+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Senin, 15 September 2008
Ayat SH: Ezra 3:1-13
Judul: "Menjadi Mezbah Hidup"
Membangun kembali mezbah bagi Tuhan merupakan langkah utama bagi
bangsa Yahudi pascapembuangan. Sebab bagi mereka puncak ibadah
umat adalah mempersembahkan kurban bagi Tuhan. Kurban bakaran
adalah kurban yang seluruhnya dibakar, yang mengibaratkan
totalitas pemberian. Dalam satu hari ada dua kurban bakaran anak
domba yang dipersembahkan, satu pagi dan satu lagi sore (Kel.
29:38-42). Kemudian ada pula persembahan yang lain seperti
persembahan sukarela yang dibawa setiap saat dan kurban untuk
pesta-pesta suci. Bahkan dalam ayat 4 dinyatakan bahwa mereka
juga mengadakan hari raya Pondok Daun. Semua itu dilakukan dengan
pengucapan syukur dan sukacita yang besar. Selain itu kita dapat
melihat sikap umat yang luar biasa saat dasar Bait Suci
diletakkan. Seluruh umat bersorak sorai dengan suara nyaring,
memuji-muji Tuhan dengan penuh haru dan kegembiraan yang besar.
Persembahan yang berupa kurban tidak lagi terjadi di dalam gereja
kini. Maka di dalam gereja tidak ada lagi mezbah kurban karena
dosa. Meski demikian, kita telah menjadi bait Allah yang hidup
karena Tuhan kita, Yesus Kristus telah mempersembahkan hidup-Nya
sebagai kurban penebusan yang tuntas ganti diri kita. Mezbah
kurban syukur masa kini adalah respons syukur dan terima kasih
kita kepada Dia, yang telah mengurbankan diri-Nya bagi kita.
Respons syukur itu kita nyatakan dalam segenap hidup kita, yaitu
dalam keseharian kita.
Kiranya perenungan hari ini mengingatkan kita agar bersedia menjadi
mezbah bagi Tuhan. Artinya, dengan tulus dan sukarela
mempersembahkan tubuh dan hidup kita bagi kemuliaan Tuhan.
Ingatlah bahwa Tuhan Yesus telah memulihkan kita dalam hubungan
damai dengan Tuhan. Sudah selayaknya bila kita mensyukuri karya
Allah yang besar itu. Bersorak sorai, bahkan dengan mencucurkan
air mata, memuji-muji Tuhan. "Sebab Ia baik, bahwa untuk
selama-lamanya kasih setia-Nya!"
Ezra 3:1-13
1. Ketika tiba bulan yang ketujuh, setelah orang Israel menetap
di kota-kotanya, maka serentak berkumpullah seluruh rakyat di
Yerusalem.
2 Maka mulailah Yesua bin Yozadak beserta saudara-saudaranya,
para imam itu, dan Zerubabel bin Sealtiel beserta
saudara-saudaranya membangun mezbah Allah Israel untuk
mempersembahkan korban bakaran di atasnya, sesuai dengan yang ada
tertulis dalam kitab Taurat Musa, abdi Allah.
3 Mereka mendirikan mezbah itu di tempatnya semula, sungguhpun
mereka ketakutan terhadap penduduk negeri, lalu mereka
mempersembahkan di atasnya korban bakaran kepada TUHAN, korban
bakaran waktu pagi dan waktu petang.
4 Mereka juga mengadakan hari raya Pondok Daun, sesuai dengan
yang ada tertulis, dan mempersembahkan korban bakaran hari demi
hari menurut jumlah yang sesuai dengan peraturan, yakni setiap
hari menurut yang ditetapkan untuk hari itu.
5 Dan sejak itu diadakanlah korban bakaran yang tetap, juga
korban bakaran pada bulan baru dan pada setiap hari raya yang
kudus bagi TUHAN, dan setiap kali orang mempersembahkan
persembahan sukarela kepada TUHAN.
6 Sejak hari pertama bulan yang ketujuh mereka mulai
mempersembahkan korban bakaran kepada TUHAN, namun dasar bait
suci TUHAN belum juga diletakkan.
7 Lalu mereka memberikan uang kepada tukang batu dan tukang
kayu, sedang kepada orang Sidon dan Tirus makanan dan minuman dan
minyak, supaya orang-orang itu membawa kayu aras dari Libanon
sampai ke laut dekat Yafo, seperti yang telah diizinkan kepada
mereka oleh Koresh, raja negeri Persia.
8. Pada tahun yang kedua sesudah mereka sampai ke rumah Allah
di Yerusalem, dalam bulan yang kedua, maka Zerubabel bin Sealtiel
dan Yesua bin Yozadak beserta saudara-saudara mereka yang lain,
yakni para imam dan orang-orang Lewi, dan semua orang yang pulang
ke Yerusalem dari tempat tawanan memulai pekerjaan itu. Mereka
menugaskan orang-orang Lewi yang berumur dua puluh tahun ke atas
untuk mengawasi pekerjaan membangun rumah TUHAN.
9 Lalu Yesua serta anak-anak dan saudara-saudaranya dan Kadmiel
serta anak-anaknya, orang-orang Yehuda bersama-sama bertindak
mengawasi orang-orang yang melakukan pekerjaan membangun rumah
Allah. Demikian juga bani Henadad, anak-anak dan saudara-saudara
mereka, orang-orang Lewi itu.
10 Pada waktu dasar bait suci TUHAN diletakkan oleh
tukang-tukang bangunan, maka tampillah para imam dengan memakai
pakaian jabatan dan membawa nafiri, dan orang-orang Lewi, bani
Asaf, dengan membawa ceracap, untuk memuji-muji TUHAN, menurut
petunjuk Daud, raja Israel.
11 Secara berbalas-balasan mereka menyanyikan bagi TUHAN
nyanyian pujian dan syukur: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk
selama-lamanya kasih setia-Nya kepada Israel!" Dan seluruh umat
bersorak-sorai dengan nyaring sambil memuji-muji TUHAN, oleh
karena dasar rumah TUHAN telah diletakkan.
12 Tetapi banyak di antara para imam, orang-orang Lewi dan
kepala-kepala kaum keluarga, orang tua-tua yang pernah melihat
rumah yang dahulu, menangis dengan suara nyaring, ketika
perletakan dasar rumah ini dilakukan di depan mata mereka, sedang
banyak orang bersorak-sorai dengan suara nyaring karena
kegirangan.
13 Orang tidak dapat lagi membedakan mana bunyi sorak-sorai
kegirangan dan mana bunyi tangis rakyat, karena rakyat
bersorak-sorai dengan suara yang nyaring, sehingga bunyinya
kedengaran sampai jauh.
Salam,
Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
