Intinya adalah Serakah (Greed). Itu jugalah yang membuat Krisis Global saat ini.

Coba tonton film "Wall Street", Oliver Stone.. Serakah itu baik, katanya...:)
Tak heran jika gaji Gubernur BI bisa mencapai Rp 200 juta/bulan jauh di atas 
gaji presiden yang "hanya" rp 32 juta.

==

http://classicfilms.suite101.com/article.cfm/wall_street_the_movie

Michael Douglas's famous speech on greed, delivered at a stockholders meeting 
for fictional Teldar Paper in the movie Wall Street, is one of the most famous 
in motion picture history...
"The point is, ladies and gentleman, that greed, for lack of a
better word, is good. Greed is right, greed works. Greed clarifies,
cuts through, and captures the essence of the evolutionary spirit..."
===

Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490

ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900

Informasi selengkapnya ada di:

http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam?

Kirim email ke: [email protected]

--- Pada Rab, 25/2/09, Irwansyah Irwansyah <[email protected]> menulis:

Dari: Irwansyah Irwansyah <[email protected]>
Topik: Re: [ekonomi-nasional] Re: Dinar Emas: Solusi Mengatasi Pemiskinan  
Massal - Uang yang beredar
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 25 Februari, 2009, 11:03 PM











    
            Hmm...saya bukan ahli investasi. Tapi setahu saya investasi bisa

dikategorikan menjadi investasi yang resikonya rendah, menengah, dan

tinggi. Investasi emas termasuk yang resikonya rendah tapi

keuntungannya juga rendah kalo istilah para ahli low risk low return,

high risk high return.



Logikanya, kenapa banyak orang lebih suka investasi di reksadana atau

saham atau pasar uang daripada investasi di emas? Apakah mereka tidak

bijak, kurang bijak, atau jauh lebih bijak?



2009/2/26 Arif Muljadi <mari...@yahoo. com>:

> Cara memerangi inflasi adalah sangat mudah untuk dikatakan, tapi

> mungkin sangat susah untuk dilakukan. Caranya adalah dengan membuat

> produk melimpah!

>

> Walaupun sistem ekonomi yang menggunakan uang penuh (seperti uang

> emas, perak, dsb.), juga bisa mengalami inflasi, yakni ketika

> barangnya langka, tapi bagaimanapun juga ada karakteristik sistem

> ekonomi uang penuh yang berbeda mencolok dari sistem uang tanda

> (seperti uang kertas). Seperti telah digambarkan oleh pak Nizami, dulu

> semangkok bakso berharga Rp 500, sekarang Rp 7000. Mungkinkah harga

> bakso bisa lagi menjadi Rp 500 lagi? Pemegang uang kertas, secara

> teratur, kehilangan kekayaannya, karena nilai/harga uang kertas SELALU

> menurun, bahkan di Amerika Serikat sekalipun. Sekarang saya tanya.

> Misal anda masih berumur 30 tahun, katakanlah masih bisa hidup 60

> tahun lagi. Tabungan hari tua anda yang akan dipakai dalam masa

> pensiun, yakni katakanlah 35 tahun ke depan, diinginkan ditanam

> sebagai emas atau uang kertas (USD atau euro sekalipun)? Orang bijak

> pasti memilih emas!

>

> --- In ekonomi-nasional@ yahoogroups. com, Bango Samparan

>

> <bsampa...@. ..> wrote:

>>

>> Lho mas kalau pakai uang emas dan perak, apa tidak bisa terjadi inflasi?

>>

>> Salam hangat

>>

>> B. Samparan

>>

>

> 



-- 

It is not the strongest of the species that survives, nor the most

intelligent that survives. It is the one that is the most adaptable to

change. (Charles Darwin)


 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka 
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke