Tidak terasa bulan hijriah sudah memasuki Sya’ban, meninggalkan Rajab dan akan segera menapaki bulan suci Ramadhan 1431 H. Untuk semua umur panjang kita hingga kita meraih kesempatan emas ini patut kita bersyukur atas karuniaNya ini.Walhamdulillah.
Dalamkesempatan berbahagia ini, perkenankan kami hadirkan ke ruang baca Anda saduran karya syair dari aslinya yang berbahasa Arab sebagai tarhib Ramadlan: *Jika engkau memetik sekuntum bunga di sana* *Maka di sini berjaja graha-graha kesturi * *Kumpulkan dan rebutlah…* *Mulia engkau Sya’ban* *Nampak mukamu olehnya..* *Sebagai ganti dari mawar hadiah Rajab yang berlalu* *Sambutlah hadiahnya, penuhilah hingga masa puasa ketika ia diwajibkan* *Rekuhlah suka citanya dan hiruplah sepoi anginnya,* *Lalu ketika Ramadhan mendekat, bersujud dan mendekatlah…* *Teruslah berjuang untuk puasa dengan semangat seorang yang murka,* *Demi meraih ridla ilahnya* *Terjaga kemenanganmu dalam daratan hidayah, dan ketenangan hati sebagai buah susahmu* *Menjulangkan kemauan yang engkau niatkan, hingga sampai pada Dzat yang mengangkatnya…* *dan sama sekali tidak mengecewakanmu* *turun dan engkau telah menata piala manikam di atas mimbar yang sama sekali tidak berubah oleh masa* (Di sadur dari bait syair Ibnu Darij al-Qasthaly dari Diwannya I/40) --------------------------------------------------------- menginginkan dakwah tanpa dibebani maisyah sehari-hari kunjungi: http://cariberkah.cjb.net/
