Karena Jakarta adalah ibukota segala-galanya (politik, ekonomi, kebudayaan, dsb) dan 80-90% uang yang ada beredar di Jakarta, maka seluruh rakyat Indonesia berbondong2 datang ke Jakarta.
Tahun 1970-an penduduk Jakarta hanya sekitar 3 juta. Jalan2 masih lengang. Sekarang sudah 10 juta. Ditambah dengan warga Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Depok yang jumlahnya 10 juta juga dan sebagian bekerja di Jakarta, maka wilayah metropolitan Jabodetabek jadi 20 juta. Macet, asap kendaraan, tanah resapan yang berubah jadi aspal dan gedung akhirnya akan mengakibatkan Jakarta jadi kota mati. Oleh karena itu saya menulis agar ibukota dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan Tengah. Lihat argumennya di: www.infoindonesia.wordpress.com === Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 Informasi selengkapnya ada di: http://www.media-islam.or.id Ingin belajar Islam? Kirim email ke: [email protected] --- Pada Sen, 16/2/09, jamila lestyowati <[email protected]> menulis: Dari: jamila lestyowati <[email protected]> Topik: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje! Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 16 Februari, 2009, 8:13 PM kalo saya..pernah 3 tahun di jakarta....biasa dengan macet... pas pindah ke daerah.. gak ada macet..awalnya aneh....tapi lama lama enakkk bgt... eh ..pas ada bbrp tugas ke jkt.....bbrp hr aja tugasnya.... .keluar deh statementnya. ..'ogah dah kalo harus ke jkt lagi'.....gak tahannnnn macetnya.... --- On Mon, 2/16/09, wondo wondo dwija siswanta <wondo_...@yahoo. com> wrote: From: wondo wondo dwija siswanta <wondo_...@yahoo. com> Subject: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje! To: ekonomi-nasional@ yahoogroups. com Date: Monday, February 16, 2009, 6:26 PM Hidup cuma sekali ya kita nikmati sajalah..... ... Macet memang bikin kita stres tapi kalau kita enjoy aja dan kalau bisa kita nikmati sajalah..... ... Tinggal di jakarta identik dengan macet, tapi begitu kita pindah ke daerah justru kita kangen dengan macet, Kami alami juga sebelumnya saya tinggal di jakarta, terus pindah ke palembang kurang lebih 6 tahun, kami merasakan ada sesuatu yang hilang, kami kangen dengan macet dan gak betah tinggal di tempat yang cenderung sepi.... Akhirnya kami pindah lagi dan menyenangkan kok ......... Intinya kita nikmati aja, dan harus preepart masalah waktu....... .. --- Pada Ming, 15/2/09, jamila lestyowati <jee...@yahoo. com> menulis: Dari: jamila lestyowati <jee...@yahoo. com> Topik: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje! Kepada: ekonomi-nasional@ yahoogroups. com Tanggal: Minggu, 15 Februari, 2009, 9:32 PM saya emang bukan di jakarta...tapi saya bisa merasakan gmn rasanya kena macet berjam2... ya, perlu aturan kepemilikan mobil pribadi yg jelas di republik ini... so, ada usulan..?? gmn kalo yg punya mobil lebih dari 2, disuruh nyumbangin saah satunya ke saya yg blm ada mobil?? --- On Sun, 2/15/09, Farhan Al Azhar <farhan_uai@ yahoo. com> wrote: From: Farhan Al Azhar <farhan_uai@ yahoo. com> Subject: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje! To: fs...@yahoogroups. com Cc: Forum_LingkarPena@ yahoogroups. com, hmi-...@yahoogroups .com Date: Sunday, February 15, 2009, 5:40 AM Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje! Mohon maaf sebelumnya, bukannya ingin menggeneralisir orang kaya secara umum, bukan juga iri melihat mereka yang kaya dengan berbagai macam kemudahan, bahkan... terlebih lagi bukan juga penganut faham komunis sosialisme dengan jargon sama rata sama rasa, tapi hanya sedikit berbagi dan mengingatkan bahwa ALLAH telah menurunkan ayatnya yang sungguh indah di surat Ali Imran yang artinya: Katakanlah: "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ali Imron: 26) Ya...! untuk kesekian kalinya, saya disuguhkan 'tontonan' yang membuat saya makin membenci orang kaya (bahasa betawinya: eneg). Setelah setiap hari saya menyaksikan kesombongannya lewat mobil-mobil mewah yang berseliweran di jalanan ibukota dan membuat kemacetan yang semakin parah. Dan yang makin membuat parah lagi adalah mereka sendirian di mobil itu. Hggghhh.... emang... hak mereka siy untuk suka-suka bawa mobil pribadinya masing-masing. Tapi entah mereka mikir jauh ke depan atau cuma mentingin dirinya sendiri saja. Bayangkan! satu keluarga kaya memiliki 4 mobil mewah dan masing-masing anggota keluarganya pergi dengan satu mobil. Bayangkan kalau semua orang kaya di Jakarta gitu semua! entah kemacetan seperti apa yang akan ditimbulkan. ... (selanjutnya klik http://farizal- alboncelli. blogspot.. com/) [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] Wajib militer di Indonesia? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id..answers. yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ [Non-text portions of this message have been removed]
