Pak Alex, selamat pagi... Terima kasih atas laporan anda ... Pengalaman saya, hampir tidak mungki untuk mendapatkan 2 Tr / JFET yang match pair dipasaran suku cadang kecuali bisa dapat yang langsung 'duo' misal 2SA798 (SANSUI) 2SC1583 (TEHCNICS), 2SK389. Hanya pabrik perakitan besar yang bisa mendaptkannya dengan pesanan khusus. Saya pernah beruntung 2 X dengan 2SK363 (versi spesifikasi lebih rendah dari 2SK170) ..dan tidak pernah lagi. Hanya ada 1 jalan untuk mengakali-nya adalah dengan memasang trimpot di antara kedua source-nya (JFET) atau kedua emiter-nya (BJT). Juga lupakan pendapat harus mengikat keduanya supaya panasnya merata. Selama saya merakit ampli dari th 80 (yang menjiplak ampli ampli Jepang), saya malah baru tahu dari milis 'audio' bahwa pasangan diferensial itu panas dan harus didempetkan agar voltage drift-nya sama. Walah...terlalu teoritis dan 'melekitis'. Tetapi, boleh saja sih diikat agar tampak idealis dan 'textbookis' gitu..... salam, didik wiryawan
----- Original Message ----- From: Alexander To: [email protected] Sent: Monday, October 27, 2008 8:06 AM Subject: [ELPOP-Audio] LJ Lab Report: Uji Petik "hfe" JFET 2SK170 Selamat pagi rekan semua, sukses selalu untuk kita semua. Amin. Pagi ini saya melakukan uji-petik (sampling test) pada 12 buah N-channel J-FET, 2SK170, yang baru saja datang. Uji-petik ini dilakukan dengan "cara apa-adanya" (sengaja menghindari cara yang lebih akurat) agar dapat dilakukan oleh rekan semua, sepanjang memiliki digital multi-meter (DMM) yang berharga Rp 35 ribuan sekalipun. Tujuan dan alat: - Yang diukur: "hfe" ala PNP; - Alat: DMM murah-meriah yang memiliki fasilitas pengkuran hfe transistor. - Total sampel: 12 buah 2SK170 (sumber penjual: Eropa). Metode (rada "bego"): - 2SK170 ditancap langsung ke soket "hfe test PNP". - Pengukuran dibaca pada LCD dan dicatat. - Pengukuran seluruh sampel dilakukan pada waktu yang sama dan simultan, tanpa mengubah selector. - DMM menggunakan baterei baru (sengaja diganti baru untuk uji-petik ini). Hasil pengukuran: 1. 537 2. 553 3. 571 4. 596 ---- 5. 608 6. 614 ---- 7. 664 8. 678 9. 695 10. 697 ---- 11. 718 12. 748 Kesimpulan: - Silakan tarik sendiri. Yang pasti, tak ada satupun yang sama. - Akhirnya saya melakukan pengelompokkan sebagaimana batas garis di atas. - Sampel harus ditambah (tak cukup hanya 12) untuk mendapatkan kebutuhan "hfe pasangan" (match pair), terutama pada kebutuhan input differential (LTP= long-tailed pair). - Kaum puritas pasti akan sakit kepala, hanya untuk sibuk mencari "pasangan jodoh". Demikian laporan singkat dari dapur LJ Labs. Laporan ini terbuka untuk koreksi rekan-rekan (karena hanya dilakukan dengan cara rada "bego", hehehehe...). Semoga berguna. PS: "pesan sponsor", stok 2SK170 kini tersedia di LJ. Silakan japri: [EMAIL PROTECTED], Hp: 081 789 6987. Salam dari Cibubur, Alex www.langsungjadi.com
