+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Senin, 20 Oktober 2008
Ayat SH: Yehezkiel 16:59-63
Judul: "Kasih Melampaui Murka"
Apa kesan Anda tentang sifat Tuhan saat membaca pesan-Nya terhadap
Yehuda, Samaria (Israel), dan Sodom? Tuhan yang bagaimanakah yang
terlihat dari nubuat-nubuat Yehezkiel ini?
Sebenarnya sementara dosa ketiga saudari itu dipaparkan, Tuhan sudah
menjanjikan pemulihan kepada mereka (ayat 53-55). Baik
penghukuman dahsyat yang sedang dan akan dialami Yerusalem,
maupun janji pemulihan yang segera terwujud setelah penghukuman
tersebut, bukan menunjukkan ketidakkonsistenan Tuhan. Sebaliknya,
Tuhan adalah Allah yang setia. Setia terhadap kebenaran. Oleh
karena itu ketidakbenaran harus dihukum. Tuhan juga setia kepada
ikatan perjanjian yang Ia sudah adakan dengan umat-Nya. Dalam
perjanjian Sinai, berkat dan kutuk merupakan konsekuensi yang
harus diterima umat tatkala mereka taat atau memberontak.
Ketidaktaatan mereka menuai kutuk penghukuman. Namun perjanjian
itu juga bersifat kekal, maka Tuhan tidak akan melepas umat-Nya
dan membinasakan mereka. Penghukuman yang berlaku hanya
sementara. Setelah masa penghukuman selesai, mereka akan
dipulihkan dan diterima lagi sebagai umat kesayangan Allah.
Sekali lagi, sikap Tuhan bertujuan mendidik umat agar mengenal
diri-Nya dan karakter-Nya yang tidak berubah (ayat 62) sehingga
mereka menjadi sadar dan merasa malu atas perilaku mereka yang
tidak terpuji (ayat 63).
Penghukuman Allah betapapun dahsyatnya harus kita lihat sebagai
bentuk kasih sayang-Nya kepada umat-Nya. Penghukuman itu lahir
dari karakter-Nya yang mulia. Seperti seorang bapak mendisiplin
dan memukul anak-anaknya, demi kebaikan dan masa depan mereka
yang cerah. Oleh karena itu jangan melihat apalagi menafsir
penghukuman Allah sebagai tindakan balas dendam atau karena Dia
jahat. Kalau Allah tidak menyayangkan umat-Nya, mungkin jauh-jauh
hari Ia sudah memusnahkan mereka dan tidak memulihkan kembali.
Yehezkiel 16:59-63
59 Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku akan melakukan
kepadamu seperti engkau lakukan, yaitu engkau memandang ringan
kepada sumpah dengan mengingkari perjanjian.
60. Tetapi Aku akan mengingat perjanjian-Ku dengan engkau pada
masa mudamu dan Aku akan meneguhkan bagimu perjanjian yang kekal.
61 Barulah engkau teringat kepada kelakuanmu dan engkau merasa
malu, pada waktu Aku mengambil kakak-kakakmu, baik yang tertua
maupun yang termuda, dan memberikan mereka kepadamu menjadi
anakmu, tetapi bukan berdasarkan engkau memegang perjanjian.
62 Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan engkau, dan engkau
akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN,
63 dan dengan itu engkau akan teringat-ingat yang dulu dan
merasa malu, sehingga mulutmu terkatup sama sekali karena nodamu,
waktu Aku mengadakan pendamaian bagimu karena segala perbuatanmu,
demikianlah firman Tuhan ALLAH."
Salam,
Sonny Tutuarima
DSM-PPAd
021-2310108 ext 4921
Hijaukan Bumi Kita
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.jpg>>
