----- Original Message -----
Sent: Wednesday, March 01, 2006 1:51 PM
Subject: Re: Blind Test 2A3 amp

Alex & para avifans,

Buat usulan. Apa blind test kali ini bisa pakai switch untuk connection dari ampli2 peserta ke speaker?
Dummy load dipasang di dalam box switch tsb.

Pertama, kita2 yg sbg operator bisa tinggal ganti switch, & nggak perlu berdiri jongkok utk connect kable speaker & bongkar pasang dummy load resistor pada pergantian ampli spt di pameran kemarin.

Kedua, menghemat waktu di masa pergantian & para juri2 bisa lebih mengingat karakter ampli sebelumnya.

Ketiga, setelah semuanya selesai & jika para juri ingin mengulang lagi ampli sebelumnya, operator tinggal ganti switch aja dan nggak perlu berdiri jongkok lagi.

Terima kasih atas perhatiannya. Setelah blind test ini, switch box nya bisa disimpan utk acara2 berikutnya.

Erwin

At 01:16 PM 3/1/2006, [EMAIL PROTECTED] wrote:
Rekan-rekan, ada tambahan:
  1. Operator kali ini adalah Bung Erwin Pranoto dan Bung Oggy.
  2. Entry data (score sheet) Arif Munandar serta seorang dari Suara. Petugas nomor 1-2 bisa bertukar posisi.
  3. Juri: Pak Bing Istanto, Pak Harjono, Pak Tjandra Ghozali, Pak Najib (?), serta satu tambahan lagi (usulan Bung AW), dan kalau bisa muka baru... (usulan saya). Usulan yang masuk adalah Tasha (dara manis dari IHEAC), hehehe..
  4. Output level akan di-set sama semua (biar adil) dengan cara menyuntikkan sinewave 1kHz dari CD source, via preamp (???), ke power. Output speaker diukur dengan VACM dalam keadaan speaker terpasang. Setting level di-adjust melalui volume CDP atau preamp dan dicatat operator. Pada saat berlaga, operator akan menyesuaikan level sebagaimana pengukuran.
  5. Karena itu, Panitia sebenarnya sangat memerlukan CDP yang pantas sebagai source reference yang memiliki digital volume indicator. Tetapi karena Music Fidelity A5 tidak berfitur itu, maka tugas ini diharapkan dari preamp. Yang saya tahu adalah AR. Entah Bung AW. Kalau mengandalkan stepping vol/att (bukan digital indicator), musti cari yang fine-steep (di atas 40 step). Convergence SL-1 tempo hari, cuma punya 20 step. Tidak cukup menolong. Koreksi saya.
  6. CD sine wave dan VACM akan saya bawakan. Tetapi dummy load resistor 6-8 ohm 25W perlu pinjaman dari Suara, begitu pula power cord. Mohon konfirmasi Suara. Extension power cord akan saya sediakan, atau bisa juga dari TL.
  7. Speaker, sebagaimana info sebelumnya, Living Voice, 6 ohm, 94dB, floorstanding ported enclosure, d'Applitto WTW.
  8. Speaker cable: alternatifnya WE atau Audience AU1. Interconnect... ? Bung AW akan detilkan lagi semuanya.
  9. Software, masih dibahas... tentu saja dengan mendengarkan saran para juri yth.
Saya kira begitu yang saya, Bung AW, Bung Oggy, dan Bung Adit bicarakan saat sama-sama sigi lokasi beberapa hari lalu. Selengkapnya dari Bung AW.
 
Rgds,
Alex
----- Original Message -----
From: Arif Wicaksono
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, February 28, 2006 5:52 PM
Subject: Blind Test 2A3 amp, was Re: [avifans] my f.....-up 2A3

Ehm...

 
Nampaknya pak Paul bener-bener harus berjuang keras untuk beresin amp 2A3 itu sebelum turun di ajang blind test, karena peserta lain nampak gak main-main. Bahkan produk impor pun datang dengan “persenjataan berat”, bukan dalam keadaan standar lagi.  :-)

 
Sampai dengan saat ini, yang sudah confirm sebagai peserta blind test di markas Rich Audio (ITC Permata hijau) hari Sabtu ini adalah:
Sun Audio SV2A3 (upgraded) milik pak Iwan Ariawan, turun dengan dilengkapi "persenjataan berat", RCA 2A3, dengan dual-stage driver Tungsol 6SN7 round plate black-glass dan rectifier “super” Telefunken RGN1064. Transformers buatan Tamura.
Cary Audio CAD 2A3 SE milik pak Sutrisno, yang baru aja mengkonfirmasikan keikut-sertaannya, datang ke ajang BT dengan perlengkapan Cunningham 2A3, driver Mullard 6SL7 dan tabung rectifier Sovtek 5R4.
Amp 2A3 milik pak Paul Yahya, juga bakal turun dengan "persenjataan berat" didukung Tungsol 2A3 (auto-biased), dual-stage driver Brimar CV1988, rectifier RCA 5U4G, dan mengandalkan OT Lundahl sebagai "meriam".
Amp 2A3 milik bung Alex. Amplifier yg menyandang nama Rich Audio ini datang "fully-loaded" dengan fixed-biased Sovtek 2A3, choke-loaded GE 5687 sebagai driver, double rectifier Mullard 5AR4, plus zener tube 85A2.
Amp 6B4G milik bung Arif Hidayat dari butik Suara Audio, menggunakan RCA 6B4G, dengan driver RCA 6J5 dan input Tungsol 5687. Rectifier mengandalkan pasangan Sovtek 5U4 dan Philips 6X5.
Amp 2A3 milik bung Arif Hidayat dari butik Suara Audio, menggunakan Tungsol 2A3 dan driver GE 5670. Rectifier Sovtek 5U4, dan yang sudah pasti... semua transformer adalah asli buatan Suara Audio sendiri.
Amp 2A3 milik bung A Theng, ahli tabung yang bermarkas di Glodok ini memastikan diri ikut nimbrung. Konfigurasi tabung yang dipergunakan belum pasti, tetapi yang jelas bakal menggunakan driver 6SL7 dengan rectifier 5U4.
Amp 6B4G besutan bung Adit dari gank Tubelover. Saat ini masih dalam proses pembuatan, dilengkapi auto-biased KenRad 6B4G (2A3 versi kaki octal dan filamen 6.3v), single-stage driver WE 417A, dan rectifier Tungsol 5Z3. Sebagai meriam.. digunakan OT bikinan KR.
Amp 2A3 milik saya (dalam proses pembuatan, kalau gak kelar ya gak jadi ikut), pakai Sophia 2A3 mesh-plate (auto-biased), dengan single-stage driver Valvo RE134, dan rectifier Valvo RGN2504. OT mengandalkan Tamura F475.
Jadi total ada 9 peserta... dengan demikian peserta akan dibagi dalam 2 sesi (diundi). Tadinya opa Surjono mau ikut turun.. tapi mengundurkan diri karena gagal mendapatkan RCA 2A3 dan merasa "kurang PD" dengan EH 2A3 yang saat ini terpasang  :-))

 
Alternatif peserta lain ada Rich Audio 2A3 yg pakai driver 6h30 (pernah berjaya di CHEX 2005), atau "copy" Sun Audio 2A3 milik bung Amirul yang pakai tabung 6A3. Bisa juga amp 45 saya dikonversi jadi amp 2A3, pakai driver 5695. Ada yg berminat menyertakan amp 2A3 miliknya? Masih ada sedikit waktu untuk mencari paling tidak tambahan 1 peserta lagi  :-)

 
Salam blind test,
Arif W.-Tubelover


ROETJE JABRIK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Pak Paul.
Jangan ganti pot dulu. Pasang C pada negatif tabung input n driver(kalo filamentnya jadi satu) AC maupun DC. Pasang pada tabung paling ujung dari kabel filament negatif lewat C ke Ground. Cara ini saya pake cukup cespleng. Hum hanya terdengar sayup2 dari jarak 2 cm dari kuping ke speaker.
Wass

Paul Yahya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Pak RJ......(nama panggung ?...)
Pot sudah saya ground.
Saya baru denger memberi C 0.001uF di negative filamen tabung input...kalo boleh tanya..kegunaan apakah ? untuk menfilter ripple di heater filamen..jadi filamen saya kurang bersih.... betulkan pemikiran saya ?
C 0.001uF type cap apa ? elco, mkp, pio ataukah .....

 
Saya juga sd mula duga2 apakah kr pot LPS black...mungkin saya akan coba cari yg merk lain seperti TKD atau Nobel...

 
Thx pak
Paul


 




 
Relax. Yahoo! Mail virus scanning helps detect nasty viruses!

SPONSORED LINKS
Hobby Hobby and craft supply Craft hobby


YAHOO! GROUPS LINKS

 Visit your group "avifans" on the web.
 To unsubscribe from this group, send an email to:
  [EMAIL PROTECTED]
 Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke