Salam, Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Jumat, 5 September 2008
Ayat SH: 1Tawarikh 29:21-30
Judul: "Happy Ending"
"Happy ending" adalah istilah yang digunakan bagi cerita yang
diakhiri dengan kebahagiaan tokoh-tokohnya. Kisah dalam buku
dongeng anak-anak, biasanya ditutup dengan kalimat "Dan mereka
hidup bahagia selamanya".
Hidup Daud pun memiliki happy ending. Ia wafat dalam ukuran
kesuksesan orang timur: wafat saat usia tua, kaya dan penuh
kemuliaan, anaknya pun telah meraih kesuksesan (ayat 28). Ya,
Salomo telah dilantik menjadi raja menggantikan dia (ayat 22-25).
Daud, raja sekaligus prajurit sejati, telah digantikan oleh
Salomo, raja yang akan terkenal karena hikmatnya. Bukan tidak
mungkin bahwa semua itu berkaitan dengan karya, hikmat,
kesalehan, dan doa ayahnya (1Taw. 29:19). Memang ada raja lain di
Israel yang lebih makmur dan lebih lama memerintah daripada Daud,
tetapi tidak ada raja yang lebih saleh dari dia. Kita tahu
bagaimana dia dihubungkan dengan Mesias: salah satu gelar Yesus
adalah Anak Daud.
Bagi Israel sendiri, kematian Daud pasti meninggalkan kekosongan
besar. Mungkin orang pada zaman itu akan bertanya-tanya, apakah
kebijakan, karya, dan keberhasilan Daud akan dapat dilanjutkan
oleh penerusnya. Kalau dilihat dari perspektif politik luar
negeri, Daud adalah raja besar yang telah membangun Israel
menjadi bangsa yang berpengaruh dan disegani bangsa-bangsa di
sekitarnya. Dari segi kehidupan beriman, Daud telah berhasil
menegakkan ulang dasar-dasar iman orang Israel. Meski demikian,
kita tidak dapat melupakan saat-saat kejatuhan Daud. Ia juga
pernah berdosa, tetapi ia tidak tinggal dalam dosanya. Ia
bertobat dan berbalik kepada Tuhan.
Apa yang kita ingin diingat orang ketika kita pergi meninggalkan
dunia? Keberhasilan atau kegagalan kita? Apakah perjalanan iman
yang telah kita lalui bisa menjadi contoh bagi orang-orang yang
kita tinggalkan? Kiranya bukan sekadar "happy ending" yang kita
inginkan terjadi di akhir hidup kita, melainkan hidup yang telah
selesai melakukan rancangan-rancangan Allah bagi dan melalui
kita.
1Tawarikh 29:21-30
21 Keesokan harinya mereka mempersembahkan korban sembelihan
dan korban bakaran kepada TUHAN, yakni seribu ekor lembu, seribu
ekor domba jantan dan seribu ekor domba muda, dengan
korban-korban curahannya dan sangat banyak korban sembelihan demi
seluruh Israel.
22 Lalu mereka makan dan minum pada hari itu di hadapan TUHAN
dengan sukacita yang besar, kemudian menyatakan untuk kedua
kalinya Salomo, anak Daud, sebagai raja dan mengurapi dia bagi
TUHAN sebagai raja dan Zadok sebagai imam.
23. Kemudian duduklah Salomo sebagai raja menggantikan Daud,
ayahnya, di atas takhta yang ditetapkan TUHAN; ia mendapat
kemujuran, sehingga setiap orang Israel mendengarkan
perkataannya.
24 Lalu semua pemimpin dan pahlawan, juga semua anak raja Daud
mengakui kekuasaan raja Salomo.
25 TUHAN membuat Salomo luar biasa besar di mata seluruh orang
Israel dan mengaruniakan kepadanya keagungan kerajaan seperti
tidak pernah ada pada semua raja sebelum dia yang memerintah atas
Israel.
26 Demikianlah Daud bin Isai telah memerintah atas seluruh
Israel.
27 Ia memerintah atas orang Israel selama empat puluh tahun; di
Hebron ia memerintah tujuh tahun dan di Yerusalem ia memerintah
tiga puluh tiga tahun.
28 Kemudian matilah ia pada waktu telah putih rambutnya, lanjut
umurnya, penuh kekayaan dan kemuliaan, kemudian naik rajalah
Salomo, anaknya, menggantikan dia.
29 Sesungguhnya, riwayat raja Daud dari awal sampai akhir
tertulis dalam riwayat Samuel, pelihat itu, dan dalam riwayat
nabi Natan, dan dalam riwayat Gad, pelihat itu,
30 beserta segala hidupnya sebagai raja dan kepahlawanannya
dan keadaan zaman yang dialaminya dan dialami Israel dan segala
kerajaan di negeri-negeri lain.
Femmy Patty
Kantor Bank Indonesia Ambon
Jl. Raya Pattimura No7
Tlp. (0911)-352762 Ext.1029
Fax. (0911)-356517
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
