hmm, menarik!...NGO yang mengawasi NGO.....
pertanyaan saya, apakah ada model semacam ini mungkin dari pengalaman negara
lain? Mungkin Bang Zaim, Bang Amrullah, atau Mbak Maria tahu? lantas siapa
yang duduk disana? gimana hubungannya dengan state?
kalaupun NGO Watch ini tidak ada....apakah cukup bagi NGO untuk memberikan
pertanggungjawaban publik lewat aktivitas information section-nya,
misalnya....karena, jangankan NGO yang sebegitu banyak dengan beraneka model
dan aktivitas, pemerintah saja public accountability-nya nggak jelas.
salam,
atikah
----- Original Message -----
From: Maria Hartiningsih <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, May 04, 2000 5:05 AM
Subject: Re: [envorum] NGO Watch
> Seperti Zaim, saya juga mendukung
>
>
> -----Original Message-----
> From: Amrullah <[EMAIL PROTECTED]>
> To: '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>;
> '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>;
> '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>;
> '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>;
> '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>;
> '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Thursday, May 04, 2000 11:16 AM
> Subject: [envorum] NGO Watch
>
>
> Pengalaman saya melakukan monitoring dan audit pada proyek-proyek PKM
> (Pemulihan Keberdayaan Masyarakat) ada beberapa temuan yang menarik
tentang
> adanya beberapa kecenderungan kearah yang kurang demokratis dan kurang
> transparan terhadap kelompok sasaran yang dilakukan oleh beberapa
> Yayasan/LSM. Hal ini sangat bertentangan dengan apa yang dilakukan oleh
> beberapa Yayasan/LSM terhadap para pelaksana program-program JPS dan
> sejenisnya yang dilakukan oleh aparat pemerintah baik di daerah maupun di
> Jakarta. Yayasan/LSM sangat keras tuntutannya akan demokratisasi dan
> transparansi dari para pelaksana JPS dan sejenisnya bahkan diungkapkan di
> media massa secara nasional.
>
> Oleh karena itu masih adakah teman-teman aktivis pemberdayaan masyarakat
> sipil yang memiliki kepedulian untuk membentuk NGO WATCH agar
kecenderungan
> ketidak demokratisan dan ketidaktransparanan dari beberapa Yayasan/LSM
> kepada kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program apapun yang
> mengatasnamakan kepentingan masyarakat (rakyat) dapat dipantau dan
diberikan
> sangsi secara "ADIL (FAIR)" sebagaimana perlakuan teman-teman aktivis
> Yayasan/LSM dan kalangan PERS terhadap para pelaksana program JPS dan
> sejenisnya. Menurut hemat saya apabila tidak ada NGO WATCH maka apa
jadinya
> rakyat dan negara Indonesia ini, semua pihak akan saling menyalahkan
dengan
> pemahaman akan DEMOKRASI dan TRANSPARANSI yang berbeda-beda.
>
> Dan ironisnya bila masyarakat memahami tentang perilaku
ketidakdemokratisan
> dan ketidaktransparanan yang dilakukan oleh Yayasan/LSM, maka akan terjadi
> perlawanan rakyat/masyarakat terhadap Yayasan/LSM secara menyeluruh atau
> sama rata apapun namanya. Hal ini akan menjadi komoditas baru bagi para
> aktivis politik yang tengah mencari peluang baru.
>
> Komentar selanjutnya saya serahkan apada teman-teman aktivis sendiri
> ...khsusnya teman-teman yang bergerak dibidang SUSTAINABLE DEVELOPMENT.
> Berbicaralah .. dan berkomentarlah sebelum kita semua diadili oleh
> masyarakat yang selama ini menaruh kepercayaan terhadap Yayasan/LSM.
>
> Salam
>
> Amrullah
>
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
> Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
> Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
> Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
> Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]