Salam, Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Kamis, 21 Agustus 2008
Bacaan : Kejadian 12:1-4
Setahun: Yeremia 1-4
Nats: Sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham
berharap juga dan percaya bahwa ia akan menjadi bapak banyak
bangsa, menurut yang telah difirmankan (Roma 4:18)
Judul:
MENINGGALKAN KEMAPANAN
Setelah lebih dari 25 tahun mengabdi, Pak Riko dimutasi oleh atasannya
dari kantor pusat di Jakarta ke kantor cabang di Palangkaraya. Pak Riko
panik. Baginya hanya ada dua pilihan: mutasi atau berhenti. Pindah ke
tempat baru sungguh tak terbayangkan. Ia sudah mapan. Seluruh
keluarganya ada di Jakarta. Istri dan keempat anaknya juga sudah puluhan
tahun tinggal di Jakarta. Pindah tempat berarti harus memulai lagi
semuanya dari nol.
Meninggalkan kemapanan hidup memang bukan perkara mudah. Ketika Abram
dipanggil Tuhan untuk meninggalkan negerinya, ia pun pasti bergumul
berat. Pada usia 75 tahun, Abram tentu sudah sangat mapan. Sudah menyatu
dengan lingkungan Ur-Kasdim. Lantas, mengapa Tuhan menyuruhnya pergi
jauh? Rupanya Abram hidup dalam lingkungan penyembah "allah lain" (Yosua
24:2). Keluarga dan masyarakatnya menyembah dewa-dewi Babel. Setelah
Abram beriman, Tuhan memintanya pergi membangun sebuah generasi baru
yang takut akan Tuhan. Ada janji yang indah: dari Abram akan lahir
bangsa yang besar. Namun janji itu baru terwujud jika ia berani
meninggalkan kemapanan. Akhirnya Abram berangkat juga. Apa dasarnya?
Iman! Imanlah yang memberanikan orang menerobos kemapanan.
Ada saat dalam hidup di mana kita perlu meninggalkan zona nyaman.
Misalnya, saat pindah kerja, membuka bisnis baru, memasuki pernikahan,
atau saat kita kehilangan apa yang kita andalkan. Jika saat itu tiba,
jangan takut melangkah. Jangan menunggu sampai semua sudah tampak pasti,
baru bertindak. Beriman berarti memberanikan diri melangkah dengan terus
melihat ke mana Tuhan akan memimpin -JTI
KITA BERANI MAJU KARENA MEYAKINI PIMPINAN TUHAN
BUKAN KARENA KEPASTIAN MASA DEPAN
Kejadian 12:1-4
1. Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan
dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang
akan Kutunjukkan kepadamu;
2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan
memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan
menjadi berkat.
3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan
mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum
di muka bumi akan mendapat berkat."
4. Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN
kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur
tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
