+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Selasa, 7 Oktober 2008
Ayat SH: Yehezkiel 8:1-18
Judul: Kenajisan di Rumah Tuhan
Pasal 8-11 dipersatukan oleh penglihatan akan kemuliaan Tuhan yang
bergerak meninggalkan bait Allah di Yerusalem. Sosok serupa
laki-laki yang dilihat Yehezkiel (ayat 2, band. Yeh. 1:26-28)
adalah juga Roh yang membawa dirinya kembali ke bait Allah di
Yerusalem agar dapat melihat apa yang terjadi di balik tembok
kokoh rumah Tuhan tersebut. Inti penglihatan sudah dinyatakan
sejak awal, yaitu "berhala cemburuan, yang menimbulkan cemburu"
Tuhan (ayat 3).
Dalam penglihatannya itu, disingkapkanlah kenajisan yang masuk
mengotori rumah Tuhan tersebut. Betapa najisnya tempat itu
diperlihatkan dengan isi maupun kegiatan yang dilakukan di situ.
Ada ukiran berbagai binatang najis dan berhala di bagian dalam
tembok bait Allah (ayat 10) yang sedang disembah oleh 70 tua-tua
Israel (ayat 11). Penyembahan kepada dewa Tamus (ayat 14) dan
dewa Matahari (ayat 16) menambah kekejian ibadah di bait kudus
Tuhan itu.
Yehezkiel memakai tiga kata yang signifikan untuk menyebut bait
Allah. "Tempat kudus" (ayat 6). Ini menunjuk kepada keseluruhan
kompleks bait Allah sebagai tempat yang eksklusif milik TUHAN,
yang telah dinajiskan oleh berbagai ilah palsu dan penyembahan
kepada mereka. "Rumah TUHAN" (ayat 14, 16). Rumah TUHAN bisa
dimengerti sebagai tempat tinggal Allah di bumi ini. Jadi
kehadiran berhala-berhala bagaikan tamu yang tidak diundang
merupakan pelanggaran hak Sang Pemilik rumah. "Bait TUHAN" (ayat
16). Bait secara harfiah adalah istana, tempat raja bertakhta.
Secara khusus "bait TUHAN" menunjuk ke ruangan maha kudus di bait
Allah. Penajisan istana RAJA Israel ini sama saja dengan upaya
pemberontakan.
Paulus berkata, tubuh kita adalah bait Allah yang kudus (1Kor. 3:16;
6:19). Memberi diri kepada ilah lain selain Tuhan adalah sama
dengan melanggar hak-Nya atas hidup kita. Kristus sudah memberi
tubuh-Nya dibinasakan agar tubuh kita kembali kudus dan layak
menerima kehadiran Roh Allah. Jangan biarkan dosa kembali
menajiskan diri kita!
Yehezkiel 8:1-18
1. Pada tahun keenam, dalam bulan yang keenam, pada tanggal
lima bulan itu, waktu aku duduk di rumahku berhadap-hadapan
dengan para tua-tua Yehuda, kekuasaan Tuhan ALLAH meliputi aku di
sana,
2 dan aku menerima penglihatan: Sungguh, ada kelihatan yang
menyerupai seorang laki-laki, dari yang menyerupai pinggangnya
sampai ke bawah kelihatan seperti api dan dari pinggangnya ke
atas kelihatan seperti cahaya, seperti suasa mengkilat.
3 Dia mengulurkan sesuatu yang berbentuk tangan dan
dipegang-Nya jambul kepalaku. Lalu Roh itu mengangkat aku ke
antara langit dan bumi dan membawa aku dalam
penglihatan-penglihatan ilahi ke Yerusalem dekat pintu gerbang
pelataran dalam yang menghadap ke utara, di mana terdapat berhala
cemburuan, yang menimbulkan cemburu itu.
4 Lihat, di sana tampak kemuliaan Allah Israel, seperti
penglihatan yang kulihat di lembah itu.
5 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, lihatlah ke utara!"
Aku melihat ke utara, sungguh, di sebelah utara gerbang mezbah,
dekat jalan masuk, terdapat berhala cemburuan tadi.
6 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, kaulihatkah apa yang
mereka perbuat, yaitu perbuatan-perbuatan kekejian yang
besar-besar, yang dilakukan oleh kaum Israel di sini, sehingga
Aku harus menjauhkan diri dari tempat kudus-Ku? Engkau masih akan
melihat perbuatan-perbuatan kekejian yang lebih besar lagi."
7. Dan dibawa-Nya aku ke pintu pelataran, aku melihat, sungguh,
ada sebuah lobang di dalam temboknya.
8 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, perbesarlah lobang
yang di tembok itu!" Sesudah aku memperbesar lobang itu, lihat,
ada sebuah pintu.
9 Firman-Nya kepadaku: "Masuklah dan lihatlah
perbuatan-perbuatan kekejian yang jahat, yang mereka lakukan di
sini."
10 Lalu aku masuk dan melihat, sungguh, segala gambar-gambar
binatang melata dan binatang-binatang lain yang menjijikkan dan
segala berhala-berhala kaum Israel terukir pada tembok
sekelilingnya.
11 Dan di hadapannya berdiri tujuh puluh orang tua-tua kaum
Israel, dengan Yaazanya bin Safan di tengah-tengah mereka dan
masing-masing memegang bokor ukupannya di tangannya, dan
keharuman dari asap ukupan itu naik ke atas.
12 Firman-Nya kepadaku: "Kaulihatkah, hai anak manusia, apa
yang dilakukan oleh tua-tua kaum Israel di dalam kegelapan,
masing-masing di dalam kamar tempat ukiran-ukiran mereka? Sebab
mereka berkata: TUHAN tidak melihat kita; TUHAN sudah
meninggalkan tanah ini."
13. Ditambahkan-Nya lagi: "Engkau masih akan melihat
perbuatan-perbuatan kekejian yang lebih besar lagi yang mereka
lakukan."
14 Lalu dibawa-Nya aku dekat pintu gerbang rumah TUHAN yang di
sebelah utara, sungguh, di sana ada perempuan-perempuan yang
menangisi dewa Tamus.
15 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, kaulihatkah apa yang
mereka perbuat? Engkau masih akan melihat perbuatan-perbuatan
kekejian yang lebih besar lagi dari pada ini."
16 Kemudian dibawa-Nya aku ke pelataran dalam rumah TUHAN;
sungguh, dekat jalan masuk ke bait TUHAN, di antara balai Bait
Suci dan mezbah ada kira-kira dua puluh lima orang laki-laki,
yang membelakangi bait TUHAN dan menghadap ke sebelah timur
sambil sujud pada matahari di sebelah timur.
17 Lalu firman-Nya kepadaku: "Kaulihatkah itu, hai anak
manusia? Perkara kecilkah itu bagi kaum Yehuda untuk melakukan
perbuatan-perbuatan kekejian yang mereka lakukan di sini, bahwa
mereka memenuhi tanah ini dengan kekerasan dan dengan itu terus
menyakiti hati-Ku? Sungguh, mereka berkelakuan tak senonoh di
hadapan-Ku.
18 Oleh karena itu Aku akan membalas di dalam kemurkaan-Ku. Aku
tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan. Dan
kalaupun mereka berseru-seru kepada-Ku dengan suara yang nyaring,
Aku tidak akan mendengarkan mereka."
Salam,
Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
