Salam, Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Selasa, 26 Agustus 2008
Ayat SH: 1Tawarikh 17:16-27
Judul: "Kemuliaan Hanya bagi Tuhan"
"Beribu lidah patutlah" adalah judul lagu yang ditulis oleh Charles
Wesley pada hari peringatan setahun pertobatannya. Lagu ini
dikenal oleh banyak gereja di Indonesia (KJ no. 294), bahkan di
dunia. Lagu ini menyatakan pujian kepada Tuhan, yang selayaknya
dinaikkan oleh beribu orang.
Meski kerinduan Daud kelihatannya tidak mendapat tanggapan positif
dari Tuhan, Daud tidak bersungut-sungut. Ia setuju dan tunduk
pada jawaban "tidak" dari Tuhan, meski tahu bahwa ia mampu. Walau
usulannya untuk membangun Bait Allah ditolak, hati Daud tetap
melimpah dengan pujian dan syukur karena janji-janji yang Tuhan
nyatakan. Daud memuji Tuhan karena rancangan-Nya untuk memberkati
umat-Nya (ayat 16-22). Rancangan ini telah digenapi pada masa
silam, yakni saat umat Israel keluar dari Mesir. Namun bukan
hanya berhenti sampai di situ. Umat Tuhan pada masa-masa kemudian
juga akan mengalami berkat-berkat Tuhan.
Anugerah Tuhan bagi Daud tidak membuat Daud menjadi sombong. Ia tidak
menganggap bahwa ia layak menerima janji-janji Tuhan tersebut
(ayat 16). Janji-janji itu juga tidak membuat dia merasa diri
lebih mulia. Bagi Daud, pemberian Tuhan justru menggambarkan
kebesaran Pemberi janji, bukan penerimanya. Maka anugerah Tuhan
yang luar biasa membuat Daud semakin memuliakan Allah.
Selanjutnya Daud meminta agar Tuhan menggenapi apa yang telah Dia
janjikan (ayat 23-27).
Menerima dan menyadari kasih karunia Tuhan yang begitu besar,
biasanya mendorong kita untuk melakukan sesuatu bagi Tuhan.
Apalagi bila kita merasa memiliki kemampuan untuk melakukannya.
Namun dari bacaan ini kita belajar bahwa keinginan kita belum
tentu sesuai dengan kehendak Tuhan. Sebab itu, yang perlu kita
cari dan utamakan adalah kehendak Tuhan atas segala sesuatu yang
kita akan lakukan bagi Dia. Merasa diri mampu atau adanya
keinginan untuk menunjukkan bahwa diri mampu melakukan sesuatu
yang besar bagi Tuhan, akan menjerumuskan kita pada kesombongan
diri dan bukan mengarah pada kemuliaan Tuhan.
1Tawarikh 17:16-27
16. Lalu masuklah raja Daud ke dalam, kemudian duduklah ia di
hadapan TUHAN sambil berkata: "Siapakah aku ini, ya TUHAN Allah,
dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai
sedemikian ini?
17 Dan hal ini masih kurang di mata-Mu, ya Allah; sebab itu
Engkau telah berfirman juga tentang keluarga hamba-Mu ini dalam
masa yang masih jauh dan telah memperlihatkan kepadaku serentetan
manusia yang akan datang, ya TUHAN Allah.
18 Apakah lagi yang dapat ditambahkan Daud kepada-Mu dalam hal
Engkau memuliakan hamba-Mu ini? Bukankah Engkau yang mengenal
hamba-Mu ini?
19 Ya TUHAN, oleh karena hamba-Mu ini dan menurut hati-Mu
Engkau telah melakukan segala perkara yang besar ini dengan
memberitahukan segala perkara yang besar itu.
20 Ya TUHAN, tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada
Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan
telinga kami.
21 Dan bangsa manakah di bumi seperti umat-Mu Israel, yang
Allahnya pergi membebaskannya menjadi umat-Nya, untuk mendapat
nama bagi-Mu dengan perbuatan-perbuatan yang besar dan dahsyat,
dan dengan menghalau bangsa-bangsa dari depan umat-Mu yang telah
Kaubebaskan dari Mesir?
22 Engkau telah membuat umat-Mu Israel menjadi umat-Mu untuk
selama-lamanya dan Engkau, ya TUHAN, menjadi Allah mereka.
23 Dan sekarang, ya TUHAN, diteguhkanlah untuk selama-lamanya
janji yang Kauucapkan mengenai hamba-Mu ini dan mengenai
keluarganya dan lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu.
24 Maka nama-Mu akan menjadi teguh dan besar untuk
selama-lamanya, sehingga orang berkata: TUHAN semesta alam, Allah
Israel adalah Allah bagi orang Israel; maka keluarga hamba-Mu
Daud akan tetap kokoh di hadapan-Mu.
25 Sebab Engkau, ya Allahku, telah menyatakan kepada hamba-Mu
ini, bahwa Engkau akan membangun keturunan baginya. Itulah
sebabnya hamba-Mu ini telah memberanikan diri untuk memanjatkan
doa ke hadapan-Mu.
26 Oleh sebab itu, ya TUHAN, Engkaulah Allah dan telah
menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.
27 Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga
hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk
selama-lamanya. Sebab apa yang Engkau berkati, ya TUHAN,
diberkati untuk selama-lamanya."
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
