+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Kamis, 9 Oktober 2008
Ayat SH: Yehezkiel 10:1-22
Judul: "Kemuliaan Tuhan Pergi"
Pada intinya penglihatan di pasal 10 senada dengan pasal 9 hanya dari
perspektif dan tekanan yang berbeda. Fokus diberikan pada
berpindahnya kemuliaan Tuhan dari ruang maha kudus ke ambang
pintu bait Allah (ayat 4) dan dari ambang pintu bait Allah ke
pintu gerbang sebelah timur kompleks rumah Tuhan (ayat 18-19).
Gerakan ini secara simbolis menyatakan Tuhan sudah meninggalkan
takhta-Nya atas Israel. Dia menyerahkan tempat kediaman-Nya di
bumi ini yang sudah dinajiskan oleh berbagai dosa keji untuk
dihancurkan.
Sebagian dari perikop ini (ayat 9-17) dipakai untuk menjelaskan
gambaran kemuliaan Allah yang ternyata serupa, dengan beberapa
perbedaan dalam hal detail, dengan yang telah Yehezkiel lihat di
pasal 1. Kali ini empat makhluk yang ia lihat dulu, sekarang
dikenali sebagai kerub-kerub (ayat 15, 20-22).
Penghukuman itu sendiri kali ini digambarkan mengambil bentuk
pembakaran kota Yerusalem memakai bara api kudus yang berasal
dari tengah-tengah kerub itu (ayat 2). Keenam pria yang menjadi
agen pengeksekusi penghukuman di pasal 9 tidak muncul lagi,
tetapi pria ketujuh, yang berkain lenan muncul kembali. Hanya
kalau di pasal 9 pria tersebut menjadi agen penyelamat semua
orang yang memiliki tanda milik Allah, kini ia menjadi agen
pelaksana hukuman Tuhan (ayat 6-7).
Yerusalem yang terhukum itu tampaknya tidak beda dengan Sodom dan
Gomora yang dimusnahkan oleh api dan belerang yang turun dari
langit (Kej. 19). Jelas sekali kita melihat bahwa keadilan Allah
ditegakkan. Tidak ada hak istimewa bagi umat Tuhan kalau mereka
menyia-nyiakan anugerah dengan hidup dalam keberdosaan. Di
hadapan Allah yang kudus, kenajisan mereka serupa dengan
kenajisan bangsa-bangsa yang tidak mengenal Tuhan.
Apa yang terjadi pada umat Tuhan masa lalu, terulang sepanjang
sejarah, dan akan terulang lagi di masa kini. Pembersihan rumah
Tuhan sedang berlangsung lewat berbagai penganiayaan dan godaan
dari ajaran-ajaran sesat. Tuhan tahu siapa milik-Nya!
Yehezkiel 10:1-22
1. Lalu aku melihat, sungguh, di atas cakrawala yang di atas
kepala kerub tampak di atas mereka sesuatu yang menyerupai
takhta, yang seperti permata lazurit kelihatannya.
2 Maka Ia berkata kepada orang yang berpakaian lenan itu:
"Masuklah ke bawah kerub dari antara roda-rodanya dan penuhilah
rangkup tanganmu dengan bara api dari tengah-tengah kerub itu dan
hamburkan ke atas kota itu." Lalu aku melihat dia masuk.
3 Kerub-kerub itu berdiri di sebelah selatan Bait Suci, waktu
orang itu masuk ke tengah-tengah roda-rodanya; dan segumpal awan
memenuhi pelataran dalam.
4 Dalam pada itu kemuliaan TUHAN naik dari atas kerub dan
pergi ke atas ambang pintu Bait Suci, dan Bait Suci ini dipenuhi
oleh awan itu dan pelatarannya penuh dengan sinar kemuliaan
TUHAN.
5 Suara sayap kerub itu terdengar sampai pelataran luar seperti
suara ALLAH Yang Mahakuasa, kalau Ia berfirman.
6 Ia memerintahkan kepada orang yang berpakaian lenan itu:
"Ambillah api dari tengah-tengah roda-rodanya, dari tengah-tengah
kerub itu!" Maka yang berpakaian lenan ini pergi berdiri di
samping salah satu dari roda-roda itu.
7 Lalu seorang kerub itu mengulurkan tangannya dari tengah
kerub-kerub ke api yang ada di tengah-tengah mereka, diambilnya
sedikit dan ditaruhnya di dalam tangan orang yang berpakaian
lenan. Orang ini menerimanya dan pergi.
8. Pada kerub-kerub itu tampak yang menyerupai tangan manusia di
bawah sayap mereka.
9 Aku melihat, sungguh, di samping kerub-kerub itu terdapat
empat roda, satu roda di samping seorang kerub, dan roda-roda ini
kelihatannya seperti kilauan permata pirus.
10 Kelihatannya keempatnya adalah serupa, seolah-olah roda yang
satu di tengah-tengah yang lain.
11 Kalau mereka berjalan mereka dapat menuju keempat jurusan
tanpa berbalik kalau berjalan; karena tempat mana yang dituju
oleh yang di muka, ke situlah pergi yang lain-lain, tanpa
berbalik kalau berjalan.
12 Seluruh badan mereka, punggungnya, tangannya, sayapnya, dan
roda-rodanya penuh dengan mata sekelilingnya, ya, roda-roda
mereka berempat juga.
13 Aku dengar bahwa roda-rodanya disebut "puting beliung".
14 Masing-masing mempunyai empat muka: muka yang pertama ialah
muka kerub, yang kedua ialah muka manusia, yang ketiga ialah muka
singa dan yang keempat ialah muka rajawali.
15 Kerub-kerub itu naik ke atas. Itulah makhluk-makhluk hidup
yang dahulu kulihat di tepi sungai Kebar.
16 Kalau kerub-kerub itu berjalan, roda-roda itu juga berjalan
di samping mereka; kalau kerub-kerub itu mengangkat sayapnya
untuk terbang dari tanah, roda-roda itu tidak bergerak dari
samping mereka.
17 Kalau kerub-kerub itu berhenti, roda-roda itu berhenti,
kalau kerub-kerub itu naik ke atas, roda-roda itu sama-sama naik
dengan mereka; sebab roh makhluk-makhluk hidup itu ialah di dalam
roda-roda itu.
18 Lalu kemuliaan TUHAN pergi dari ambang pintu Bait Suci dan
hinggap di atas kerub-kerub.
19 Dan kerub-kerub itu mengangkat sayap mereka, dan waktu
mereka pergi, aku lihat, mereka naik dari tanah dan roda-rodanya
bersama-sama dengan mereka. Lalu mereka berhenti dekat pintu
gerbang rumah TUHAN yang di sebelah timur, sedang kemuliaan Allah
Israel berada di atas mereka.
20 Itulah makhluk-makhluk hidup yang dahulu kulihat di bawah
Allah Israel di tepi sungai Kebar. Dan aku mengerti, bahwa mereka
adalah kerub-kerub.
21 Masing-masing mempunyai empat muka dan bagi masing-masing
ada empat sayap dan di bawah sayap mereka ada yang berbentuk
tangan manusia.
22 Kelihatannya muka mereka adalah serupa dengan muka yang
kulihat di tepi sungai Kebar. Masing-masing berjalan lurus ke
mukanya.
Salam,
Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
