Saya tidak bilang SBI dan ORI itu sama mas Agung. Makanya nama dan penerbitnya 
saya pisah dgn garis miring untuk membedakan:
==
> Untuk mengontrol uang beredar, sering BI/Pemerintah
> menerbitkan SBI (Sertifikat Bank Indonesia) atau ORI
> (Obligasi RI) yang ujung2nya memberi bunga (ada rate BI
> untuk SBI sekitar 7-10%/tahun).
==

Tapi intinya keduanya sama2 tidak untuk hal yang produktif DAN PROFIT 
(menguntungkan). Swasta AS yang profit oriented saja bisa rugi dan dibail-out, 
apalagi BI dan pemerintah...:) Cuma kan BI bisa mencetak uang (yang bisa 
kontrol siapa?)

Dengan pengembalian pokok pinjaman+bunga, maka kalau yang dipinjam Rp 100 
trilyun, total pengembalian bisa Rp 110 trilyun. Uang bertambah rp 10 trilyun. 
Kalau dulu tahun 1980-an saya jajan somay rp 500 sudah kenyang makan sepiring. 
Sekarang minimal Rp 5.000.

Ingat teori supply vs demand. Makin besar supplynya maka nilainya makin jatuh. 
Itulah kenapa kalau tahun 2004 kita naik bis masih Rp 1000, sekarang 5 tahun 
kemudian naik 2x lipat jadi Rp 2.000. Begitu pula harga sembako, dsb. Jumlah 
rupiah yang terus bertambah melebihi kebutuhan akhirnya mengakibatkan inflasi.

Coba lihat contoh besar bunga ORI dan SBI
==
detik Finance: Barometer Bisnis Anda | Bunga ORI 004 Dipatok 9,5%
20 Feb 2008 ... Jakarta - Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri 004 akan 
ditawarkan mulai 25 Februari sampai 6 Maret 2008. Kupon bunga dipatok 9,5 
persen ...
Sebelumnya pencapaian lelang dari ORI 001 tahun 2006 sebesar Rp 3,28 triliun, 
ORI 002 tahun 2007 sebesar 6,23 triliun dan ORI 003 tahun 2007 sebesar Rp 9,40 
triliun.
www.detikfinance.com/read/2008/02/20/095411/896846/5/bunga-ori-004-dipatok-95
==

Suku Bunga - Bank Sentral Republik Indonesia
SUKU BUNGA SERTIFIKAT BANK INDONESIA. Grafik Timeseries. Jangka Waktu, Suku 
Bunga. 1 Bulan, 8.71 %. Dikeluarkan Tanggal : 2/18/2009 ...
www.bi.go.id/web/id/Moneter/Suku+Bunga
===

Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id
Ingin belajar Islam?
Kirim email ke: [email protected]


--- Pada Sen, 23/2/09, Agung Bayu Purwoko <[email protected]> menulis:

> Dari: Agung Bayu Purwoko <[email protected]>
> Topik: Re: [ekonomi-nasional] Uang yang beredar
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Senin, 23 Februari, 2009, 9:05 PM
> Koreksi pak Nizami, jangan disamakan
> antara SBI dan ORI.
> SBI itu instrumen moneter, untuk mengatur jumlah uang
> beredar. Sementara ORI itu instrumen pembiayaan pemerintah.
> Jadi kalo SBI itu untuk mengatur stabilitas moneter dan itu
> tidak memiliki hubungan langsung dengan sektor riil,
> sementara ORI untuk membiayai kebutuhan belanja pemerintah
> yang tidak dicukupi oleh penerimaan pajak dan ORI jelas
> memiliki hubungan langsung dengan sektor riil.
> 
> Kalo berbicara mengenai inflasi dan nilai tukar, hal ini
> terkait dengan struktur ekonomi dan perilaku konsumsi negara
> kita, bukan behavior kebijakan moneter atau fiskal. Selama
> ekspor kita masih terkait dengan berbasis bahan baku impor
> dan konsumsi barang impor masih tinggi, maka nilai tukar
> akan sangat berpengaruh kepada pembentukan inflasi. 
> 
> 
> Sent from my CurveBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> 
> -----Original Message-----
> From: A Nizami <[email protected]>
> 
> Date: Tue, 24 Feb 2009 12:47:17 
> To: <[email protected]>
> Subject: Re: [ekonomi-nasional] Uang yang beredar
> 
> 
> 
> Untuk mengontrol uang beredar, sering BI/Pemerintah
> menerbitkan SBI (Sertifikat Bank Indonesia) atau ORI
> (Obligasi RI) yang ujung2nya memberi bunga (ada rate BI
> untuk SBI sekitar 7-10%/tahun).
> 
> Nah karena umumnya uang yang disedot via SBI/ORI itu jarang
> dipakai  untuk hal yang produktif dan menghasilkan
> profit/keuntungan, maka dicetaklah lebih banyak urang untuk
> membayar pokok pinjaman+bunga.
> 
> Tak heran hasilnya adalah inflasi dan turunnya nilai mata
> uang rupiah dari tahun ke tahun (coba bandingkan dgn nilai
> emas).
> 
> Apalagi dengan rencana kenaikan gaji PNS dsb, dipastikan
> akan lebih banyak uang rupiah dicetak.
> 
> Sebagai contoh November lalu kurus 1 dinar emas terhadap
> rupiah sekitar Rp 1,2 juta. Sekarang sekitar Rp 1,6 juta
> (lihat di www.wakalanusantara.com)
> 
> ===
> Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
> ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
> Informasi selengkapnya ada di:
> http://www.media-islam.or.id

> Ingin belajar Islam?
> Kirim email ke: [email protected]
> 
> 
> --- Pada Sen, 23/2/09, Agung Bayu Purwoko <[email protected]>
> menulis:
> 
> > Dari: Agung Bayu Purwoko <[email protected]>
> > Topik: Re: [ekonomi-nasional] Uang yang beredar
> > Kepada: [email protected]
> > Tanggal: Senin, 23 Februari, 2009, 7:33 PM
> > Pengedaran uang oleh BI gak dikenakan
> > bunga Pak. Bank-bank melakukan pengambilan uang atau
> > penyetoran uang ke BI sesuai kebutuhan. 
> > 
> > Sent from my CurveBerry®
> > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: "Arif Muljadi" <[email protected]>
> > 
> > Date: Mon, 23 Feb 2009 17:24:20 
> > To: <[email protected]>
> > Subject: [ekonomi-nasional] Uang yang beredar
> > 
> > 
> > Salam,
> > 
> > Saya ingin bertanya kepada para ahli ekonomi, mengenai
> uang
> > yang
> > beredar. Pertanyaan ini karena agak rumit untuk
> diungkapkan
> > dalam
> > kalimat yang singkat (tidak berarti persoalannya itu
> > sendiri rumit),
> > maka akan saya tanyakan secara bertahap, di samping
> untuk
> > menghindari
> > sebanyak mungkin kesalahpahaman.
> > Setelah uang dicetak, lalu dikirim ke BI, oleh BI uang
> ini
> > diedarkan.
> > Pengedaran uang oleh BI ini bukankah selalu disertai
> > bunga?
> > 
> > Demikian pertanyaan pertama saya. Terima kasih
> sebelumnya.
> > 
> > Arif
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> > 
> > 
> > 
> > ------------------------------------
> > 
> > Ingin bergabung ke milis ekonomi-nasional?
> > Kirim email ke [email protected]
> > http://capresindonesia.wordpress.com

> > http://infoindonesia.wordpress.comYahoo!

> > Groups Links
> > 
> > 
> >     mailto:[email protected]
> > 
> > 
> > 
> 
> 
>       Lebih bergaul dan terhubung dengan
> lebih baik. Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger
> sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> ------------------------------------
> 
> Ingin bergabung ke milis ekonomi-nasional?
> Kirim email ke [email protected]
> http://capresindonesia.wordpress.com
> http://infoindonesia.wordpress.comYahoo!
> Groups Links
> 
> 
>     mailto:[email protected]
> 
> 
> 


      Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke