--- Pada Kam, 26/2/09, Bango Samparan <[email protected]> menulis:
    
>            Saya nonton film itu dua kali mas:-) Nah serakah juga bisa 
> merusak apa yang mas mau dengan dinar dan dirham.

> Sekarang kan mulai ada yang menjual dinar, nah keserakahan- pun bisa 
> menimbulkan masalah di sini. Demikian pula jika ada orang yang 
> berspekulasi atasnya.

Keserakahan bisa terjadi di mana saja mas Bango.
Tapi kalau dengan mata uang dinar emas dan dinar perak anda hanya bisa 
mengeluarkan uang sejumlah emas dan perak yang anda miliki.

Misalnya anda hanya upnya 1000 kg emas, ya 1000 kg mata uang emas itu yang bisa 
anda keluarkan. Anda tidak bisa memanipulasi mata uang emas karena keserakahan 
anda.

Sebaliknya dengan mata uang kertas.
Anda bisa mencetak uang kertas tidak terhingga. Anda bisa mencetak misalnya 
sampai Rp 1000 milyar trilyun lebih. Kalau kertas dan tinta habis beli saja 
pakai uang yang anda cetak. Jadi tidak ada kontrol di sini.


Salam hangat

B. Samparan



--- On Fri, 2/27/09, A Nizami <nizam...@yahoo. com> wrote:



> From: A Nizami <nizam...@yahoo. com>

> Subject: Re: [ekonomi-nasional] Dinar Emas: Solusi Mengatasi Pemiskinan  
> Massal - Uang yang beredar

> To: ekonomi-nasional@ yahoogroups. com

> Date: Friday, February 27, 2009, 10:33 AM

> Intinya adalah Serakah (Greed). Itu jugalah yang membuat

> Krisis Global saat ini.

> 

> Coba tonton film "Wall Street", Oliver Stone..

> Serakah itu baik, katanya...:)

> Tak heran jika gaji Gubernur BI bisa mencapai Rp 200

> juta/bulan jauh di atas gaji presiden yang "hanya"

> rp 32 juta.

> 

> ==

> 

> http://classicfilms .suite101. com/article. cfm/wall_ street_the_ movie

> 

> Michael Douglas's famous speech on greed, delivered at

> a stockholders meeting for fictional Teldar Paper in the

> movie Wall Street, is one of the most famous in motion

> picture history...

> "The point is, ladies and gentleman, that greed, for

> lack of a

> better word, is good. Greed is right, greed works. Greed

> clarifies,

> cuts through, and captures the essence of the evolutionary

> spirit..."

> ===

> 

> Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490

> 

> ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900

> 

> Informasi selengkapnya ada di:

> 

> http://www.media- islam.or. id

> 

> Ingin belajar Islam?

> 

> Kirim email ke: syiar-islam- subscribe@ yahoogroups. com

> 

> --- Pada Rab, 25/2/09, Irwansyah Irwansyah

> <irwans...@gmail. com> menulis:

> 

> Dari: Irwansyah Irwansyah <irwans...@gmail. com>

> Topik: Re: [ekonomi-nasional] Re: Dinar Emas: Solusi

> Mengatasi Pemiskinan  Massal - Uang yang beredar

> Kepada: ekonomi-nasional@ yahoogroups. com

> Tanggal: Rabu, 25 Februari, 2009, 11:03 PM

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

>     

>             Hmm...saya bukan ahli investasi. Tapi setahu

> saya investasi bisa

> 

> dikategorikan menjadi investasi yang resikonya rendah,

> menengah, dan

> 

> tinggi. Investasi emas termasuk yang resikonya rendah tapi

> 

> keuntungannya juga rendah kalo istilah para ahli low risk

> low return,

> 

> high risk high return.

> 

> 

> 

> Logikanya, kenapa banyak orang lebih suka investasi di

> reksadana atau

> 

> saham atau pasar uang daripada investasi di emas? Apakah

> mereka tidak

> 

> bijak, kurang bijak, atau jauh lebih bijak?

> 

> 

> 

> 2009/2/26 Arif Muljadi <mari...@yahoo. com>:

> 

> > Cara memerangi inflasi adalah sangat mudah untuk

> dikatakan, tapi

> 

> > mungkin sangat susah untuk dilakukan. Caranya adalah

> dengan membuat

> 

> > produk melimpah!

> 

> >

> 

> > Walaupun sistem ekonomi yang menggunakan uang penuh

> (seperti uang

> 

> > emas, perak, dsb.), juga bisa mengalami inflasi, yakni

> ketika

> 

> > barangnya langka, tapi bagaimanapun juga ada

> karakteristik sistem

> 

> > ekonomi uang penuh yang berbeda mencolok dari sistem

> uang tanda

> 

> > (seperti uang kertas). Seperti telah digambarkan oleh

> pak Nizami, dulu

> 

> > semangkok bakso berharga Rp 500, sekarang Rp 7000.

> Mungkinkah harga

> 

> > bakso bisa lagi menjadi Rp 500 lagi? Pemegang uang

> kertas, secara

> 

> > teratur, kehilangan kekayaannya, karena nilai/harga

> uang kertas SELALU

> 

> > menurun, bahkan di Amerika Serikat sekalipun. Sekarang

> saya tanya.

> 

> > Misal anda masih berumur 30 tahun, katakanlah masih

> bisa hidup 60

> 

> > tahun lagi. Tabungan hari tua anda yang akan dipakai

> dalam masa

> 

> > pensiun, yakni katakanlah 35 tahun ke depan,

> diinginkan ditanam

> 

> > sebagai emas atau uang kertas (USD atau euro

> sekalipun)? Orang bijak

> 

> > pasti memilih emas!

> 

> >

> 

> > --- In ekonomi-nasional@ yahoogroups. com, Bango

> Samparan

> 

> >


> 

> > <bsampa...@. ..> wrote:

> 

> >>

> 

> >> Lho mas kalau pakai uang emas dan perak, apa tidak

> bisa terjadi inflasi?

> 

> >>

> 

> >> Salam hangat

> 

> >>

> 

> >> B. Samparan

> 

> >>

> 

> >

> 

> > 

> 

> 

> 

> -- 

> 

> It is not the strongest of the species that survives, nor

> the most

> 

> intelligent that survives. It is the one that is the most

> adaptable to

> 

> change. (Charles Darwin)

> 

> 

>  

> 

>       

> 

>     

>     

>       

>        

>       

>       

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

>       

> 

> 

>       

>       

> 

> 

>       Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua

> teman. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda

> sekarang! http://id.messenger .yahoo.com/ invite/

> 

> [Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru. Akhirnya datang juga! 
http://id.messenger.yahoo.com

Kirim email ke