Saudara Nasrullah Idris di tempat,
Saya kira cita-cita/pemikiran Anda tentang penggunaan ranting dan sampah
kayu untuk menggantikan fungsi kayu balok (maksud Anda mungkin kayu bulat?)
itu tidak harus menunggu lama karena di Jurusan Teknologi Hasil Hutan telah
dilakukan berbagai penelitian tentang penggunaan ranting dan sampah/limbah
kayu untuk menggantikan kayu-kayu bulat tadi.  Peningkatan kekuatan berbagai
limbah tersebut baru dilakukan dan saya kira kita perlu lebih
memasyarakatkan hal tersebut.

Salam,
E.K.S.  Harini Muntasib
Kelompok Kerja Pendidikan Konservasi Sumberdaya Hutan dan Lingkungan, Fak.
Kehutanan IPB

-----Original Message-----
From: Eriyawan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, May 08, 2000 9:43 AM
Subject: [envorum] Ranting Kayu dan Sampah Kayu untuk Atasi Kerusakan
Lingkungan ?


>Ada yang mau menanggapi?
>
>-----Original Message-----
>From: Nasrullah Idris <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Friday, May 05, 2000 8:26 PM
>Subject: Ranting Kayu dan Sampah Kayu untuk Atasi Kerusakan Lingkungan ?
>
>
>Hallo Eriyawan !
>Anda admin milis lingkungan ya ...
>Tolong dong forwardkan email saya di bawah ini.
>Terima kasih.
>
>Salam,
>Nasrullah Idris
>----------------------
>Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
>http://bdg.centrin.net.id/~acu
>
>==========================================
>
>Rekan-Rekan Yth :
>     Dalam mengatasi kerusakan lingkungan akibat penebangan hutan, saya
>ingin mengusulkan sesuatu. Meskipun mungkin realisasinya baru akan tercapai
>dalam waktu lama, malah mugkin pasca generasi kita, namun tidak salah bila
>kita jajaki sejak dini
>     Usulan tersebut adalah sebagai berikut :
>     Menggencarkan industri kayu balok dengan memanfaatkan "sampah kayu"
dan
>"ranting kayu". Jadi kedua bahan ini diolah sedemikian rupa, sehingga
>menjadi bagian "sekecil mungkin/setipis mungkin" untuk kemudian pada volume
>tententu menjalani "pres" sehingga terebentuklah kayu balok.
>     Tentu saja harus diperhitungkan, agar produk itu bisa mengggantikan
>berbagai fungsi yang terkandung pada kayu balok yang sering kita lihat
>sekarang.
>     Kalau cara ini kelak sudah menjadi peradaban manusia di muka bumi ini
>berarti untuk memanfaatkan kayu tidak lagi dengan menebang pohon. Cukup
>dengan mengambil ranting demi rantingnya saja.
>     Ini baru usulan. Masalah kelebihan, peluang, tantangan, dan
>kekurangannya masih perlu dikaji lebih lanjut melalui berbagai metode
>pengambilan keputusan.
>
>Salam,
>
>Nasrullah Idris
>----------------------
>Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
>http://bdg.centrin.net.id/~acu
>Sumber Inspirasi : Sigit Purwanto
>
>
>
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>


---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]

Kirim email ke