Iya benar, disebut OTL juga bisa namun tidak lazim karena sudah kadung sepakat 
kalau OTL itu yang ada Elco-nya di output, misal : STK015, STK439 (dipakai di 
compo Panasonic dan SONY)

Leres, di ACE HW aya, anu leutik warna koneng ...
Di Pak Alex LJ juga bisa pesan kirim lewat TIKI (bermacam merek).

salam, dwa


  ----- Original Message ----- 
  From: Hendry Dm 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, November 19, 2008 12:58 PM
  Subject: Re: [ELPOP-Audio] Speaker Protector



  Yang jelas bisa dikategorikan OTL juga ya pak guru?. krn saya gak lihat ada 
trapo di output nya.. :)
  hehehe.. aya-aya wae..

  Saya punya niat utk cabut nih speaker protector, sebelum dpt yg bagus apa 
kiat2 spy mini-crescendo saya
  bisa dipakai dengan aman pak?. DC offset .. kudu leutik pisan nya? Hmm.. kudu 
ka nagoya heula yeuh neang DMM.. jigana mah di ACE-HW aya nu Krisbow leutik 
warna koneng..
  Blessings,

  -HDM-




------------------------------------------------------------------------------
  From: Didik W. Adhi <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [email protected]
  Sent: Wednesday, November 19, 2008 9:17:01 AM
  Subject: Re: [ELPOP-Audio] Speaker Protector



  Wilujeng enjing murid .... -:)

  Mengukur DC offset, sangat dianjurkan menggunakan DMM (Digital Multi Meter), 
beli merek KENT atau KRISBOW yang paling kecil sekitar 45rb namun kalau anda 
termasuk orang senang beli sekalian yang bagus dan bisa 'dikoleksi' (spt saya. 
he..he..) beli saja SANWA yang sekitar 275rb (gak perlu FLUKE). Range : mV DC

  Nuhun, sadaya ampli OCL kedah ngangge Speaker Protector.
  OCL artina : Output Condenser Less. Kenapa ada OCL?
  Dijaman dulu kala......semua ampli itu outputnya menggunakan OT (Out put 
Trafo).
  Kemudian, dijaman moderen, OT ditinggalkan diganti dengan Capacitor Coupling. 
Nah diawal jaman ini (transisi meulai meninggalkan OT), dengan gagah orang 
mengatakan : Ampli urang teh teu ngangge Trafo, disebutna ampli tanpa trafo (= 
Output Tarnsformer Less). Nah lahirlah istilah ampli OTL; ampli moderen tanpa 
trafo yang digantikan dengan kapasitor output. 
  Ampli OTL juga amana terhadap kelmungkinan tegangan DC nongol di speaker.
  Nah ketika jamanmakin moderen, orang menciptakan lagi ampli yang tanpa 
penggandeng dalm hal ini tanpa kapasitor output yang bahasa Inggris-nya disebut 
: Output Condenser Less = OCL.

  Berarti, ampli Cresendo masuk yang mana hayo...?

  Akang kudu ngilangkeun DC offset, namun menghilangkan DC offset itu memang 
sulit, toleransi-nya sampai 50mV (secara umum); tetapi bagi saya, saya tentukan 
di aturan saya, DC offset maksimum itu +/- 10 mV maks.
  MP50Di itu DC offsetnya +/-0,25mV.

  salam, dwa


    ----- Original Message ----- 
    From: Hendry Dm 
    To: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com 
    Sent: Tuesday, November 18, 2008 11:07 PM
    Subject: Re: [ELPOP-Audio] Speaker Protector



    Met malam Pak Guru.. :)

    Saya juga baru tau dr postingan hari ini gimana cara ngukur DC 
offset..hehehe. .just to make sure, caranya diukur di output amp ya pak 
(speaker terminal/binder) dan bagian signal-line input (rca) di short ke 
ground. Range multimeter (kl pake analog) di range "mV" ya Pak?

    Punteun..
    Pak Guru bilang kan semua amp OCL seharsusnya pake speaker protector, lamun 
Mini Crescendo tipe naon tah? Kudu make teu pak? Lamun teu kudu, kumaha cara nu 
epektip ngabunuh eta si "popop" atawa si "dudug"?

    Haturnuhun..

    Blessings,

    -HDM-



----------------------------------------------------------------------------
    From: Didik W. Adhi <didik.wiryawan@ cbn.net.id>
    To: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com
    Sent: Tuesday, November 18, 2008 10:47:41 PM
    Subject: Re: [ELPOP-Audio] Speaker Protector


    Kang Hendry,
    Speaker protector itu bekrja dengan 2 cara sekaligus :
    - sebagai delayed on
    - sekaligus sebagai sebagi pembatal hubungan ke speaker apabila terjadi DC 
    offset (yang bisa di atur treshlod-nya mau berapa Volt, kalau saya, saya 
    setel 100mV DC langsung cut off) juga pembatasl hubungan ke sepeaker 
apabila 
    ada 'spike' sinyal musik yang ekstrem.
    Semua ampli OCL seharusnya menyertakan speaker protector.
    Tube amp tidak perlu alat ini karena dia pakai output trafo yang tidak 
    memungkinkan adanya arus DC yang keluar menuju speaker (kecuali yang 
merakit 
    sedang iseng)
    Seharusnya, pada saat relay on, tidak ada suara apapun di speaker, kalau 
    masih ada suara 'pop' / dug, berarti anda punya DC offset cukup tinggi yang 
    saya prediksi lebih dari 50mV. Apa benar demikian?
    salam, dwa

    ----- Original Message ----- 
    From: "Hendry Dm" <[EMAIL PROTECTED] .com>
    To: <ELPOP-Audio@ yahoogroups. com>
    Sent: Tuesday, November 18, 2008 5:38 PM
    Subject: [ELPOP-Audio] Speaker Protector

    Hello Bapaks/Rekans/ Ooms..maaf kalo pertanyaan saya re-post/sdh prnh 
    dibahas.

    Amp saya menggunakan modul yg katanya speaker protector stereo dan katanya 
    juga menghilangkan
    bunyi pop/dug saat On/Off, tp bbrp mggu lalu saya pelajari skema rangkaian 
    sptnya krg layak disebut
    sbg Speaker Protector dan lebih layak sbg Output Delay-er krn hanya 
    berfungsi untnk connecting dan
    dis-connecting bbrp saat stlh On/Off (2 Omron relays). Tidak ada koneksi 
    dari amp ke protector yg mendeteksi over current, over voltage atau over 
    heat.
    Saya mau tanya, sebenarnya sampai dimana kebutuhan akan Speaker Protector 
    pada amp?
    Ada niat saya utk melepas modul ini krn bunyi pop/dug tetap terdengar pd 
    saat relay bekerja, apa ada
    yg punya info rangkaian yg bener2 sbg Speaker Protector with zero 
pop-noise? 
    Mohon di share.. :)
    Kalo emang speaker protector sgt diperlukan.. kok dr gbr2 yg saya lihat 
tidak 
    ada Tube Amp yg pakai
    sirkuit ini?

    Terimakasih & Blessings,

    -HDM-









   

Kirim email ke