Salah satu alasan mengapa owner & designer FM Acoustic (merk yang terkenal karena harganya yang berember-ember Rp itu) tetap di jalur MOSFET dan tidak masuk ke tabung karena: 1.. OT itu komponen mahal, sulit, dan banyak kelemahannya; 2.. Filosofinya: realism, bukan "apa yang dibuat-buat". Nah, Pak Didik, tampaknya kita butuh direct correspondence dengan bos FMA ini. Pak Setiawan (Ultimate Audio), apa Anda bisa bantu email address-nya, atau setidaknya bisa bisa bantu tanyakan pendapatnya lebih jauh soal ini? Terakhir saya ketemu belian saat demo di Rich Audio - Permata Hijau, sekitar 2 tahun lalu. Lupa meminta email addr-nya.
Topik lain, yang kira-kira bisa mengundang diskusi para ahli-tamu, saya kira kita bisa undang tamu yang sesuia ke milis ini tetapi dalam bahasa Inggris, tentu. Tetapi tenang, Pak Didik, Pak PJ, Pak JA, Kang Yus, dll., cas cis cus semua bahasa Inggrisnya. Bisa bantu meramaikan, hehehe.... Saya kira saya kita, misalnya, bisa kontak Meneer Van den-Hull (Belanda) soal perkabelan, tritmen akustik, dll. Yang sedang bermimpi dari Cibubur, Alex ----- Original Message ----- From: "Didik W. Adhi" <[email protected]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, December 24, 2008 12:04 PM Subject: Re: [ELPOP-Audio] mula mula mau bikin mosfet > Sukar mas, selama outputnya belum pakai trafo OT (ini pendapat saya dari > hasil pengamatan dan penyimpulan beberapa referensi) > Tapi saya masih terus bereksperimen ... Siapa tahu nanti ketemu 'gong'-nya > walaupun tetatp tanpa OT. semoga.... > Note : saya sudah dapat jawaban dari mbak Susan parker (Inggris) utk harga > trafo OT ampli MOSFET, benar seperti dugaan pak Banu waktu di BT, harganya > sekitar GBP 700 per buah!! Mimpi kaleeee ....... > salam, dwa
