Salam,

Sonny Tutuarima

DSM-PPAd

021-2310108 ext 4921

Hijaukan Bumi Kita

 

 

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

                   Renungan Harian 

   Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus 

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Tanggal: Kamis, 28 Agustus 2008

Bacaan : 2 Samuel 12:13-24

Setahun: Yeremia 26-28

Nats: Sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah

       aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya,

       tetapi ia tidak akan kembali kepadaku (2Samuel 12:23)

 

Judul:

         "MENGAMPUNI DIRI SENDIRI"

 

Setelah David dan istrinya selesai makan pagi, mereka bersiap pergi.

Adriana, putri mereka yang baru berusia 2,5 tahun mengikuti ibunya ke
kamar. David memanaskan mobil di garasi. Setelah semua siap, ia
memundurkan mobil. Tiba-tiba roda mobil melindas sesuatu. David turun
dan kaget bukan main. Ia telah melindas Adriana! Anak itu rupanya
berjalan keluar garasi tanpa diawasi, lalu terlindas dan tewas seketika.
David dan istrinya diliputi rasa bersalah luar biasa. Sulit mengampuni
diri sendiri. Pikirnya, "Adriana mati karena kecerobohan kami!"

 

Raja Daud pernah dihinggapi rasa bersalah serupa. Akibat dosa berzinah
dengan Batsyeba, Tuhan menulahi bayi mereka hingga sakit.

Daud berusaha keras memohon belas kasihan Tuhan, agar anak itu bisa
tetap hidup. Tujuh hari ia berpuasa dan berbaring di tanah. Namun
akhirnya anak itu tetap mati! (ayat 18). Semua ini gara-gara ulahnya.

Hati Daud pasti dihantui rasa bersalah. Uniknya, setelah kematian
anaknya, ia kembali mau makan dan melanjutkan hidup seperti biasa (ayat
20). Daud tak membiarkan diri dikuasai rasa bersalah. Ia sadar, jika
suatu hal tak bisa lagi diubah, kita harus menerima kenyataan,
seberapapun pahitnya. Berdamai dengan diri sendiri, berbenah diri, dan
melanjutkan hidup ke depan. Itu lebih sehat ketimbang terjebak di masa
lalu.

 

Adakah rasa bersalah yang masih menghantui hidup Anda? Seringkah Anda
berkata, "Seandainya aku melakukan ini, itu pasti tak akan terjadi"?

Berhentilah hidup dalam penyesalan. Tuhan telah mengampuni kesalahan
Anda. Jadi Anda pun harus mengampuni diri sendiri -JTI

 

                RASA BERSALAH YANG TIDAK DISELESAIKAN

                      BAGAI RACUN YANG MEMATIKAN

 

 

     2 Samuel 12:13-24

 

13  Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa

     kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah

     menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.

14  Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah

     sangat menista TUHAN, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan

     mati."

15. Kemudian pergilah Natan ke rumahnya. Dan TUHAN menulahi

     anak yang dilahirkan bekas isteri Uria bagi Daud, sehingga sakit.

16  Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia

     berpuasa dengan tekun dan apabila ia masuk ke dalam,

     semalam-malaman itu ia berbaring di tanah.

17  Maka datanglah kepadanya para tua-tua yang di rumahnya untuk

     meminta ia bangun dari lantai, tetapi ia tidak mau; juga ia tidak

     makan bersama-sama dengan mereka.

18  Pada hari yang ketujuh matilah anak itu. Dan pegawai-pegawai

     Daud takut memberitahukan kepadanya, bahwa anak itu sudah mati.

     Sebab mereka berkata: "Ketika anak itu masih hidup, kita telah

     berbicara kepadanya, tetapi ia tidak menghiraukan perkataan kita.

     Bagaimana kita dapat mengatakan kepadanya: anak itu sudah mati?

     Jangan-jangan ia mencelakakan diri!"

19  Ketika Daud melihat, bahwa pegawai-pegawainya

     berbisik-bisik, mengertilah ia, bahwa anak itu sudah mati. Lalu

     Daud bertanya kepada pegawai-pegawainya: "Sudah matikah anak

     itu?" Jawab mereka: "Sudah."

20  Lalu Daud bangun dari lantai, ia mandi dan berurap dan

     bertukar pakaian; ia masuk ke dalam rumah TUHAN dan sujud

     menyembah. Sesudah itu pulanglah ia ke rumahnya, dan atas

     permintaannya dihidangkan kepadanya roti, lalu ia makan.

21  Berkatalah pegawai-pegawainya kepadanya: "Apakah artinya hal

     yang kauperbuat ini? Oleh karena anak yang masih hidup itu,

     engkau berpuasa dan menangis, tetapi sesudah anak itu mati,

     engkau bangun dan makan!"

22  Jawabnya: "Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis,

     karena pikirku: siapa tahu TUHAN mengasihani aku, sehingga anak

     itu tetap hidup.

23  Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa?

     Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi

     kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku."

24  Kemudian Daud menghibur hati Batsyeba, isterinya; ia

     menghampiri perempuan itu dan tidur dengan dia, dan perempuan itu

     melahirkan seorang anak laki-laki, lalu Daud memberi nama Salomo

     kepada anak itu. TUHAN mengasihi anak ini

 

 

 

 

Femmy Patty

Seksi Operasional Kas

Bank Indonesia Ambon

Telp. 0911-352762 (1029)

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

<<image001.jpg>>

Kirim email ke