Salam, Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Rabu, 27 Agustus 2008
Ayat SH: 1Tawarikh 18:1-17
Judul: "Mau Seperti Daud?"
Julian, adalah seorang perwira yang mengingkari iman Kristennya.
Tahun 363, waktu ia memimpin pasukannya dalam peperangan, ia
terluka parah oleh tikaman tombak seorang penunggang kuda. Pada
waktu terkapar, ia menggenggam darah beku dari lambungnya yang
tertikam, dan melemparkannya ke udara sambil berseru: "Hai Orang
Galilea, Engkaulah yang menang." Tragis!
Berbeda dengan Daud. Ia memenangkan banyak peperangan dan menaklukkan
banyak daerah: daerah orang Filistin, Gat dan anak kotanya, Moab,
wilayah sungai Efrat, wilayah Aram dan Damsyik, termasuk orang
Edom, dan Amalek (ayat 1-11). Tak heran bila ia memperoleh harta
jarahan yang sangat banyak. Ditambah lagi upeti yang ia terima
dari raja-raja yang ditaklukkan.
Apa yang membedakan Julian dari Daud? Apapun alasannya, Julian telah
mengingkari imannya. Sedangkan Daud sangat mempercayai Tuhan. Ia
memakai kekuasaannya untuk tujuan yang selaras dengan kehendak
Tuhan. Bagi Daud, kemenangannya merupakan pemberian Tuhan (ayat
6b, 13b). Kemenangan itu akan mempersiapkan masa damai yang
diperlukan saat pembangunan Bait Tuhan. Barang-barang berharga
yang dia peroleh dari kawan maupun musuh (ayat 7-11) akan menjadi
simpanan yang nantinya akan digunakan bagi pembiayaan pembangunan
Bait Tuhan. Meskipun dia tidak diperbolehkan membangun Bait Tuhan
karena 'tangannya berlumuran darah', itu bukan merupakan tanda
bahwa ia tidak diperkenan Tuhan.
Orang yang beriman kepada Tuhan akan memakai hidupnya, waktu dan
segenap potensinya, bagi pekerjaan-pekerjaan Tuhan, guna hormat
dan kemuliaan nama-Nya. Orang seperti itu tidak akan bersikeras
melakukan kehendaknya sendiri, melainkan mengutamakan kehendak
Tuhan. Meskipun Tuhan menyatakan ketidaksetujuan atas keinginan
atau tindakannya, ia tidak lantas marah-marah dan meninggalkan
Tuhan. Bagaimana dengan kita? Mau jadi Julian atau Daud?
1Tawarikh 18:1-17
1. Sesudah itu Daud memukul kalah orang Filistin dan
menundukkan mereka; lalu ia merebut Gat dan segala anak kotanya
dari tangan orang Filistin.
2 Dan Daud memukul kalah orang Moab, sehingga orang Moab takluk
kepadanya dan harus mempersembahkan upeti.
3 Selanjutnya Daud memukul kalah Hadadezer, raja Zoba, dekat
Hamat, ketika ia pergi menegakkan kekuasaannya pada sungai Efrat.
4 Daud merebut dari padanya seribu kereta, tujuh ribu orang
pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki,
lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta,
tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta.
5 Lalu orang Aram dari Damsyik datang menolong Hadadezer, raja
Zoba, tetapi dari antara orang Aram itu Daud menewaskan dua puluh
dua ribu orang.
6 Kemudian Daud menempatkan pasukan-pasukan pendudukan di
daerah orang Aram dari Damsyik, dan orang Aram itu menjadi budak
Daud yang harus mempersembahkan upeti. TUHAN memberi kemenangan
kepada Daud ke manapun ia pergi berperang.
7 Sesudah itu Daud mengangkut perisai-perisai emas yang dipakai
oleh orang-orang Hadadezer, lalu membawanya ke Yerusalem.
8 Dan dari Tibhat dan dari Kun, yaitu kota-kotanya Hadadezer,
Daud mengangkut amat banyak tembaga; dari padanya Salomo membuat
"laut" tembaga, tiang-tiang dan perlengkapan tembaga.
9. Ketika didengar Tou, raja Hamat, bahwa Daud telah memukul
kalah seluruh tentara Hadadezer, raja Zoba,
10 maka ia mengutus Hadoram, anaknya, kepada raja Daud untuk
menyampaikan salam dan mengucapkan selamat kepadanya, karena ia
telah berperang melawan Hadadezer dan memukul dia kalah, sebab
Hadadezer sering memerangi Tou. Dan Hadoram membawa pelbagai
barang-barang emas, perak dan tembaga.
11 Juga barang-barang ini dikhususkan raja Daud bagi TUHAN,
bersama-sama perak dan emas yang diangkutnya dari segala bangsa,
yakni dari orang Edom, dari orang Moab, dari bani Amon, dari
orang Filistin dan dari orang Amalek.
12 Abisai, anak Zeruya, menewaskan delapan belas ribu orang
Edom di Lembah Asin.
13 Lalu ia menempatkan pasukan-pasukan pendudukan di Edom,
sehingga seluruh Edom diperbudak oleh Daud. TUHAN memberi
kemenangan kepada Daud ke manapun ia pergi berperang.
14 Demikianlah Daud telah memerintah atas seluruh Israel, dan
menegakkan keadilan dan kebenaran bagi seluruh bangsanya.
15 Yoab, anak Zeruya, menjadi panglima; Yosafat bin Ahilud
menjadi bendahara;
16 Zadok bin Ahitub dan Ahimelekh bin Abyatar menjadi imam;
Sausa menjadi panitera;
17 Benaya bin Yoyada menjadi panglima orang Kreti dan orang
Pleti; dan anak-anak Daud adalah orang-orang utama yang
diperbantukan kepada raja.
Femmy Patty
Seksi Operasional Kas
Bank Indonesia Ambon
Telp. 0911-352762 (1029)
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
