Bogor, 15 Juni 2009

*Bogor Jadi Tuan Rumah Konferensi Pengembangan Linux BlankOn Pertama
di Dunia*

Para pengembang, pengguna, dan pendukung Linux BlankOn dari berbagai
kota di Indonesia akan berkumpul di Bogor, 20-21 Juni 2009, dalam
acara Konferensi BlankOn 2009. Komunitas Linux Bogor yang diwakili
KPLI Bogor dan Himakom Universitas Pakuan Bogor bertindak sebagai tuan
rumah acara besar yang baru pertama kali diadakan di dunia ini. Nara
sumber konferensi ini adalah para pengembang BlankOn yang berasal dari
berbagai kota dengan berbagai latar belakang mulai dari pelajar SMA,
guru sekolah, programmer, desain grafis, administrator jaringan
komputer dan profesional IT lainnya, penulis IT, aktivis LSM, dan
pengusaha bidang IT di Indonesia.

Acara ini diinisiasi oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI)
dengan dukungan dari Komunitas Pengembang BlankOn, Komunitas Pengguna
Linux Indonesia, Bogor (KPLI Bogor) serta Himpunan Mahasiswa Ilmu
Komputer Universitas Pakuan, Bogor (Himakom Unpak).

Konferensi yang diselenggarakan selama 2 hari ini akan diisi oleh
berbagai presentasi, diskusi panel, serta sesi tutorial yang
harapannya dapat memberikan pengertian kepada khalayak tentang
bagaimana proses membuat, mengembangkan, serta memelihara suatu
distribusi Linux. Pada sesi keynote, ada Adrianus Yoza Aprilio,
seorang pelajar dari SMAK Kolese Santo Yusup, Malang, yang akan
berbicara tentang perlunya partisipasi pelajar pada pengembangan Linux
BlankOn. Yoza adalah bagian dari Tim Rilis Linux BlankOn. Akhmat
Safrudin, salah seorang pengembang aktif dari Yayasan Air Putih juga
akan berbicara mengenai pengembangan BlankOn lebih mendalam. Rusmanto
dari InfoLinux akan berbicara mengenai model pendanaan dan model
bisnis distro Linux. Kita akan belajar, dari distro Linux yang bebas
diperoleh, dapat juga diperoleh keuntungan finansial.

Pada sesi presentasi, Imron Fauzi dari Yayasan Air Putih akan
menjabarkan tentang pemanfaatan teknologi assistive pada BlankOn Linux
untuk membantu tuna netra dan buta huruf. Selanjutnya ada M. Hansen
Tanjung, berbicara mengenai high availability server dengan BlankOn.
M. Hansen Tanjung atau lebih dikenal dengan sebutan mht merupakan
pengembang BlankOn dari Tim Bug dan Tester. Lalu Andika Triwidada yang
menjadi hostmaster Tim Infrastruktur BlankOn akan memaparkan pelajaran
yang dipetik dari hosting server pengembangan distro.

Berlanjut ke sesi diskusi panel yang terbagi ke dalam dua jalur. Kedua
jalur tersebut akan berjalan paralel, sehingga peserta konferensi
dapat memilih topik mana yang akan diikuti. Hal ini dilakukan karena
ada banyak sesi diskusi panel yang akan dibahas. Proyek Srimubil,
Mobile BlankOn, yang akan membahas mengenai implementasi BlankOn pada
perangkat-perangkat bergerak seperti PDA, telepon genggam,
dimoderatori oleh Mohammad Anwari, seorang putra Indonesia yang
berkarir di salah satu produsen telepon genggam ternama di Finlandia.
Juga ada diskusi mengenai pemasaran BlankOn, yang berbicara tentang
bagaimana kita bisa menjual BlankOn kepada pihak-pihak yang
membutuhkan dukungan FOSS. Sesi diskusi ini akan diisi oleh Saatul
Ihsan. Sesi lainnya, kesenian dan artwork pada BlankOn yang akan diisi
oleh Ali Kusnadi, seorang desainer grafis yang hasil karyanya selalu
tercantum pada setiap rilis. Sedangkan untuk sesi diskusi tentang
pelatihan tim infrastruktur, akan diisi oleh Andy Apdhani dari Tim
Pengembang BlankOn.

Pada sesi tutorial, Farhan Perdana dari NTB akan mengisi sesi
pembuatan boot menu dan usplash BlankOn. Sedangkan sesi pengenalan dan
pembuatan GDM BlankOn akan diisi oleh Muhidin, seorang guru sekolah
yang juga aktif sebagai Tim Pengembang BlankOn. Lalu sesi pengenalan
paket Debian yang akan diisi oleh Putu Wiramaswara, pelajar SMA dari
Klungkung Bali.

*Tujuan Utama BlanKonf*

► Menjadi ajang temu pengembang, pemasar, dan pengguna BlankOn.
► Membahas fitur BlankOn selanjutnya yang akan dirilis bulan November
2009.
► Memamerkan fitur yang sedang dikerjakan.

*Tentang BlankOn*

BlankOn adalah distro Linux yang berisi sistem operasi dan berbagai
program komputer untuk kebutuhan sehari-hari seperti office, pengolah
grafis, internet, dan multimedia. BlankOn dikembangkan oleh Yayasan
Penggerak Linux Indonesia (YPLI) secara terbuka dan gotong-royong
bersama komunitas Linux lainnya di Indonesia. BlankOn 5.0 yang
berbasis distro Linux Ubuntu 9.04 ini dikembangkan YPLI bersama
komunitas Ubuntu Indonesia.
YPLI adalah organisasi nonprofit yang bergerak dalam pengembangan
software dan sumber daya manusia di bidang Linux, Free Software, dan
Open Source Software (FOSS) di Indonesia. Pengembangan BlankOn ini
disponsori oleh badan dunia PBB di bidang pendidikan, ilmu
pengetahuan, dan kebudayaan UNESCO (United Nations Educational,
Scientific and Cultural Organization), Yayasan Air Putih dengan
bantuan Hivos, dan beberapa lembaga lain di Indonesia.

*Tentang BlanKonf*

BlanKonf adalah konferensi tahunan yang diadakan pengembang, pengguna,
dan pemasar sistem operasi BlankOn. Konferensi ini meliputi penyajian
presentasi dan kegiatan teknis seputar pengembangan BlankOn.

Presentasi mencakup pengembangan yang sedang dilakukan Tim BlankOn,
visi BlankOn masa depan, dan kisah sukses penggunaan BlankOn. Penyaji
presentasi beragam mulai dari kalangan pengembang hingga pemerintahan
dan perusahaan.

Selain itu, pihak-pihak yang berminat memengaruhi perkembangan BlankOn
juga dapat memanfaatkan konferensi ini untuk menyampaikan hal-hal yang
ingin diimplementasikan dalam proyek BlankOn.

Informasi lebih lanjut tentang BlanKonf 2009 dapat dilihat di
http://konf.blankonlinux.or.id.

*Kontak*
Arif Syamsudin: 0815 1080 9944
Ruth Marya: 0251 95 085 20


Kirim email ke