Kompas, 14 Februari 2000
Petani beras di sulawesi selatan menderita kerugian yang sangat besar pada
panen kali ini karena harga gabah yang anjlok hingga hanya 800/kg yang
disebabkan membanjirnya beras impor yang jauh lebih murah.
tampaknya perdagangan bebas yang berjalan sejauh ini banyak sekali
merugikan kita, yang kalau menurut saya hal ini disebabkan sistem
perdagangan bebas yang berbasis kapitalisme dan juga ketidaksiapan kita
untuk bersaing dengan produk bangsa lain.
selama perekonomian berbasis kapitalisme, maka jelas bahwa pemilik modal
besar akan selalu diuntungkan, dan kesenjangan antara bangsa kaya dan
miskin akan semakin lebar. lantas apakah kita akan menerima itu begitu
saja, atau kah kita akan berjuang melawannya. 
yah, mungkin ini semacam curhat saya di forum ini. Saya juga ingin tahu,
mungkin ada forum diskusi yang sering membahas masalah  ini dan juga
masalah-masalah lingkungan pada umumnya di Bandung dan sekitarnya. Saya
tertarik untuk ikut forum diskusi seperti itu. 

salam

sidik permana


---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]

Kirim email ke