan menjalankan
    pemerintahannya (ayat 18).

Memang pernah ada gereja yang kecolongan, dimasuki musuh dalam
    selimut. Kiranya hal itu tak membuat pemimpin gereja tidak berani
    membuka diri. Pemimpin gereja harus memastikan bahwa gereja
    terbuka kepada siapa saja tanpa membeda-bedakan golongan, suku,
    atau ras. Namun pemimpin gereja harus meminta hikmat dari Tuhan
    agar peka pada orang-orang yang bermotivasi palsu dan bertujuan
    jahat.



    1Tawarikh 12:1-22

  1. Inilah orang-orang yang datang kepada Daud di Ziklag, selama
    ia harus menyingkir karena Saul bin Kish. Merekapun termasuk
    pahlawan-pahlawan yang membantu dia dalam peperangan.
  2  Mereka bersenjatakan panah, dan sanggup melontarkan batu dan
    menembakkan anak-anak panah dari busur dengan tangan kanan atau
    tangan kiri. Mereka itu dari saudara-saudara sesuku Saul, dari
    orang Benyamin:
  3  Abiezer, kepala, dan Yoas, anak-anak Semaa orang Gibea;
    Yeziel dan Pelet, anak-anak Azmawet, Berakha dan Yehu, orang
    Anatot;
  4  Yismaya, orang Gibeon, seorang pahlawan di antara ketiga
    puluh orang itu, yang mengepalai tiga puluh orang; Yeremia,
    Yehaziel, Yohanan dan Yozabad, orang Gedera;
  5  Eluzai, Yerimot, Bealya, Semarya dan Sefaca, orang Harufi;
  6  Elkana, Yisia, Azareel, Yoezer dan Yasobam, orang-orang
    Korah;
  7  Yoela, Zebaja, anak-anak Yeroham, dari Gedor.
  8  Juga dari orang Gad ada yang memisahkan diri dan pergi kepada
    Daud ke kubu di padang gurun, yakni pahlawan-pahlawan yang gagah
    perkasa, orang-orang yang sanggup berperang, yang pandai
    menggunakan perisai dan tombak, dan rupa mereka seperti singa dan
    cepatnya seperti kijang di atas pegunungan.
  9  Ezer, kepala, Obaja, orang kedua; Eliab, orang ketiga;
10  Mismana, orang keempat; Yeremia, orang kelima;
11  Atai, orang keenam; Eliel, orang ketujuh;
12  Yohanan, orang kedelapan; Elzabad, orang kesembilan;
13  Yeremia, orang kesepuluh; Makhbanai, orang kesebelas.
14  Mereka itulah dari bani Gad, kepala-kepala pasukan; satu
    orang yang paling kecil sanggup melawan seratus orang, dan yang
    paling besar sanggup melawan seribu orang.
15  Mereka itulah yang menyeberangi sungai Yordan di bulan
    pertama, sekalipun sungai itu meluap sepanjang tepinya dan
    merekalah yang menghalau seluruh penduduk lembah ke sebelah timur
    dan ke sebelah barat.
16  Sebagian dari bani Benyamin dan Yehuda datang kepada Daud di
    kubu itu,
17  lalu keluarlah Daud menyongsong mereka. Berkatalah ia kepada
    mereka: "Jika kamu datang kepadaku dengan maksud damai untuk
    membantu aku, maka aku rela bersekutu dengan kamu, tetapi jika
    untuk menyerahkan aku dengan tipu muslihat kepada lawanku, sedang
    aku tidak melakukan kelaliman, maka biarlah Allah nenek moyang
    kita melihat itu dan menghukum kamu."
18  Lalu Roh menguasai Amasai, kepala ketiga puluh orang itu:
    Kami ini bagimu, hai Daud, dan pada pihakmu, hai anak Isai!
    Sejahtera, sejahtera bagimu dan sejahtera bagi penolongmu, sebab
    yang menolong engkau ialah Allahmu! Kemudian Daud menyambut
    mereka dan mengangkat mereka menjadi kepala pasukan.
19  Juga dari Manasye ada yang menyeberang memihak kepada Daud,
    ketika ia bersama-sama orang Filistin memerangi Saul. Sebenarnya
    ia tidak menolong mereka, sebab setelah mengambil keputusan
    raja-raja kota orang Filistin itu menyuruh dia pergi, katanya:
    "Mungkin, dengan taruhan kepala kita, ia menyeberang memihak
    kepada tuannya, Saul."
20  Pada perjalanannya ke Ziklag sebagian dari suku Manasye:
    Adnah, Yozabad, Yediael, Mikhael, Yozabad, Elihu dan Ziletai,
    kepala-kepala pasukan seribu suku Manasye menyeberang memihak
    kepadanya.
21  Mereka ini membantu Daud melawan gerombolan, sebab mereka
    semua adalah pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa dan kepala
    dalam tentara.
22  Dari hari ke hari orang datang kepada Daud untuk membantu
    dia sehingga mereka menjadi tentara yang besar, seperti bala
    tentara Allah. 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

<<image001.jpg>>

Kirim email ke