Pertamina Gunakan Teknologi In Line blending dan Automatic Batch Blending di 
LOBP Gresik

 

Jakarta, Saturday, January 31 2009 (16:30) 

Teknologi In Line blending dan Automatic Batch Blending merupakan teknologi 
paling modern sekaligus yang pertama kali digunakan di Asia Tenggara. Dengan 
teknologi ini, bahan baku pelumas sejak diturunkan dari kapal sampai menjadi 
produk siap pakai, diproses dengan cara serba otomatis. Dalam proses produksi 
ini nantinya akan sangat sedikit dibutuhkan prosedur manual. Sebagian besar 
proses dikendalikan dari control room (ruangan computer yang mengendalikan 
kerja mesin di tempat produksi).

Direktur Utama Petamina, Ari H Sumarno mengatakan, "Pengembangan bisnis pelumas 
kelas dunia yang memiliki fasilitas handal, fleksibel, dan efisien ini, sejalan 
dengan cita-cita Pertamina untuk menjadi perusahaan minyak dan gas nasional 
kelas dunia." 

Proses blending dan pengisian secara otomatis dapat menghasilkan mutu produk 
yang memenuhi spesifikasi pada middle range dengan konsistensi mutu yang 
unggul. Dengan teknologi serba otomatis tersebut, volume pengisian juga lebih 
akurat dan jenis produk dapat terekam secara otomatis. Disamping itu, teknologi 
ini juga memiliki keunggulan dalam hal kecepatan produksi yang tinggi. 

PT Pertamina (Persero) telah menyelesaikan proyek pembangunan LOBP (Lube Oil 
Blending Plant) di Unit Produksi Pelumas Pertamina Gresik ini sejak 1 November 
2008 lalu. Kapasitas Unit Produksi Pelumas Gresik ini adalah 130.000 kl/tahun 
untuk normal operation. Dengan demikian dapat memenuhi kurang lebih 40% dari 
produksi pelumas Pertamina. 

Selain memenuhi kebutuhan pasar pelumas domestik khususnya di wilayah Kawasan 
Timur Indonesia. Pembangunan Unit Produksi Pelumas Gresik  ini juga mendukung 
ekspansi pasar Pertamina ke Asia Pasifik. Saat ini Pertamina telah 
mengembangkan pasar pelumasnya di Pakistan dan Dubai. Ke depan, Pertamina 
berencana memperluas ekspansi pangsa pasar pelumas sampai ke Australia. 

LOBP yang tergabung dalam Unit Produksi Pelumas Gresik ini diresmikan oleh 
Menteri ESDM di LOBP Unit Produksi Pelumas Gresik, 31 Januari 2009. 


Data Teknis Unit Produksi Pelumas Gresik :

*       Waktu pelaksanaan pembangunan, dimulai pada tanggal 26 April 2007 dan 
selesai pada tanggal 1 Nopember 2008. 
*       Fasilitas LOBP Gresik adalah : 

- Kapasitas produksi  sebesar 65.000 KL/1 shift/tahun, atau 130.000 kl/tahun 
operasi normal.
- Proses blending dilakukan secara otomatis dengan sistem In Line Blending 
(ILB) dan Automatic Batch
  Blending (ABB).
- Kapasitas timbun : 

1.     Raw material (Base Oil dan Aditive) sebesar 14.000 KL. 

2.     Finish Produk sebesar  1.800 KL. 

- Fasilitas Pengisian produk (otomasi).

1.     Botol Plastik Lithos, 4 jalur, sebesar 165.600 boxes/1 shift/bulan atau 
3.382 KL/ 1 shift/ bulan. 

2.     Drum 209 liter, 4 jalur, sebesar 24.600 drum/1 shift/bulan atau 5.150    
KL/ 1 shift/ bulan. 

 

*       Proses blending dan pengisian secara otomatis dapat menghasilkan: 

1.     Mutu produk yang selalu memeuhi spesifikasi pada middle range dengan 
konsistensi mutu yang  unggul. 

2.     Volume pengisian yang akurat. 

3.     Fleksibilitas pelaksanaan produksi yang dapat mengakomodir kebutuhan 
pasar 

4.     Jejak telusur data produksi dan jenis produk yang terekam secara 
otomasi. 

5.     Akurasi pengukuran yang baik menghilangkan rework dan menekan losses, 
operasi efisien 

6.     Kecepatan produksi yang tinggi. 

Written by DIVISI KOMUNIKASI 

 

 

From: [email protected] 
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Kombes.Com
Sent: 03 Februari 2009 10:02
To: ekonomi-nasional
Subject: [ekonomi-nasional] OTT: Gathering Member Bandung

 


Permisi, numpang Iklan Event Kombes.Com

Informasi Gathering Member Kombes.Com Bandung
Info lengkap @Groups All About Bandung
Klik : http://kombes.com/group_discussion_view.php?group_id=44&grouptopic_id=98

Jika belum terdaftar sebagai member Kombes.Com silakan sign up di : 
http://www.kombes.com

Terima kasih MR. Moderator

Hormat Kami
The Indonesian Social Network
http://www.kombes.com

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke