> 
> 
> SUATU SAAT DALAM TAXI
> 
> "Jika kita melakukan sesuatu, lakukanlah semuanya
> seperti kita melakukan
> untuk Tuhan".
> 
> Hari-hari terakhir pekerjaan kantor sangat melelahkan.
> Tidak ada waktu untuk
> 'memanjakan' diri sendiri. Bahkan saat akan
> beristirahat pun, segala masalah
> dan tugas dalam pekerjaan selalu menghantui pikiran. Terus
> terang saya sudah
> malas dengan segala keinginan boss-ku. Nyaris setiap hari
> aku pulang larut
> malam. Pergi pagi pulang malam.
> 
> Dari Senin sampai Sabtu. Dan segala pekerjaanku tidak
> pernah di hargai
> olehnya. Jadi aku pikir "masa bodoh dengan segala
> pekerjaan
 kantor. Aku
> sudah cape. Terserah deh, nanti jadinya apa. Gua kaga
> peduli".
> 
> Jadi Sabtu kemarin aku habis kan waktu dengan tidur
> seharian. Membaca buku,
> menonton televisi, dengar kaset. Laptop yang tegeletak di
> atas meja tidak
> aku sentuh sedikit pun. "Masa bodoh" pikirku.
> 
> Sendok suapan terakhir telah masuk ke dalam perut. Wah,
> kenyang juga.
> Kubenahi segala dokumen yang di butuhkan dan segera keluar
> kantor mencari
> taxi. Sudah 5 menit aku menunggu, akhirnya taxi yang
> kutunggu datang juga.
> 
> "Daerah kota pak" Seruku pada supir taxi.
> 
> "Kotanya di mana pak?", dia menimpali.
> 
> "Wah, namanya apa yah?" aku sendiri tidak begitu
> ingat. "Nanti saya tunjukkan
> jalannya kalau sudah sampai di sana "
> 
> "Baik Pak". Suasana hening.
> 
> Tidak beberapa lama pak supir
 berkata, "Tadi orang
> yang pakai taxi ini
> sebelum Bapak, naik dari Taman Anggrek".
> 
> Dekat amat pikirku. Kantorku ada di daerah Citraland.
> 
> "Kok mau sih pak?" ucapku.
> 
> "Wah tidak baik menolak rejeki. Kalau Tuhan sudah
> kasih berkat, masa kita
> tolak", ujarnya dengan logat batak yang masih terasa.
> "Kalo supir lain sih
> pasti nolak. Kalau saya, ngak masalah, dekat atau jauh toh
> berkat dari
> Tuhan."
> 
> "Wah, berfilsafat dia.", pikirku.
> 
> "Tapi sebenarnya untung juga sih kalau nariknya deket.
> Tadi saja saya di
> kasih uang 10.000. padahal argonya ngak sampe 5 rebu. Saya
> senang juga.Tapi
> sebenernya saya ngak tega kalo mesti nolak. Dia kan pasti
> mau buru-buru.
> Bagaimana rasanya, sesudah duduk, eh malah saya tolak.
> Sakit hati kan".
> 
> "Iya juga yah",
 pikirku.
> 
> Suasana hening kembali. Kuperhatikan wajahnya dari kaca
> mobil. Keliahatannya
> ceria, tidak seperti sopir-sopir taxi yang lain.Yang
> rata-rata wajahnya
> cemberut.
> 
> "Bapak sudah lama jadi sopir taxi", Tanyaku
> memecah keheningan.
> 
> "Baru empat tahun Pak."
> 
> "Sebelumnya kerja di mana?"
> 
> "Dulu saya kerja di perhotelan."
> 
> "Kerja di bagian apa Pak?"
> 
> "Manager operasional"
> 
> Hah? Tidak salah dengar? Manager? ngak mungkin ah..
> 
> "Anak buahnya banyak pak?", tanyaku sedikit
> menyelidik.
> 
> "Ada sekitar 100 orang". "Terus, koq
> sekarang malah jadi sopir taxi"
> 
> "Wah, panjang ceritanya Pak."
> 
> "Oh.", gumanku dan tidak bertanya lebih lanjut,
> kelihatannya ada kenangan
> pahit yang dia alami.
> 
>
 "Biasalah pak korban kena sikut", ujarnya
> meneruskan, "Padahal dia teman baik
> saya. Tidak menyangka dia akan berbuat seperti itu. Tapi
> buat saya itu ngak
> masalah. Saya percaya Tuhan pasti akan tetap pelihara saya.
> Buktinya saya
> langsung bisa dapat pekerjaan lagi. Walaupun tidak sehebat
> seperti dahulu.
> Yah, sudah cukup lah, untuk kebutuhan sehari-hari".
> 
> "Kenapa Bapak tidak mencoba melamar di hotel
> lain?"
> 
> "Nama saya sudah rusak Pak."
> 
> "Pasti karena di fitnah oleh teman baiknya itu",
> pikirku.
> 
> Kuperhatikan lagi wajahnya. Tetap ceria seperti tadi. Tidak
> nampakterbeban.
> 
> "Lebih enak jadi sopir atau kerja seperti dulu
> Pak?", tanyaku.
> 
> "Wah, enak atau enggak tergantung hati kita Pak.
> Pokoknya kita mesti sadar,
> bahwa apa yang kita punya saat ini, Tuhan
 yang memberi.
> Mengucap syukur
> senantiasa. Sukacita bukan datang dari luar, tapi dari
> dalam diri kita. Jadi
> kalau di tanya lebih enak mana, dulu atau sekarang,
> jawabannya yah:
> dua-duanya. Mau jadi apa aja ngak masalah, yang penting ada
> rasa syukur,
> pasti sukacita itu datang dengan sendirinya."
> 
> Wah, jadi malu aku. Aku yang sejak kecil di didik dalam
> keluarga percaya,
> masih mengeluh kan pekerjaan yang saya terima. Padahal
> kalau dibandingkan
> dengan sopir taxi, pekerjaan saya jauh lebih enak. Dengan
> penghasilan yang
> lebih tinggi tentunya. Tapi, dasar ! Nggak ada ucapan
> syukurnya. Aku jadi
> teringat akan nasehat yang mengatakan "Jika kita
> melakukan
> sesuatu,lakukanlah segala sesuatu seperti kita melakukan
> untuk Tuhan".
> 
> Hmmm, hari ini aku di sadarkan kan oleh seorang supir
 taxi.
> Hari ini aku di
> kuatkan kembali untuk selalu bersyukur dalam segala hal.
> Anak-Ku, Aku tahu
> bahwa kadang kala begitu menggoda untuk menyerah dalam
> kehidupan.Kadang kala
> sulit menemukan alasan untuk terus berusaha. Apa yang
> membuatmu merasa
> seperti menerima lekalahan? Sekolah? Nilai? Kawan-kawan?
> Orang-tua? Uang?
> Perang? Dengarlah, Aku ingin kamu mempercayai-Ku dalam hal
> ini.
> 
> Meskipun keadaan hidup tampak kacau dari luar, tetapi jika
> kamu percaya
> kepada-Ku, ada hal-hal yang tak terlihat terjadi di dalam
> dirimu. Setiap
> hari, Aku membuka sesuatu yang baru dan menggairahkan. Masa
> depanmu akan
> lebih mengherankan dari apa pun yang dapat kamu bayangkan.
> Percayalah
> kepada-Ku, tidak akan sia-sia kamu bertahan karena ada hari
> depan yang indah
> menunggumu.
> 
> Oleh
 karena itu, bertahanlah dengan gigih.Janganlah
> menyerah! Aku mempunyai
> sejumlah kejutan nyata bagimu. Apa gunanya seseorang
> memperoleh seluruh
> dunia tetapi kehilangan nyawanya? Apakah yang dapat
> diberikannya sebagai
> ganti nyawanya?(Mat 16:26)
> 
> Bapa Engkau Sungguh baik,
> Kasih Mu melimpah dihidup ku
> Bapa ku berterimakasih,
> BerkatMu hari ini
> yang Kau sediakan bagi ku
> 
> Ku naikkan syukur ku
> Buat hari yang Kau beri
> Tak habis - habisnya,
> Kasih dan rahmatMu
> Selalu baru dan tak pernah
> Terlambat pertolonganMu
> Besar setiaMu disepanjang hidup ku..
> 
> 
>  
> ----------------
> Never miss a thing.  Make Yahoo your homepage.
> <http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http://www.yahoo.com/r/hs>
> 
> 
> ~ C a r p e  d i e m ~ 
> 
>
 'P.a.n.e.k.u.k.s.a.n.u.r. acct: 3691091382'
> 'BCA KCP PS Tanah Abang'
> 'Atas Nama: Irma Wirawaty dan Francisca Istiati'
> 
> Friendster: [EMAIL PROTECTED] ~
> http://www.panekuksanur.com ~
> Attachments :
> http://groups.yahoo.com/group/panekuksanur/files/ 
> or mailto:[EMAIL PROTECTED]
> * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
> 
> * Post message: [EMAIL PROTECTED]              *
> * Subscribe:    [EMAIL PROTECTED]    *
> * Unsubscribe:  [EMAIL PROTECTED]  *
> * Daily digest: [EMAIL PROTECTED]       *
> * No mail/cuti: [EMAIL PROTECTED]       *
> * Reactivate:   [EMAIL PROTECTED]       *
> * List owner:   [EMAIL PROTECTED]        *
> * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
 * * * * *
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 

      





      

Kirim email ke