Wuih Micro Precision ya? Mantab itu suaranya. yang si kulit udang kalo gak salah tweeternya itu saya pernah denger. wuih sweet sekali treblenya.
Thanks. From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Malion C. Tan Sent: Friday, January 23, 2009 11:31 PM To: [email protected] Subject: Re: [ELPOP-Audio] To pak malion : Speaker high sens 3 way vs single driver Hallo Pak Yogi, Speaker Multidriver dan Fullrange masing2 ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan Speaker Fullrange: - Sensitivity rata2 tinggi. Fullrange yg 8" bisa mencapai >=95dB/Watt/m - Gak ada phase shift yg disebabkan oleh Crossover - Biaya tambahan selain utk Driver dan Boxnya hampir gak ada, karena gak memakai crossover Kelebihan Speaker Multidirver: - Power Handling lebih tinggi, karena yg bekerja 2 atau lebih driver. - Partial Distorsi lebih kecil, karena Tiap Driver cuma bekerja utk batas frequency tertentu aja sesuai dengan kemampuannya. - Frequency Response bisa dirancang sesuai dengan selera designernya. Mau Flat bisa, mau bikin dip di frequency tertentu juga bisa, tergantung crossovernya. Otak dari Speaker Multidriver berada di crossovernya. Ibaratnya dalam satu orkestra, Crossover itu adalah Conductornya. 2 Speaker multidriver, walaupun memakai Driver yg sama, suaranya bisa beda jauh sekali kalau crossovernya berbeda. Sensitivity dari driver/watt/m gak bisa dinaikkan lewat crossover. Cuma bisa diturunkan aja. Tapi sensitivity dari driver/2.83V/m bisa dinaikkan secara partial (terbatas pada frequency tertentu dan dalam jumlah dB tertentu) dan diturunkan dengan crossover. Resikonya kalau kita mau naikkan sensitivity driver pada frequency tertentu, impedance pada frequency tersebut akan turun. Utk menaikkan sensitivity driver kita bisa pakai Horn (corong). Kelemahannya adalah kalau kita naikkan sensitivity Drivernya terlalu banyak dengan Horn, akan terjadi kolorasi. Speaker Fullrange yg rata2 sensitivity di Bassnya jauh lebih rendah dari sensitivity di Mid dan Highnya sebaiknya memakai system Horn utk menaikkan sensitivity di Bassnya. Kalau tidak, suaranya cempreng. Satu2nya speaker Fullrange yg suaranya sudah enak tanpa harus memakai Box Horn dan koreksi di frequency responsenya adalah Feastrex. Tapi harganya minta ampun ... Yg 5 inch aja bisa mencapai 40j/pair. Siapa berani ??? Utk Speaker Multidriver, umumnya orang turunkan sensitivity dari driver yg lebih tinggi sensitivitynya utk samakan dengan driver yg sensitivitynya lebih rendah, kecuali di Pro Audio dan Cinema. Pro Audio dan Cinema butuh SPL yg tinggi. Tanpa memakai Horn SPL nya gak akan tercapai. Dan kalaupun bisa tercapai akan sangat boros power. Penambahan 6dB = 4 x Power Scanspeak R7000 sensitivitynya memang tinggi. Tapi gak bisa diimbangi oleh 12M dan 18W. Jadi kalau mau dijadikan speaker 3 way sensitivity dari R7000 harus diturunkan lewat crossover. Atau 18Wnya pakai 2pcs. Sensitivitynya naik 6dB/2.83V dan impedancenya jadi 4ohm, sama dengan R7000. Saya baru aja selesaikan satu speaker TL 3 way pesanan teman sekitar 2 bulan lalu yg memakai: - 1 x Scanspeak R7000 (4ohm) - 1 x Micro Precision 130TEX (4ohm) - 2 x Visaton AL170 (2x8ohm Parallel = 4ohm) Speakernya masih ada di rumah saya, karena yg punya mau pindah rumah dan rumah barunya belum jadi. Jadi speakernya m asih belum diambil. Dia berencana mau memakai power tabung utk drive speakernya. Jadi saya harus kejar sensitivitynya minimal = 92dB/2.83V/m. Dan satu2nya cara utk bisa mencapai itu adalah memakai 2 x Driver utk Bassnya (Visaton AL170). Cara ini sering saya lakukan bukan cuma utk menaikkan Sensitivitynya aja. Tapi juga menaikkan power handling. Ini saya attachkan gambarnya. Salam, Malion ----- Original Message ----- From: yogi_rizkian96 <mailto:[email protected]> To: [email protected] Sent: Friday, January 23, 2009 7:46 PM Subject: [ELPOP-Audio] To pak malion : Speaker high sens 3 way vs single driver to pak malion, saya tertarik untuk membandingkan speaker multidriver dan fullrange . Kira2 kapan project 3 waynya high sens kelar? :) karena kebetulan mau pake amp yang single ended min antara 3-8watt/ch. Kemudian pertanyaan lagi, kebetulan saya punya driver scanspeak R7000 + 12M + 18W. Saya baca spesifikasi R7000 ini sens bisa 94db/m, tetapi untuk midrange dan midbass hanya 87-88db/m. Apakah crossover dapat memperbaiki sensitivitas total bila dijadikan floorstander speaker dgn katakanlah 92db/m? atau malah tidak mungkin? mohon pencerahaannya.. --- In [email protected] <mailto:ELPOP-Audio%40yahoogroups.com> , "Malion C. Tan" <mal...@...> > Utk Pak Sutrisno: > Spk 3 way High Sensitivy nya sedang saya redesign. > Saya ganti Fostex T-90nya dengan FT96H. > Berhubung T-90 cuma bisa dipasang di atas Box speaker, > jarak antara Driver paling bawah dan paling atas > menjadi terlalu jauh. Gak cocok utk jarak dengar di bawah 2m. > Kalau memakai FT96H yg dipasang di antara BGS40 dan B200, > jarak antara driver bawah dan atas tetap sama dengan tanpa FT96H. > Utk jarak dengar 2m masih OK. > Mudah2an prototypenya bisa selesai bulan depan. > > Fostex 206E adalah speaker Fullrange 8" yg harganya "sangat" murah. > Retail sekitar Rp 3j an. Visaton B200 aja harganya sudah hampir Rp 4j. > Kelemahan dari Fostex 206E adalah suaranya agak cempreng > kalau tidak dikoreksi frequency responsenya. Juga Bassnya > agak kurang kalau tidak memakai Box system Horn Loaded. > Dan gak bisa dipakai Open Baffle (Qts terlalu kecil) > Kalau memakai Box system Horn Loaded dan frequency > responsenya dikoreksi, suaranya cukup OK sih. > > Utk Pak Didik, > Kalau MP50 nya sudah berfungsi kembali, dan kalau diijinkan :) > saya mau pinjam utk coba Speaker 3 way saya > (MTM+Side Firing Woofer) yg memakai Driver: > - Vifa M30WO > - 2xVifa M11MG > - Tweeter Ribbon Foster > > Sayang BT berikutnya diadakan pada sabtu minggu 1. > Kalau sabtu minggu 2/4 saya ingin datang juga. Sudah lama > gak kumpul2 dan ngobrol2 dengan Rekan2 DIY lainnya :) > > Salam, > Malion >
<<image001.jpg>>
<<image002.jpg>>
