Dengan hormat,
Sebagai seseorang yang concern terhadap pembangunan berkelanjutan, saya
mau mencoba mengutarakan suatu konsep sebagai bahan diskusi dengan
maksud - barangkali ada orang di kelompok ini yang memiliki power,
wealth dan knowledge mau mencoba menerapkan konsep ini.
Jujur saja, selama saya ikutan forum ini, ingin saya katakan belum ada
yang terlihat suatu tindakan nyata mengatasi phenomena pembangunan
berkelanjutan dan pembinaan lingkungan yang tepat sasaran; Kebanyakan
hanyalah kritik-kritik tanpa memberikan suatu way-out yang jelas dan
bisa diterapkan, terbaca merupakan penggalan-penggalan ide yang tidak
runtun. Yang lebih celaka melahirkan interpretasi ganda (ambiguous),
sehingga dapat saya katakan: " keliwatan tapi tidak sampai".
Konsep yang saya maksud disini terambil dari bukunya Christopher
Alexander et al. berjudul The Oregon Experiment, yang menguraikan serta
meng- implementasikan ide-ide pembangunan berkelanjutan terutama pada
sistem Single Centralized Budget seperti APBN dan APBD yang selama ini
tidak nyambung. Karena kebanyakan pembangunan yang ada hanya bersifat
Proyek untuk menguntungkan kelompok tertentu e.g. Lahan Sejuta Hektar.
dilain pihak, yang katanya Wakil Rakyat cuma setuju-setuju saja
(emangnya gue pikirin!). Sebab itu saya mencoba untuk melempar gagasan
semoga ada manfaatnya.
Yang oleh buku tersebut dinyatakan: "....especially concerned with
practical steps which must be taken to make these things happen.
Specially, we believe that the process of building and planning in
community will create and environment which meets human needs.......";
Seandainya para elite-elite kita mau memperhatikan langkah-langkah yang
ada dalam buku ini, saya berkeyakinan kesemerawutan pembangunan seperti
saat ini tidak akan terjadi. Selain itu, buku tersebut seakan petunjuk
pelaksanaan bagi suatu process pembangunan berkelanjutan.
Untuk jelasnya konsep yang dimaksud adalah bagaimana menerapkan 6 (enam)
prinsip implementasi yang meliputi:
1. The principle of organic order.
Planning and construction will be guided by a process which
allows the whole to emerge gradually from local acts.
2. The principle of participation.
All decision about what to build, and how to build it, will be
in the hands of users.
3. The principle of piecemeal growth.
The construction undertaken in each budgetary period will be
weighed overwhelmingly towards small projects.
4. The principle of patterns.
All design and construction will be guided by a collection of
communally adopted planning principle called patterns.
5. The principle of diagnosis.
The well being of the whole will be protected by an annual
diagnosis which explains, in detail, which spaces are alive and which
one is dead, at any given moment in the history of the community.
6. The principle of coordination.
Finally, the slow emergence of organic order in the whole will
be assured by a funding process which regulates the stream of individual
projects put forward by users.
Sangat saya harapkan bagi rekan-rekan yang benar-benar concern terhadap
pembangunan berkelanjutan dan memiliki dedikasi terhadap pembangunan
berkelanjutan serta memiliki power, wealth and knowledge, mau menerapkan
prinsip-prinsip ini. Saya berkeyakinan ada yang bisa!! ...(jangan cuma
minta poster, berseminar, serta minta alamat saja yang dikerjakan).
Sesuai dengan disiplin ilmu yang saya miliki, saya bersedia membantu.
Salam,