Hallo Pak Tjipto,
Yang Anda tulis itu sama persis dengan yang saya maksud.
Coba perhatikan contoh ke-dua.
Z=16 Ohm, Trafo 25V, arus 2.4A.
Arus 2.4A ini menjadi "tidak berguna" karena LM3886 men-supply speaker 
16Ohm, yang dibutuhkan hanya maks 1.56A.
Voltase dari trafo ini (25V) yang membatasi kinerja LM3886 untuk menghasilkan 
daya yang lebih besar pada 16 Ohm.

Tentu saja ini hanya perhitungan mathematis.
Pada kenyataannya, sebaiknya voltase dan arus lebih tinggi dari yang 
dibutuhkan, karena impedansi speaker tidak akan rata 16 Ohm di semua frekuensi.

Salam
Atok




________________________________
From: Tjipto Hendrawan <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, January 9, 2009 1:36:45 PM
Subject: Re: [ELPOP-Audio] Tanya PSU GC


Menurut saya hitungan2 itu sudah benar Pak.
Nilai arus yang mengalir ke speaker tergantung dari maksimum arus yang 
dikeluarkan oleh trafo.
Kalau trafonya cuman mampu 2A4, nggak mungkin arus yang lewat speaker lebih 
besar dari itu.
Pada perhitungan daya, 3 rumus daya harus selalu di-cek Pak. Ada batas2 yang 
tidak bisa dilampaui.
Rumus2 itu :
P = I*I*R
P = V*V/R
P = I * V
 
Misalnya 120 VA itu Vrms_max=25V, Imax=2A4.
Dengan beban 8R, maka P = I*I*R = 46W
Kemudian kita cek, berapa voltase yang dibutuhkan V = P/I = 46/2.4 = 19V2 => 
aman masih dibawah Vmax yang 25V.
Artinya voltase 25V ini tidak akan pernah tercapai (udah clipping duluan).
Hasilnya akan sama dengan menggunakan trafo 20V, 2A4.
 
Kalau bebannya 16R => P = I*I*R = 92W
Kita cek, berapa voltase yang dibutuhkan V = P/I = 92/2.4 = 38V3 => diatas 25V. 
Nggak mungkin.
Maksimum daya yang bisa keluar P = 25*25/16 = 39W, dan maksimum arus I = 39/25 
= 1A56.
Hasilnya akan sama dengan trafo 25V, 1A56
------------ --------- --------- --------- ---------
Tepat bila utk mengetahui berapa besar daya maximum ke speaker yg bisa 
di-supply oleh trafo tsb.
Tapi tidak tepat utk menggambarkan berapa besar daya maximum yg bisa di-supply 
oleh LM3886 ke speaker.
 
Misalkan kita mengganti trafo tsb dgn trafo lain yg rating dayanya 10 kali 
lebih besar dari trafo semula dimana tegangan sekunder-nya tetap tapi kemampuan 
arusnya 10 kali lebih besar.
Ini berarti daya max yg bisa di-supply oleh trafo menjadi 10 kali lebih besar, 
tapi, daya max yg bisa dikeluarkan oleh LM3886 ke speaker tidak akan menjadi 10 
kali lebih besar, bahkan daya max yg bisa dikeluarkan oleh LM3886 ke speaker 
adalah tetap selama tegangan kerjanya tetap walaupun trafo bisa men-supply arus 
hingga 10 kali lebih besar.
 
Daya di speaker = P = Vout * Vout / R
 
Vout di speaker tidak akan pernah melebihi Vcc (tegangan kerja di LM3886).
Jika Vcc-nya tetap, maka P (daya) akan tetap pula walaupun digunakan trafo yg 
kemampuan arusnya 10 kali lebih besar.
 
Dengan kata lain, walaupun daya yg mampu di-supply oleh trafo sangat2 
mencukupi, tapi, bila R beban (speaker) naik dua kali maka daya yg masuk ke 
speaker akan turun dua kali (dengan asumsi tegangan kerja tetap), begitu pula 
sebaliknya.
Ini bisa dilihat dari spesifikasi po-amp, dimana sering dicantumkan daya max 
utk berbagai macam impedansi speaker, contohnya integrated-amplifie r Krell 
KAV-400xi memakai trafo 800VA dengan kapasitor perata 55.000 uF : Power Output 
Per Channel: 200 watts @ 8 Ohms,  400 watts @4 Ohms
Semakin besar impedansi speaker maka akan semakin kecil pula output-power- nya.
 
Salam,
Tjipto Hendrawan 


      

Kirim email ke