+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                              Santapan Harian
        Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Tanggal: Kamis, 25 September 2008
Ayat SH: Hagai 2:11-20

Judul: "Berkat"

Apakah Anda pernah merasakan teguran Tuhan? Bangsa Israel pernah.
    Nabi Hagai melanjutkan pesan Tuhan.

Pesan pertama yang disampaikan Hagai adalah agar umat Tuhan
    memprioritaskan pekerjaan Tuhan. Sebelumnya Israel telah
    mengesampingkan pembangunan rumah bagi Tuhan dan mendahulukan
    rumah mereka sendiri. Lalu Tuhan menghukum mereka dengan
    kegagalan panen (ayat 17-18). Tuhan ingin mengajar mereka bahwa
    ada hubungan antara mengesampingkan Tuhan dengan masa-masa sulit.

Upaya Tuhan mendisiplin umat-Nya memang bukan hal menyenangkan, meski
    merupakan berkat. Ibr. 12:1-11 berkata bahwa tindakan Tuhan
    mendisiplin umat-Nya merupakan tanda kasih-Nya. Artinya mereka
    yang tidak mengalami tindakan disiplin itu, sesungguhnya tidak
    dapat menganggap dirinya sebagai anak-anak Tuhan (Ibr. 12:8).
    Kadang-kadang tindakan Allah mendisiplin kita berakar langsung
    dari dosa kita, bagai tindakan kasih seorang ayah yang mengajar
    anaknya agar tidak lagi berdosa. Di saat lain, tindakan Allah
    mendisiplin kita tak berkaitan dengan dosa, melainkan upaya
    mendidik kita ke arah kematangan rohani.

Pesan ketiga yang disampaikan Hagai memperlihatkan bahwa umat Tuhan
    bukan hanya harus mendahulukan Allah, melainkan juga melakukannya
    dengan hati yang murni dan tulus. Tuhan berjanji bahwa bila
    Israel membangun kembali Bait Tuhan, maka mereka akan menikmati
    berkat Tuhan melalui panen yang berlimpah (ayat 19-20).

Ketaatan mendatangkan berkat. Namun bukan berarti bahwa hidup yang
    tanpa berkat menandakan ketidaktaatan. Banyak orang yang
    memprioritaskan Kerajaan Allah, tetapi mengalami banyak
    pencobaan. Untuk itu kita perlu memiliki perspektif yang benar.
    Berkat bukan berarti Tuhan membebaskan kita dari masalah, tetapi
    adanya jaminan kehadiran-Nya di tengah masalah yang kita hadapi.
    Karena itu marilah kita memohon berkat-berkat-Nya dalam segala
    sesuatu yang kita lakukan dengan kebergantungan penuh pada-Nya.


    Hagai  2:11-20

10. (2-11) Pada tanggal dua puluh empat bulan yang kesembilan,
    pada tahun yang kedua zaman Darius, datanglah firman TUHAN kepada
    nabi Hagai, bunyinya:
11  (2-12) "Beginilah firman TUHAN semesta alam itu: Tanyakanlah
    pengajaran kepada para imam.
12  (2-13) Andaikata seseorang membawa daging kudus dalam punca
    bajunya, lalu dengan puncanya itu ia menyentuh roti atau sesuatu
    masakan atau anggur atau minyak atau sesuatu yang dapat dimakan,
    menjadi kuduskah yang disentuh itu?" Lalu para imam itu menjawab,
    katanya: "Tidak!"
13  (2-14) Berkatalah pula Hagai: "Jika seseorang yang najis
    oleh mayat menyentuh semuanya ini, menjadi najiskah yang disentuh
    itu?" Lalu para imam itu menjawab, katanya: "Tentu!"
14  (2-15) Maka berbicaralah Hagai, katanya: "Begitu juga dengan
    umat ini dan dengan bangsa ini di hadapan-Ku, demikianlah firman
    TUHAN, dan dengan segala yang dibuat tangan mereka; dan yang
    dipersembahkan mereka di sana adalah najis."
15  (2-16) "Maka sekarang, perhatikanlah mulai dari hari ini dan
    selanjutnya! Sebelum ditaruh orang batu demi batu untuk
    pembangunan bait TUHAN,
16  (2-17) bagaimana keadaanmu? Ketika orang pergi melihat suatu
    timbunan gandum yang seharusnya sebanyak dua puluh gantang, hanya
    ada sepuluh; dan ketika orang pergi ke tempat pemerasan anggur
    untuk mencedok lima puluh takar, hanya ada dua puluh.
17  (2-18) Aku telah memukul kamu dengan hama dan penyakit
    gandum dan segala yang dibuat tanganmu dengan hujan batu; namun
    kamu tidak berbalik kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN.
18  (2-19) Perhatikanlah mulai dari hari ini dan
    selanjutnya--mulai dari hari yang kedua puluh empat bulan
    kesembilan. Mulai dari hari diletakkannya dasar bait TUHAN
    perhatikanlah
19  (2-20) apakah benih masih tinggal tersimpan dalam lumbung,
    dan apakah pohon anggur dan pohon ara, pohon delima dan pohon
    zaitun belum berbuah? Mulai dari hari ini Aku akan memberi
    berkat!"
20. (2-21) Maka datanglah firman TUHAN untuk kedua kalinya
    kepada Hagai pada tanggal dua puluh empat bulan itu, bunyinya:

 

Salam,

Sonny Tutuarima

DSM-PPAd

021-2310108 ext 4921

Hijaukan Bumi Kita

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

<<image001.jpg>>

Kirim email ke