>Date: Wed, 24 Mar 1999 22:34:40 +0000 >From: Didi Satiadi <[EMAIL PROTECTED]> >To: [EMAIL PROTECTED] >Subject: [SP] bumi (3) > >DUNIA SEBAGAI KEKASIH, DUNIA SEBAGAI DIRI > >Oleh: Joanna Macy > >Bagaimana kita mendefinisikan dan membatasi "diri" adalah bebas. >Kita dapat menempatkannya diantara telinga-telinga kita dan melihat >keluar dari mata kita, atau kita dapat memperluasnya untuk meliputi >udara yang kita hirup, atau dalam waktu yang lain, kita dapat >menentukan batas-batasnya lebih jauh untuk meliputi pohon-pohon yang >memberi oksigen dan plankton, paru-paru luar kita, dan diluar itu >jaring-jaring kehidupan dimana mereka ditopang. > >Saya dulu biasa berpikir bahwa saya dibatasi dengan kulit saya, >bahwa semua dalam kulit adalah saya dan semua diluar kulit bukan. >Tetapi sekarang anda telah membaca kata-kata ini, dan konsep yang >mereka wakilkan mencapai korteks anda, maka "proses" yang adalah >saya sekarang mencapai sejauh anda. > >Dan dimana, proses ini dimulai? Saya tentu dapat menjejakinya dari >guru-guru saya, beberapa dari mereka tidak pernah saya temui, dan >dari suami dan anak-anak saya, yang memberikan kepada saya semangat >dan dukungan untuk melakukan pekerjaan yang saya lakukan, dan dari >tanaman dan binatang yang menopang tubuh saya. > >Apakah saya itu, sebagaimana pakar sistem teori menolong saya melihat, >adalah suatu "aliran-tembus". Saya adalah aliran tembus dari materi, >energi, dan informasi, yang ditransformasikan kemudian oleh pengalaman- >pengalaman dan niat-niat saya. > >Untuk mengalami dunia sebagai diri yang lebih luas dan ceritanya >sebagai cerita kita sendiri yang diperluas tidak memerlukan penyerahan >atau hilangnya individualitas kita. Hati, kaki, paru-paru yang adalah >"kita" adalah sangat berbeda satu sama lain, syukurlah, dan setiap >bagian mempunyai peran yang berbeda. "Diri" yang lebih besar yang >kita temukan sekarang bukanlah kesatuan yang tidak terdiferensiasi. >Kesadaran kita akan hal ini bisa jadi merupakan bagian ketiga dari >suatu pembukaan kesadaran yang dimulai sejak lama, seperti gerakan >ketiga dari suatu simponi. > >Dalam gerakan yang pertama, masa bayi kita sebagai spesies, kita >tidak merasakan keterpisahan dari alam sekitar kita. Pohon-pohon, >batu-batu, dan tumbuhan-tumbuhan mengelilingi kita dengan kehadiran >yang hidup yang intim dan dinamis seperti badan kita sendiri. Dalam >keintiman primal ini, yang disebut antropolog sebagai "mistik- >partisipasi", kita adalah seperti satu dengan dunia kita, sebagai >seorang anak dalam rahim ibu. > >Kemudian kesadaran-diri tumbuh dan memberi kita jarak dengan dunia >kita. Kita memerlukan jarak itu untuk membuat keputusan-keputusan >dan strategi-strategi, untuk mengukur, menimbang, dan memonitor >keputusan-keputusan kita. Dengan datangnya kebebasan-memilih, >kejatuhan dari taman surga, gerakan kedua dimulai -- perjalanan yang >sepi dan heroik dari ego. > >Sekarang ini, berusaha untuk mendapatkan kembali rasa kekomplitan, >beberapa dari kita cenderung untuk merendahkan gerakan leterpisahan >dengan alam, tetapi hal itu memberikan manfaat yang besar untuk apa >kita dapat bersyukur. Mata yang jauh dan melihat memberikan kita >alat-alat dari sains, dan pandangan yang berharga dari dunia kita >yang besar dan penuh intrik. Kesadaran dari individualitas kita >memberikan kita pengadilan dengan juri dan Bill of Rights. > >Sekarang, mendapatkan manfaat-manfaat ini, kita siap untuk kembali. >Gerakan ketiga dimulai. Setelah mendapatkan persepsi yang jauh dan >kompleks, kita dapat kembali dan menyadari siapakah kita sebenarnya >selama ini. Sekarang hal itu dapat sadar dalam diri kita: kita adalah >dunia yang mengenali dirinya sendiri. Kita dapat menghilangkan >keterpisahan kita. Kita dapat pulang ke rumah lagi -- >dan berpartisipasi dalam dunia kita dalam jalan yang lebih kaya, >bertanggung-jawab, dan indah daripada sebelumnya, ketika kita masih >bayi. > >(bersambung) > >Salam, >Didi ___________________________________________________________________ Mulai langganan: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Stop langganan: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected] atau di http://www.egroups.com/list/envorum
