Selintas Lingkungan 27Apr99 http://www.kompas.com/kompas-cetak/9904/27/DAERAH/wana18.htm Wanariset Samboja Tampung 200 Orangutan -- Kompas Pusat Introduksi Orangutan (PIO) Wanariset Samboja, Kutai (Kaltim), kini menampung 200 balita (bayi umur di bawah lima tahun) orangutan yang sebagian besar terlunta-lunta akibat kebakaran hutan di Kaltim selama empat bulan pada awal tahun 1998 lalu. Sebagian lagi, jenis primata hasil sitaan petugas instansi terkait dari masyarakat. Angka ini menggambarkan betapa dahsyatnya dampak kebakaran terhadap kehidupan fauna Kalimantan, khususnya habitat orangutan. Kebakaran hutan Kaltim tahun 1998 lalu itu mencapai 520.000 hektar. "Beberapa bayi orangutan itu di antaranya masih berumur di bawah satu tahun. Kondisinya memprihatinkan karena dipelihara penduduk dengan porsi makanan yang tidak sesuai," ujar Adi seraya menyebutkan, Wanariset Samboja baru mendapat tambahan 11 ekor orangutan hasil sitaan di Bali. http://www.kompas.com/kompas-cetak/9904/27/DAERAH/melu18.htm Meluas, Kebakaran Hutan -- Kompas Pembakaran lahan yang berkembang menjadi kebakaran hutan atau belukar di Kalimantan Tengah, kini meluas. Lokasi kebakaran besar terjadi di sekitar ruas jalan Palangkaraya-Kualakapuas dan Palangkaraya-Sampit. Asap kebakaran itu kini mulai mengotori udara di propinsi seluas 153.560 km2 tersebut. Berkaitan hal itu, semua kepala bandar udara diinstruksikan agar siaga mengantisipasi kemungkinan kambuhnya bencana kabut asap. Kebakaran hutan di Kelurahan Kalampangan, sekitar 17 km dari Palangkaraya, tampak semakin meluas. Sejauh ini belum terlihat tindakan untuk mengisolasi kawasan kebakaran. Diduga kuat kebakaran hutan tersebut rembetan dari lokasi pembukaan lahan dengan cara membakar hutan. Lahan-lahan yang baru dibuka menurut informasi akan dimanfaatkan warga Kalampangan untuk tanaman hortikultur. ___________________________________________________________________ Mulai langganan: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Stop langganan: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected] atau di http://www.egroups.com/list/envorum
