Sejak kemarin dan hari ini di terminal bis Blok M pengawas terminal mengumumkan penurunan tarif bis dari Rp 2.500 jadi Rp 2.000. Kemudian dibuka juga posko pengaduan tarif jika ada bis kota yang membandel.
Pagi ini, tak seperti biasanya kondektur Bis Kota 921 Kp Melayu-Blok M yang biasanya sesampai di terminal memanggil-manggil penumpang justru menutup pintu belakang dan bilang "mau pulang...mau pulang...". Sebelumnya HPnya berbunyi dan dapat kabar dari temannya bahwa rekan2nya sudah pada "nongkrong". Baru kali ini saya lihat kondektur bermain HP.... Kelihatannya Bis-bis kota (minimal 921) jika tidak "pulang" akan mogok masal. Menurut teman saya memang terminal Blok M lebih sepi dari biasanya. Ini akibat sikap pemerintah yang memaksakan penurunan hingga Rp 500 karena premium turun sebesar Rp 1.500 padahal biaya lain masih merangkak naik. Mungkin pemerintah bisa menurunkan Premium jadi Rp 3.500/liter sehingga pengusaha angkutan umum rela menurunkan tarifnya sebesar Rp 500 rupiah. Pemerintah juga harus memperbaiki nilai rupiah dengan memback-upnya dengan emas / perak sehingga rupiah tidak terpuruk akibat ulah spekulan valas. Jika perlu pemerintah menaikan PPN Valas sebesar 10% agar aksi spekulasi valas bisa diredam. === Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 Informasi selengkapnya ada di: http://syiarislam.wordpress.com http://www.media-islam.or.id Warnai pesan status dengan Emoticon. Sekarang bisa dengan Yahoo! Messenger baru http://id.messenger.yahoo.com
