terima kasih explain panjang lebar pak jimmy,
sekarang tambah ngeh lagi.

thanks
tedjo

  ----- Original Message ----- 
  From: Jimmy Auw 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, December 08, 2008 6:24 PM
  Subject: RE: [ELPOP-Audio] penggunaan resistor bagus dan biasa



  Pada dasarnya, setiap komponen yang dilewati sinyal, tentu akan ada efek 
"warna" pada suara yang melewatinya. ibarat kata mobil. memang betul hanya ban 
yang menapak ke jalan. tapi apa iya pelek dan suspensi tidak mempengaruhi 
kenyamanan dan aktivitas berkendara (seperti bantingan, tingkat pengereman, 
dsb).



  Ada beberapa hal yang membuat resistor mahal:

  -          Presisi (contoh Vishay S102/Caddock yang harganya sekitar US$ 10) 
punya akurasi 0.1-1%. Saya punya S102 cabutan yang usianya sudah belasan tahun 
pas diukur nilainya masih tetap tidak bergeser.

  -          Suaranya bagus (contoh Riken, Kiwame, Duelund, etc), terkenal 
punya suara "indah" dan sudah jadi label audiophile - walaupun tidak selalu 
bagus bagi semua orang karena tetap tiap resistor ini ada karakternya sendiri.

  -          Bahan pembuatnya (contoh Riken kaki emas dan kaki silver), yang 
kaki emas pastilah lebih mahal karena "dianggap" lebih tinggi kelasnya, dsb

  -          Etc



  Pada dasarnya, Resistor yang baik adalah resistor yang seperti kawat biasa 
hehehe. alias seperti enggak pake resistor. nah karena fungsinya menghambat, 
diusahakan agar hambatannya tidak menimbulkan "masalah baru" (menambahkan 
bumbu2 suara yang tidak semestinya). 



  Toleransi menunjukkan rentang nilai yang mungkin bergeser. durability lain 
cerita sih. biasanya kelas military grade atau baca speknya, nanti ada keliatan 
"ketahanan" resistor terhadap perubahan cuacanya (max dan min temperature yang 
diperbolehkan agar resistor tidak drift nilainya).



  Di luar signal path memang "katanya" waste money, seperti juga capacitor dan 
komponen lainnya. akan tetapi dari berbagai percobaan, kadang tidak sepenuhnya 
benar. saya beberapa kali bikin XO untuk speaker. hanya untuk filter parallel 
saja (asumsinya hanya untuk buang ke ground), saya pernah pake caps busuk, eh 
suaranya jadi jelek loh. beneran. mungkin sugesti? ;) gak tau juga. kuping saya 
error kali qeqeqeq.



  Thanks. 





  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of 
Tedjo Adhi
  Sent: Monday, December 08, 2008 5:10 PM
  To: [email protected]
  Subject: Re: [ELPOP-Audio] penggunaan resistor bagus dan biasa



  hi pak jimmy,

  thanks you atas informasinya,

  sorry tadi di bawah saya ada salah kata,tertulis : "apakah ada yang pernah 
mencoba meng-upgrade hanya capacitor part saja dari suatu rakitan?dan bagaimana 
hasilnya?"

  harusnya yg betul :apakah ada yang pernah mencoba meng-upgrade hanya resistor 
part saja dari suatu rakitan?dan bagaimana hasilnya?



  jadi yang sebenarnya berpengaruh itu sebenarnya matchingnya atau memang 
resistor yang mahal/merk memang bisa membuat lebih bagus?

  kalau part lain spt trafo,capacitor,kabel, dll saya masih agak 
"ngeh"(meskipun cuma dikit :) hehe) kenapa yg bagus dan mahal bisa memperbaiki 
kualitas suara

  tapi kalau pengertian saya fungsi dari resistor itu 
menghambat,mengurangi/memperkecil atau membagi arus listrik.

  dan di tiap resistor kalau ada toleransinya 1%,2%,5%,10%.20% ( apa kalau 
resistor semakin mahal toleransinya hanya1%,2% atau malah lebih kecil dan 
durability nya bagus? ).



  saya juga habis baca artikel kl memang diluar signal path waste money tapi 
tidak ada penjelasan..:( 

  mungkin ada yang bisa jelaskan?



  thanks

  tedjo










   

Kirim email ke