----- Original Message ----- From: "genda tamiang" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Saturday, April 21, 2007 12:02 AM Subject: Re: [avifans] Diode pada PSU
> Pak Alex, > > Contoh yang Pak Alex punya itu, bukan Motorola yang paling > bagus. Bisa dilihat dari stempel di bodinya. Pak Gegen, selamat pagi, Benar, DB 35A heavy duty yang saya maksud memang bukan Motorola. Motorola asli saya punya, cuma belum sempat foto. Motorola NOS saya juga punya dan nggak sampai semahal itu. Ntar ya saya upload dan Pak Gegen tolong amati, apakah itu barang yang dimaksud. Soal harga barang-barang NOS memang suka-suka yang punya barang sih, sebab nyimpannya kan lama. Sebagian stok saya misalnya ada yang sudah saya simpan lebih dari 15 tahun. Potensio NOS misalnya, saya ada lebih dari puluhan model dan ukuran. Sebagian besar sudah saya foto, tinggal upload. Makanya saya menggunakan istilah "Gudang Online Alex" dan bukan "toko online". Toko Online www.LangsungJadi.com sedang dibuat dan mudah-mudahan bulan depan sudah bisa roll-out dari hanggar. > Pak, aku punya banyak sekali diode heavy duty bekas. Beraneka > ragamnya. Aku pernah iseng mengaudisi segala macam dioda yang > aku punya. Aku kaget banget bagaimana dioda ini bisa merusak > kualitas suara ampli, padahal sebelumnya aku sibuk berkutat > dg R dan C. Dari hasil audisi itu aku nyetok dioda Motorola > yang sama persis stempelnya (bukan angka tapi fontnya, > prefiknya) Ada benarnya. Beberapa tahun terakhir ini upaya saya dan tim dalam improve sonic amp adalah di PSU. IMO, tinggal ini challenge-nya (note: di luar digital amp). Banyak surprising yang kami temukan terutama untuk tube single-ended (SE) amp. Mengapa saya yakin PSU pada tube SE signifikan? Pada awalnya sebuah ketidaksengajaan dari kerutinan. Dengan VDC meter, kita biasa memonitor tegangan PSU dan tititk-titik SOP. Saya perhatikan, setiap kali probe dari VDCM menyentuh titik (+), di speaker akan keluar suara "kresek..." alias berisik. Jarang sekali saya temukan hal yang sama pada amplifier SS. Saya berpikir, kok begitu pekanya SE tube sehingga "kena senggol sedikit saja" sudah respons. Hipotesis saya, jalur PSU perlu mendapat perhatian lebih serius. Hal ini saya dan tim lakukan sampai sekarang. Kalau mau lihat isi perut Tube Amp SE 300B kami seperti di http://www.flickr.com/photos/langsungjadi/403601637/, PSU-nya lebih ribet daripada amp-unit. Sekarang kami sedang membuktikan, apakah riset PSU pada tube SE amp memerlukan sirkit kompleks atau simpel tetapi wajib hi-grade component? Nanti saya bagi rahasianya kalau nanti sudah mengarah pada kesimpulan (yang lebih bertanggung-jawab). Salam dari Cibubur, [EMAIL PROTECTED] Gudang online saya: - View all: http://www.flickr.com/photos/langsungjadi - View by category: http://www.flickr.com/photos/langsungjadi/sets/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ELPOP-Audio/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ELPOP-Audio/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
