----- Original Message ----- From: banuaji To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, February 22, 2007 8:01 AM Subject: Re: [avifans] Kapan Blind Test Speaker???
Kalo menurut saya sih untuk speaker nggak usah blind test, kasian jurinya kalo harus dibikin "blind". juga kalo ditutup spanduk hasilnya jadi kurang optimal di HF-nya. Kalau tidak blind, sukar menahan hawa nafsu, eh mata-hati. Akan makin subjektif. Saya kira mekanismenya kurang-lebih sama dengan yang sudah-sudah saja, tetap tertutup spanduk namun gril speaker dilepas. Tata cara selengkapnya akan saya post beberapa saat lagi. pilih aja juri yg sudah berkerak di dunia high end, shg diharapkan pandangan mata tdk mempengaruhi kuping. Betul. Namun dari pengalaman, tidak gampang meminta kesediaan/waktu para juri demikian. Apalagi kalau sampai 5 orang. Kalau cuma 3 orang sih, mungkin lebih mudah bagi panitia. Acara demikian, dilaksanakan dengan semangat mandiri, panitianya voluntir, tuan rumah keluar biaya, jurinya gak dapat sangu. Sangat berbeda dengan dunia car audio yang lebih glamor dan "berkantong". Maaf. Tetapi IMO, semangat mandiri seperti yang sudah berjalan, baiknya tetap dipertahankan. Saya pribadi support terhadap rekan-rekan, siapa saja yang ingin sesi benchmark, dunia DIY (karena saya berangkat dari sana, dan masih sampai sekarang), asalkan mau "together". Nanti kita akan cek sama-sama apakah "together" selama ini antara media (Avi), kalangan audiophile (lets say IHEAC), dan kalangan DIY, member milis ([EMAIL PROTECTED] dan [EMAIL PROTECTED]) benar-benar terwujud atau timpang? Sori, panjang lebar. Lama nggak di milis. Untuk juri, saya vote untuk tiga nama berikut: 1. Bung TG 2. Bung Bing Istanto or Jacob Aulia 3. Bung Arif Wicaksono juga jangan ada peserta yg jadi juri. Dari pengalaman saya, khususnya waktu di Chex 2005, peserta malah panitia wajibkan untuk ambil posisi di belakang layar, jadi operator (naik-turunkan speaker, atau mengatur placement). Benar-benar fair dan adil...! Ato sekalian seluruh peserta jadi juri, sekalian belajar jujur thd diri sendiri :-) Ide bagus dan pernah saya pikirkan juga. Namun baiknya kita kembalikan ke peserta sendiri, sebelum ambil putusan. Bagaimana rekan-rekan lain? BT speaker juga repot nenteng speakernya, sy punya bookshelf beratnya bisa diatas 10 kg / biji apalagi TL, bisa2 habis BT ada yg kena hernia atawa encok hehehee ..... Seberat-beratnya speaker akan lebih berat atau jauh lebih berat power tube. Barang yg saya maksudkan ini tidak cukup ditenteng, tetapi digotong ramai-ramai, hahahaha... Power punya Pak Bing waktu ke Rich Audio Permata Hijau, digotong orang 3. Beratnya, kata Bing, ada 80 kg...! Ini jangan ditiru, ada yang berkeringat, ada yang tertawa waktu penggotongan. Guyon.... Mungkin itu sebab BT speaker jadi kurang rame. Tergantung maksudnya. Dari sedikit kali hadir di BT, saya masih terkesan dengan saat BT speaker di Chex 2005 Hotel Mulia. Benar-benar penuh, sesak, suasana tak sabar sejak pagi hari, tegang menunggu Bandung terlambat, antusias yang belum pernah saya saksikan...! Saya pribadi ingin mengulang antusiasisme tersebut dengan pelaksanaan yang lebih baik. Salam, [EMAIL PROTECTED]
