Selintas Lingkungan 5Mei99 http://www.kompas.com/kompas-cetak/9905/05/IPTEK/teru20.htm Terumbu Karang Buatan Dipertanyakan -- Kompas Rencana PT Newmont Minahasa Raya (NMR) membangun terumbu karang buatan di Teluk Buyat dipertanyakan para pemerhati lingkungan. Upaya itu dinilai tidak akan menyelesaikan masalah limbah PT NMR maupun pencemaran yang diakibatkannya. Rencana PT NMR membangun terumbu karang itu akan diwujudkan dengan mendatangkan ahli dari Perancis, Bandung, maupun pakar lingkungan Universitas Sam Ratulangi. http://www.kompas.com/kompas-cetak/9905/05/IPTEK/mula20.htm Mulai Dipetakan Terumbu Karang Indonesia -- Kompas Meski terumbu karang Indonesia disebut-sebut luasnya 65.000 km persegi, data yang pasti belum ada. Karena itu perlu dilakukan pemetaan biota itu, apalagi saat ini diperkirakan areal tersebut sudah menyusut karena perusakan terumbu karang yang merajalela. "Pemetaan untuk mengetahui luasan yang pasti akan dilakukan dalam dua tahun mendatang," katanya. http://www.kompas.com/kompas-cetak/9905/05/IPTEK/upay20.htm Upayakan Pelestarian Rafflesia -- Kompas Upaya pelestarian bunga langka Rafflesia rochussenii dan Rhizanthes zippelii di kaki Gunung Mandalawangi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango perlu segera diupayakan. Sebab, perluasan daerah pertanian oleh masyarakat di daerah habitat bunga tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya pembukaan hutan yang akibatnya akan mengancam kelestarian spesies-spesies unik yang ada di dalam hutan itu. http://www.republika.co.id/9905/05/13306.htm Azimuth IPB Temukan Spesies Baru Rafflesia -- Republika Azimuth, Biro Lingkungan Hidup Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah (HMIT) Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menemukan Rafflesia spesies langka yaitu Rhizanthes zippelii. Menurut Ketua Azimuth Agustinus Toko Susetyo, Rafflesia jenis tersebut ditemukan di pedalaman hutan, kaki Gunung Mandalawangi, kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Maret lalu. Dengan ditemukannya spesies baru itu berarti kini terdapat empat spesies Rafflesia di Pulau Jawa. Rhizanthes zippelii merupakan bunga uniseksual atau biseksual. Diameternya mencapai 5-10 cm, dengan warna kemerah-merahan. Dari hasil penelitian, bunga berfamili Rafflesiaceae ini bersiklus hidup 4,5 tahun dengan rincian knop pertama sampai bunga mekar 793 hari, bunga akan mekar hingga bunga mekar 35 hari, bunga mekar hingga layu tujuh hari, bunga layu hingga berbiji 133 hari dan dari biji hingga knop pertama selama dua tahun. ___________________________________________________________________ Mulai langganan: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Stop langganan: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected] atau di http://www.egroups.com/list/envorum
